LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Pengenalan dan Penggunaan Peralatan Bukan Gelas Laboratorium
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Pengenalan dan Penggunaan Peralatan Bukan Gelas Laboratorium". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Pengenalan dan Penggunaan Peralatan Bukan Gelas Laboratorium
Prakarya Pengolahan - Kelas 10
Bab 6 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E) Topik: Pengenalan dan Penggunaan Peralatan Bukan Gelas Laboratorium INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal Peralatan Bukan Gelas: Identifikasi dan FungsiEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah tabel berikut! Tuliskan nama alat yang tepat sesuai deskripsi serta fungsi utamanya. Ruang tabel jawaban 2. Pilih salah satu alat di atas, lalu buatlah sketsa sederhana alat tersebut pada kertas kosong. Beri label pada minimal tiga bagian penting dan jelaskan fungsi masing-masing bagian. Ruang gambar 3. Diskusikan dalam kelompok: Mengapa laboratorium memerlukan peralatan bukan gelas seperti tanur atau autoklaf, padahal sudah ada peralatan gelas? Kaitkan dengan batasan peralatan gelas! Sampaikan pendapatmu dalam dua kalimat. Untuk Pertanyaan 1, salin dan isi tabel di buku tulis (kolom: No, Deskripsi, Nama Alat, Fungsi). Untuk Pertanyaan 2, gambarlah di kertas HVS/kertas gambar kecil. Untuk Pertanyaan 3, tulis ringkasan hasil diskusi di bawah tabel. Kegiatan 2: Memahami Spesifikasi Teknis dan Prosedur OperasionalEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Uraikan secara berurutan langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum menyalakan oven pengering laboratorium hingga siap mengeringkan sampel. 2. Lengkapi tabel spesifikasi teknis berikut untuk tiga alat bukan gelas: (a) neraca analitik, (b) tanur, (c) autoklaf. Ruang tabel jawaban 3. Menurut kelompokmu, alat mana yang paling memerlukan perhatian tinggi terhadap keselamatan kerja? Sebutkan minimal dua potensi bahaya dan cara pencegahannya! Untuk uraian, tulis pada kertas folio bergaris dengan rapi. Untuk tabel, buatlah di buku catatan dengan judul ‘Spesifikasi Alat Non-Gelas’. Untuk diskusi, siapkan satu paragraf ringkas per kelompok. Kegiatan 3: Simulasi Pengoperasian dan Refleksi Praktik AmanEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jika kamu akan mengoperasikan tanur, alat pelindung diri apa saja yang wajib dikenakan? Jelaskan alasan pemakaiannya! 2. Amati lingkungan sekitarmu atau ingat-ingat kejadian di laboratorium/dapur: kesalahan apa yang sering terjadi saat menggunakan pemanas listrik (hot plate)? Tulis dua contoh dan cara menghindarinya! 3. Tuliskan prosedur ringkas penggunaan autoklaf mulai dari persiapan hingga selesai! Gunakan poin-poin bernomor. Tulis semua jawaban pada laporan kelompok terstruktur: (1) Alat pelindung diri, (2) Dua kesalahan pemanas listrik, (3) Prosedur autoklaf. Kumpulkan setelah presentasi. REFLEKSI1. Setelah mempelajari peralatan bukan gelas, alat mana yang menurutmu paling menantang untuk dioperasikan? Mengapa demikian? 2. Bagaimana pengetahuan tentang spesifikasi dan cara kerja alat-alat ini dapat membantumu di dunia kerja atau dalam kehidupan sehari-hari? 3. Sikap apakah yang harus kita tanamkan saat bekerja dengan peralatan laboratorium yang berpotensi bahaya? Ceritakan satu contoh penerapannya. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.