LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Prosedur Standar Penanganan Komoditas Hasil Perikanan dan Laut
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Prosedur Standar Penanganan Komoditas Hasil Perikanan dan Laut". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Prosedur Standar Penanganan Komoditas Hasil Perikanan dan Laut
Prakarya Pengolahan - Kelas 10
Bab 5 - Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E) Topik: Prosedur Standar Penanganan Komoditas Hasil Perikanan dan Laut INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Pemetaan Prosedur Standar Penanganan Komoditas PerikananEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel prosedur standar penanganan untuk ketiga komoditas berikut. Tuliskan langkah-langkah secara berurutan dan jelaskan tujuan setiap langkah serta penerapan K3LH-nya. Ruang tabel jawaban 2. Dari ketiga komoditas tersebut, mana yang paling cepat mengalami penurunan mutu setelah dipanen? Jelaskan alasan kalian berdasarkan karakteristik komoditas tersebut. 3. Identifikasi minimal 3 aspek K3LH yang paling kritis dalam penanganan komoditas perikanan dan jelaskan mengapa aspek tersebut penting. Tabel dengan 6 kolom: No, Tahap Penanganan, Ikan Air Tawar, Kerang, Udang, Prinsip K3LH. Uraian ditulis dalam 1-2 paragraf per pertanyaan. Kegiatan 2: Analisis Proses Autolisis dan Kerusakan Protein pada IkanEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jelaskan secara rinci proses autolisis pada ikan, termasuk: (a) Apa itu autolisis? (b) Enzim apa yang berperan? (c) Tahapan perubahan yang terjadi (prerigor, rigor mortis, pascarigor)? (d) Dampak autolisis terhadap mutu ikan (tekstur, aroma, nilai gizi)? 2. Analisis kasus berikut: Seorang nelayan menangkap ikan nila pukul 05.00 pagi. Ikan dibiarkan di dalam keranjang tanpa es hingga pukul 12.00 siang (suhu lingkungan 30-32°C), baru kemudian dibawa ke pasar. Prediksi kondisi ikan pada saat tiba di pasar ditinjau dari proses autolisis dan kerusakan protein. Apa yang seharusnya dilakukan nelayan tersebut? 3. Buatlah diagram alur (flowchart sederhana) yang menunjukkan hubungan antara: faktor pemicu (suhu, waktu, pH) → proses autolisis → kerusakan protein → penurunan mutu ikan → langkah penanganan preventif. Berikan penjelasan singkat untuk setiap panah/hubungan. Ruang gambar Uraian ditulis dalam 2-3 paragraf terstruktur per pertanyaan. Diagram digambar di kertas/kotak yang disediakan dengan panah dan label jelas. Kegiatan 3: Merancang SOP Penanganan untuk Mencegah Penurunan MutuEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah SOP Penanganan Ikan Segar dengan struktur berikut: Judul SOP, Tujuan, Ruang Lingkup, Tahapan Kerja (minimal 8 tahap dari penerimaan hingga penyimpanan, jelaskan detail setiap tahap), Parameter Kontrol (suhu, waktu, kriteria kesegaran), Aspek K3LH, Catatan/Peringatan. Tulislah dengan format yang jelas dan mudah diikuti oleh pekerja di lapangan. 2. Identifikasi 3 titik kritis (critical control points) dalam SOP yang kalian buat, di mana jika tidak dikendalikan dengan baik akan menyebabkan penurunan mutu drastis atau bahaya keamanan pangan. Jelaskan mengapa titik tersebut kritis dan bagaimana cara mengendalikannya. 3. RefleksikanJika SOP ini diterapkan dengan konsisten, apa manfaat ekonomi dan sosial yang bisa diperoleh perusahaan dan masyarakat? Jelaskan minimal 3 manfaat. SOP ditulis dalam format terstruktur (bisa numbering atau tabel). Uraian analisis titik kritis dan refleksi masing-masing 2-3 paragraf. REFLEKSI1. Setelah mempelajari prosedur penanganan komoditas perikanan, bagaimana pandangan kalian terhadap ikan yang dijual di pasar tradisional dekat rumah kalian? Apakah sudah ditangani dengan baik? Apa yang bisa kalian sarankan kepada pedagang atau nelayan lokal? 2. Jika kalian berencana berwirausaha di bidang pengolahan hasil perikanan (misalnya membuat abon ikan, ikan asap, atau nugget ikan), pengetahuan apa dari LKPD ini yang paling penting untuk kalian terapkan? Mengapa? 3. Prinsip K3LH dalam penanganan komoditas perikanan tidak hanya melindungi mutu produk, tetapi juga pekerja dan lingkungan. Menurut kalian, mengapa masih banyak pelaku usaha kecil yang belum menerapkan prinsip ini? Apa solusi yang bisa kalian usulkan agar K3LH lebih mudah diterapkan oleh UMKM? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.