LKPDPertemuan 3Bab 5Fase ESemester 2

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Prosedur Standar Penanganan Komoditas Nabati (Pembersihan, Pencucian, dan Sortasi)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Prosedur Standar Penanganan Komoditas Nabati (Pembersihan, Pencucian, dan Sortasi)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Prosedur Standar Penanganan Komoditas Nabati (Pembersihan, Pencucian, dan Sortasi)

Prakarya Pengolahan - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Prosedur Standar Penanganan Komoditas Nabati (Pembersihan, Pencucian, dan Sortasi)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikProsedur Standar Penanganan Komoditas Nabati (Pembersihan, Pencucian, dan Sortasi)
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan prosedur standar pembersihan dan pencucian komoditas nabati (buah-buahan, sayuran, biji-bijian) sesuai prinsip K3LH dengan benar.
  2. Murid dapat menganalisis prinsip dan teknik-teknik sortasi, trimming, serta grading pada komoditas nabati untuk menghasilkan produk bermutu sesuai standar.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan saksama. Bayangkan kalian sedang bekerja di sebuah industri pengolahan hasil pertanian.
  • Diskusikan dengan teman kelompokmu secara aktif dan saling menghargai pendapat (berkesadaran dan bermakna).
  • Gunakan referensi dari Buku Siswa Dasar-Dasar Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian atau internet untuk memperkaya analisis kalian.
  • Terapkan selalu prinsip K3LH (Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan Hidup) dalam setiap tahapan berpikir dan pemecahan masalah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Misi Agen K3LH: Operasi Bersih-Bersih!

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa/Referensi
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah studi kasus berikut: Sebuah kelompok tani baru saja memanen wortel dan tomat dalam jumlah besar. Kondisi wortel masih dipenuhi tanah tebal, sedangkan tomat memiliki residu debu dan sedikit sisa pestisida di kulitnya.
  2. Kalian ditugaskan sebagai Agen K3LH untuk merancang prosedur pembersihan dan pencucian yang aman bagi pekerja sekaligus menjaga mutu produk.
  3. Diskusikan tahapan pencucian yang tepat dan Alat Pelindung Diri (APD) apa saja yang wajib dipakai oleh pekerja.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan karakteristik wortel (umbi keras) dan tomat (buah berkulit tipis), jelaskan prosedur standar pembersihan dan pencucian yang tepat untuk kedua komoditas tersebut!

2. Identifikasi 3 Alat Pelindung Diri (APD) yang wajib digunakan pekerja saat melakukan proses pencucian tersebut beserta fungsinya berdasarkan prinsip K3LH!

Ruang tabel jawaban

Untuk pertanyaan 1, sediakan kotak kosong bergaris untuk uraian prosedur. Untuk pertanyaan 2, sediakan tabel dengan 3 kolom: 'No', 'Nama APD', dan 'Fungsi APD'.

Kegiatan 2: Klinik Kualitas: Praktik Trimming dan Sortasi

Estimasi: 35 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kalian adalah staf Quality Control di pabrik pengolahan sayur dan buah.
  2. Kalian menerima pasokan kubis (kol) segar dari kebun yang masih memiliki daun luar yang kotor dan berlubang, serta buah mangga yang tangkainya masih panjang dan bergetah.
  3. Lakukan analisis tindakan trimming (pengeprisan) dan sortasi untuk menyelamatkan kualitas produk.

Pertanyaan:

1. Mengapa daun terluar kubis yang rusak dan tangkai mangga yang terlalu panjang harus dibuang (di-trimming)? Analisislah 3 tujuan utama dari tindakan trimming tersebut!

2. Setelah di-trimming, mangga harus disortasi. Buatlah kriteria sortasi untuk memisahkan mangga ke dalam kategori 'Layak Jual (Segar)' dan 'Tidak Layak Jual (Afkir)'!

Ruang tabel jawaban

Sediakan kotak uraian untuk analisis tujuan trimming (pertanyaan 1). Sediakan tabel 3 kolom: 'Kategori Sortasi', 'Kriteria Fisik/Organoleptik', dan 'Tingkat Ketuaan' untuk pertanyaan 2.

Kegiatan 3: Tantangan Grading Supermarket Premium

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Lembar diskusi
  • Spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sebuah supermarket premium meminta pasokan buah apel segar dengan standar mutu tinggi (Grade A).
  2. Sisa panen yang tidak masuk Grade A akan dijual ke pasar tradisional (Grade B) atau dikirim ke pabrik selai (Grade C).
  3. Diskusikan bersama kelompokmu untuk merumuskan spesifikasi grading (pengkelasan) apel tersebut.

Pertanyaan:

1. Tentukan spesifikasi grading untuk Apel Grade A, Grade B, dan Grade C berdasarkan indikator: Ukuran, Warna, dan Keutuhan Fisik!

Sediakan tabel matriks dengan 4 kolom: 'Kelas/Grade', 'Ukuran', 'Warna', dan 'Keutuhan Fisik', serta 3 baris untuk Grade A, B, dan C.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari proses penanganan komoditas (pembersihan, trimming, sortasi, grading) yang menurutmu paling menantang jika dilakukan di dunia industri nyata? Mengapa?

2. Bagaimana penerapan prinsip K3LH dalam kegiatan pencucian tadi mengubah pandanganmu tentang pentingnya keselamatan kerja bagi para petani atau pekerja pabrik?

3. Gambarkan satu emoji yang mewakili perasaanmu setelah berhasil merancang prosedur penanganan komoditas hari ini, dan tuliskan satu kalimat alasannya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.