LKPDPertemuan 9Bab 6Fase ESemester 2

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Prinsip dan Teknik Sterilisasi serta Disinfeksi di Laboratorium Mikrobiologis

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Prinsip dan Teknik Sterilisasi serta Disinfeksi di Laboratorium Mikrobiologis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Prinsip dan Teknik Sterilisasi serta Disinfeksi di Laboratorium Mikrobiologis

Prakarya Pengolahan - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Prinsip dan Teknik Sterilisasi serta Disinfeksi di Laboratorium Mikrobiologis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPrinsip dan Teknik Sterilisasi serta Disinfeksi di Laboratorium Mikrobiologis
Alokasi Waktu90 menit (3 x 30 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan prinsip sterilisasi dan disinfeksi serta mengidentifikasi metode dan peralatan yang digunakan (autoklaf, oven, disinfektan) di laboratorium mikrobiologis pengujian pangan.
  2. Murid mampu melaksanakan prosedur sterilisasi peralatan dan media menggunakan autoklaf sesuai instruksi kerja di laboratorium mikrobiologis.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara berkelompok (3-4 orang) kecuali ada instruksi khusus untuk individu.
  • Gunakan sumber belajar yang tersedia: buku teks, lembar informasi dari guru, atau referensi daring yang diizinkan.
  • Tuliskan jawaban dengan rapi pada ruang yang disediakan. Gunakan pulpen hitam atau biru.
  • Selalu utamakan keselamatan kerja saat berada di laboratorium: kenakan jas lab, sarung tangan, dan masker.
  • Tanyakan pada guru jika ada instruksi yang belum dipahami sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Investigasi Konsep: Sterilisasi vs Disinfeksi — Apa Bedanya?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar informasi dari guru tentang metode sterilisasi dan disinfeksi
  • Buku teks Dasar-Dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian Kelas X halaman 174-179
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati tabel informasi yang disediakan guru tentang berbagai metode pengendalian mikroorganisme di laboratorium.
  2. Diskusikan dalam kelompok: apa perbedaan mendasar antara sterilisasi dan disinfeksi dilihat dari tujuan, hasil akhir, dan cakupan mikroorganisme yang dimusnahkan.
  3. Identifikasi minimal 3 metode sterilisasi dan 2 metode disinfeksi beserta peralatan/bahan yang digunakan.
  4. Lengkapi tabel perbandingan pada ruang jawaban.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompok secara singkat (2 menit per kelompok).

Pertanyaan:

1. Jelaskan perbedaan prinsip antara sterilisasi dan disinfeksi. Mengapa keduanya sama-sama diperlukan di laboratorium mikrobiologis pengujian pangan?

2. Lengkapi tabel berikut dengan mengidentifikasi metode, peralatan/bahan, prinsip kerja, dan contoh penggunaan di laboratorium mikrobiologis.

Ruang tabel jawaban

3. Mengapa autoklaf lebih efektif membunuh spora bakteri dibandingkan perebusan biasa pada suhu 100°C? Kaitkan jawabanmu dengan prinsip fisika tekanan dan titik didih.

Soal 1: tulis jawaban uraian minimal 5 kalimat. Soal 2: isi tabel 5 baris x 4 kolom (Metode, Peralatan/Bahan, Prinsip Kerja, Contoh Penggunaan). Soal 3: tulis jawaban uraian minimal 4 kalimat dengan menyertakan data suhu dan tekanan.

Kegiatan 2: Simulasi Prosedur: Merancang Alur Kerja Sterilisasi Autoklaf

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Video atau demonstrasi prosedur autoklaf
  • Lembar SOP autoklaf laboratorium
  • Kertas A4 untuk menggambar flowchart
  • Pensil warna atau spidol untuk diagram
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan demonstrasi guru atau video prosedur pengoperasian autoklaf di laboratorium.
  2. Secara berkelompok, susunlah diagram alur (flowchart) prosedur sterilisasi menggunakan autoklaf dari awal hingga akhir, termasuk langkah keselamatan kerja.
  3. Identifikasi titik-titik kritis (critical control points) dalam prosedur yang jika terlewat dapat menyebabkan kegagalan sterilisasi.
  4. Tuangkan diagram alur dalam format visual yang jelas dan mudah dipahami.
  5. Diskusikan: apa yang terjadi jika salah satu langkah kritis tidak dilakukan dengan benar?

Pertanyaan:

1. Buatlah diagram alur (flowchart) prosedur sterilisasi peralatan dan media menggunakan autoklaf. Sertakan minimal 8 langkah utama secara berurutan.

Ruang gambar

2. Identifikasi 3 titik kritis dalam prosedur autoklaf dan jelaskan risiko kegagalan jika langkah tersebut tidak dilakukan dengan benar.

Ruang tabel jawaban

3. Seorang teknisi laboratorium menemukan bahwa setelah proses autoklaf, media pertumbuhan yang disterilisasi masih menunjukkan pertumbuhan koloni bakteri setelah inkubasi 24 jam. Analisislah minimal 3 kemungkinan penyebab kegagalan sterilisasi tersebut dan berikan solusinya.

Soal 1: gambar diagram alur pada area kotak berukuran minimal setengah halaman, gunakan simbol flowchart standar (oval untuk mulai/selesai, persegi panjang untuk proses, belah ketupat untuk keputusan). Soal 2: isi tabel 3 baris x 3 kolom (Titik Kritis, Risiko Kegagalan, Cara Pencegahan). Soal 3: tulis analisis minimal 6 kalimat mencakup penyebab dan solusi.

Kegiatan 3: Praktik Terbimbing: Melaksanakan Prosedur Sterilisasi dengan Autoklaf

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Autoklaf
  • Cawan petri, tabung reaksi, Erlenmeyer yang akan disterilisasi
  • Media Nutrient Agar (NA) atau Plate Count Agar (PCA)
  • Autoclave tape (indikator sterilisasi)
  • Kertas pembungkus/aluminium foil
  • APD: jas lab, sarung tangan tahan panas, masker, kacamata pelindung
  • Termometer dan manometer autoklaf
  • Lembar observasi dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kenakan APD lengkap: jas laboratorium, sarung tangan tahan panas, masker, dan kacamata pelindung.
  2. Siapkan alat dan media yang akan disterilisasi sesuai daftar dari guru.
  3. Laksanakan prosedur sterilisasi autoklaf berdasarkan diagram alur yang telah kalian susun pada Kegiatan 2.
  4. Catat setiap parameter (waktu, suhu, tekanan) pada lembar observasi.
  5. Amati dan dokumentasikan kondisi alat/media sebelum dan sesudah proses sterilisasi.
  6. Laporkan hasil pengamatan dalam format tabel observasi.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel observasi berikut selama proses sterilisasi berlangsung. Catat parameter pada setiap tahap kunci.

Ruang tabel jawaban

2. Bandingkan kondisi fisik alat gelas dan media sebelum dan sesudah disterilisasi. Apakah ada perubahan yang dapat diamati secara visual? Jelaskan.

3. Tuliskan 3 hal yang harus diperhatikan terkait keselamatan kerja saat mengoperasikan autoklaf dan jelaskan alasannya berdasarkan pengalamanmu hari ini.

Soal 1: isi tabel observasi 4 baris x 5 kolom (Tahap Proses, Waktu, Suhu, Tekanan, Pengamatan). Soal 2: tulis uraian minimal 4 kalimat disertai perbandingan kondisi sebelum dan sesudah. Soal 3: tulis 3 poin keselamatan kerja, masing-masing disertai alasan minimal 2 kalimat.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, konsep atau langkah mana yang paling mengubah pemahamanmu tentang pentingnya sterilisasi dalam pengujian mikrobiologis pangan? Mengapa?

2. Bayangkan kamu bekerja di laboratorium pengujian keamanan pangan sebuah perusahaan makanan. Apa dampaknya jika prosedur sterilisasi tidak dilakukan dengan benar terhadap hasil uji dan keputusan keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat?

3. Apa satu hal yang masih ingin kamu pelajari lebih dalam tentang teknik aseptik dan sterilisasi setelah pembelajaran hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.