LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Proses Termal: Blanching dan Pasteurisasi pada Bahan Hasil Pertanian
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Proses Termal: Blanching dan Pasteurisasi pada Bahan Hasil Pertanian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Proses Termal: Blanching dan Pasteurisasi pada Bahan Hasil Pertanian
Prakarya Pengolahan - Kelas 10
Bab 4 - Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E) Topik: Proses Termal: Blanching dan Pasteurisasi pada Bahan Hasil Pertanian INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Sayuran: Mengungkap Rahasia BlanchingEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel analisis blanching berikut untuk tiga jenis sayuran pilihanmu: (kolom: Nama Sayur, Metode Blanching (Air Panas/Uap), Perkiraan Suhu & Waktu, Tujuan Utama Blanching, Perubahan pada Warna, Perubahan pada Tekstur, Perubahan Kandungan Gizi (misal vitamin C)) Ruang tabel jawaban 2. Mengapa proses blanching sering menjadi tahap kritis sebelum pembekuan sayuran? Jelaskan hubungan antara blanching dengan mutu sayuran beku! 3. Apa yang terjadi jika waktu blanching terlalu lama? Berikan contoh dampak nyata pada produk olahan. Tabel: gambarkan tabel 4 kolom x 4 baris (judul kolom seperti pada pertanyaan, baris untuk 3 sayur + judul). Uraian: tulis pada kertas folio bergaris, masing-masing minimal 5 kalimat. Kegiatan 2: Ahli Susu: Membandingkan Pasteurisasi dan SterilisasiEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel perbandingan berikut untuk setiap proses termal pada susu: (kolom: Aspek (Suhu, Waktu, Mikroba yang Mati, Sisa Mikroba, Umur Simpan di Suhu Ruang, Perubahan Rasa/Gizi), lalu baris: Pasteurisasi HTST, Pasteurisasi UHT, Sterilisasi) Ruang tabel jawaban 2. Mengapa susu UHT bisa disimpan di suhu ruang tanpa rusak, sedangkan susu pasteurisasi HTST harus selalu di kulkas? Kaitkan dengan prinsip proses termal yang dilakukan. 3. Dari segi gizi dan kepraktisan sebagai konsumen SMK, metode mana yang menurutmu paling cocok untuk susu konsumsi harian? Jelaskan alasan logismu! Tabel: buat di kertas A3 dengan kolom sesuai pertanyaan. Uraian: tulis di kertas folio minimal 5 kalimat. Diskusi: satu kelompok menyampaikan pendapat lisan saat presentasi, lalu ditulis ringkasan pendapat. Kegiatan 3: Konsultan Pangan: Memilih Proses Termal Tepat untuk Produk OlahanEstimasi: 30 menit (sudah termasuk presentasi singkat 2 menit per kelompok) Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan analisis kelompok, proses termal apa yang paling sesuai untuk jus stroberi Bu Rina? Tuliskan rekomendasi lengkap dengan alasan ilmiah pada kertas folio! 2. Gambarlah bagan alir (flowchart) proses pengolahan jus stroberi rekomendasi kelompokmu, mulai dari penerimaan buah hingga produk siap simpan! Sertakan suhu dan waktu pada tahap kritis. Ruang gambar Paragraf rekomendasi: minimal 7 kalimat, tulis di kertas folio. Flowchart: gambar di kertas A4, gunakan simbol standar (oval untuk start/end, persegi untuk proses, belah ketupat untuk keputusan) dan beri label suhu/waktu. REFLEKSI1. Pengetahuan atau keterampilan baru apa yang kamu peroleh hari ini tentang proses termal pada bahan hasil pertanian? 2. Bagian mana dari kegiatan yang paling menantang atau menyenangkan? Mengapa? 3. Bagaimana perasaanmu setelah mampu memberikan rekomendasi ilmiah seperti seorang ahli pangan? Apakah ada produk di rumahmu yang prosesnya serupa? Ceritakan singkat! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.