LKPDPertemuan 12Bab 6Fase ESemester 2

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 6: Prinsip dan Teknik Kerja Laboratorium Pengujian

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 6: Prinsip dan Teknik Kerja Laboratorium Pengujian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 6: Prinsip dan Teknik Kerja Laboratorium Pengujian

Prakarya Pengolahan - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 6: Prinsip dan Teknik Kerja Laboratorium Pengujian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif Bab 6: Prinsip dan Teknik Kerja Laboratorium Pengujian
Alokasi Waktu80 menit (3 kegiatan)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mendemonstrasikan penggunaan peralatan gelas dan bukan gelas laboratorium secara tepat dan teliti sesuai instruksi kerja sebagai bukti penguasaan kompetensi teknik kerja laboratorium pengujian.
  2. Murid mampu menganalisis dan menginformasikan secara tertulis prinsip, prosedur, alat, dan bahan yang digunakan dalam kerja laboratorium pengujian produk olahan pangan.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum mengerjakan LKPD.
  • Baca setiap petunjuk dengan saksama dan ikuti langkah-langkahnya.
  • Kerjakan aktivitas secara mandiri dan berkelompok sesuai arahan.
  • Gunakan lembar yang telah disediakan untuk menuliskan jawaban.
  • Jaga kebersihan dan keselamatan kerja selama mengerjakan LKPD.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Simulasi Mandiri: Mendemonstrasikan Penggunaan Alat Gelas dan Bukan Gelas

Estimasi: 25 menit (menulis prosedur 10 menit, penilaian sejawat 10 menit, umpan balik 5 menit)

Alat & Bahan:

  • Neraca analitik (dapat digambar/disebutkan), garam dapur, akuades, gelas beaker 150 mL, labu takar 100 mL, corong kaca, batang pengaduk, kaca arloji, spatula, pipet tetes, botol semprot, label, lap bersih.

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca skenario berikut: Kamu bekerja sebagai teknisi laboratorium di industri pangan. Hari ini kamu harus menyiapkan larutan garam 5% sebanyak 100 mL untuk pengujian kadar air produk daging olahan.
  2. Tuliskan langkah-langkah rinci yang akan kamu lakukan menggunakan peralatan gelas dan bukan gelas yang tepat! Pastikan mencakup nama alat, fungsi, dan teknik pengoperasian yang benar (misal: cara menimbang dengan neraca analitik, cara membaca miniskus pada gelas ukur, cara menuang dan mengaduk).
  3. Setelah selesai menulis, tukarkan lembar kerja dengan teman. Gunakan tabel checklist di bawah ini untuk menilai langkah-langkah temanmu.
  4. Berikan umpan balik positif dan catatan perbaikan jika ada.

Pertanyaan:

1. Tuliskan urutan prosedur penggunaan peralatan gelas dan bukan gelas untuk membuat larutan garam 5% sebanyak 100 mL. Sertakan minimal 6 langkah, tiap langkah menyebutkan alat yang digunakan, cara pakai, dan alasan pemilihannya.

2. Tabel Penilaian Teman Sejawat: Beri tanda centang (✓) pada kolom 'Ya' atau 'Tidak' untuk setiap aspek.

Ruang tabel jawaban

Tulis langkah-langkah pada kertas folio bergaris dengan rapi. Gunakan nomor urut. Untuk tabel penilaian, salin format tabel di atas pada kertas yang sama atau gunakan lembar terpisah.

Kegiatan 2: Analisis Studi Kasus: Mengurai Prosedur Kerja Laboratorium Pengujian Produk Pangan

Estimasi: 30 menit (membaca dan analisis 20 menit, menulis laporan 10 menit)

Alat & Bahan:

  • Tidak ada alat fisik; gunakan informasi studi kasus. Disarankan mengakses buku teks atau internet untuk memahami metode Kjeldahl.

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah studi kasus berikut dengan teliti.
  2. ‘Tim QC di PT Segar Nusantara sedang menguji kadar protein pada sampel bakso ikan. Mereka menggunakan metode Kjeldahl. Prosedur dimulai dengan menimbang 1 gram sampel bakso yang telah dihaluskan dengan neraca analitik, lalu memasukkan ke dalam labu Kjeldahl. Ditambahkan tablet katalis dan 10 mL asam sulfat pekat. Campuran dipanaskan di ruang asam hingga jernih, kemudian didinginkan. Hasil destruksi diencerkan dan didestilasi dengan penambahan NaOH 40%. Uap yang dihasilkan ditangkap dalam larutan asam borat yang sudah ditetesi indikator. Larutan ini kemudian dititrasi dengan HCl 0,1 N hingga berubah warna. Volume HCl yang terpakai dicatat untuk perhitungan kadar protein.’
  3. Identifikasi dan tuliskan secara lengkap: (a) prinsip kerja dari metode yang digunakan, (b) alat dan bahan yang muncul dalam prosedur, (c) fungsi setiap alat dan bahan yang kamu catat, (d) potensi bahaya dan tindakan keselamatan yang harus diperhatikan, (e) kelemahan prosedur tersebut jika diterapkan pada skala industri kecil yang minim alat.
  4. Susun hasil analisismu dalam bentuk laporan singkat (1-2 halaman) yang mencakup kelima aspek tersebut. Gunakan bahasa Indonesia santun dan ilmiah.

Pertanyaan:

1. Jelaskan prinsip dasar metode Kjeldahl secara singkat! Apa yang diukur dan bagaimana reaksi kimianya secara umum?

2. Lengkapi tabel berikut:

NoAlat/BahanFungsi dalam Prosedur

3. Dalam laporan, jelaskan minimal 3 potensi bahaya (misal: asam pekat, panas, uap) dan rekomendasi APD serta tindakan pencegahan yang sesuai.

4. Jika alat destilasi otomatis tidak tersedia, modifikasi apa yang dapat dilakukan oleh UMKM agar pengujian protein tetap bisa dilakukan dengan akurat? Alternatif metode lain yang lebih sederhana?

Tulis laporan singkat di kertas HVS A4, ketik atau tulis tangan rapi. Sertakan tabel alat/bahan dan uraian. Lampirkan sumber referensi jika ada.

Kegiatan 3: Diskusi Kelompok: Merancang Protokol Kerja Laboratorium yang Tepat dan Aman

Estimasi: 25 menit (diskusi persiapan 10 menit, presentasi 10 menit, refleksi 5 menit)

Alat & Bahan:

  • Untuk presentasi: kertas plano, spidol warna. Jika memungkinkan, siapkan alat peraga seperti botol sampel, gambar alat.

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 3-4 orang.
  2. Setiap kelompok mendapat satu permasalahan (pilih satu): (A) Menentukan kadar gula total pada selai nanas menggunakan metode Lane-Eynon. (B) Menguji keasaman (pH) minuman kemasan dengan pH meter dan titrasi. (C) Mengukur kadar air kue kering dengan metode oven.
  3. Diskusikan dan susun protokol kerja lengkap yang mencakup: (1) Tujuan, (2) Alat dan bahan (sebutkan spesifikasi), (3) Langkah kerja rinci dan teknik operasional alat (seperti yang kalian pelajari di TP 10.6.12.1), (4) Prinsip analisis (sebagai implementasi TP 10.6.12.2), (5) Lembar pengamatan contoh (tabel), (6) Aspek K3 yang diperlukan.
  4. Setiap anggota wajib berkontribusi: satu orang mencatat, satu orang menggambar skema alat jika perlu, satu orang menysusun langkah kerja, dan satu orang memastikan kelengkapan K3.
  5. Presentasikan protokol kalian di depan kelas (5 menit per kelompok). Kelompok lain memberikan masukan.
  6. Setelah presentasi, lakukan refleksi pribadi: apakah kamu sudah mampu mendemonstrasikan dan menganalisis dengan baik? Tuliskan.

Pertanyaan:

1. Presentasikan protokol kelompokmu. Gunakan poster kecil atau slide (jika memungkinkan). Pastikan setiap bagian protokol tersaji dengan jelas.

2. Setelah semua kelompok tampil, catat satu hal penting yang kamu pelajari dari kelompok lain tentang teknik pengoperasian alat gelas/bukan gelas atau prinsip analisis yang baru kamu pahami.

Tulis protokol pada kertas plano atau buku catatan kelompok. Untuk refleksi pribadi, tulis di kertas kecil yang dikumpulkan ke guru.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan LKPD ini, bagian mana yang paling menantang: mendemonstrasikan prosedur atau menganalisis prinsip kerja? Mengapa?

2. Bagaimana pengalaman belajar hari ini membantumu memahami pentingnya ketelitian dan keselamatan dalam pekerjaan laboratorium pengujian pangan?

3. Jika suatu hari kamu bekerja di laboratorium pengujian pangan, alat atau keterampilan apa yang ingin kamu kuasai lebih dalam? Tuliskan rencanamu!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.