LKPDPertemuan 5Bab 2Fase ESemester 1

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Rantai Pasok, Logistik Pangan, dan Kelembagaan Sistem Produksi Agriteknologi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Rantai Pasok, Logistik Pangan, dan Kelembagaan Sistem Produksi Agriteknologi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Rantai Pasok, Logistik Pangan, dan Kelembagaan Sistem Produksi Agriteknologi

Prakarya Pengolahan - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Rantai Pasok, Logistik Pangan, dan Kelembagaan Sistem Produksi Agriteknologi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikRantai Pasok, Logistik Pangan, dan Kelembagaan Sistem Produksi Agriteknologi
Alokasi Waktu90 menit (3 kegiatan @30 menit)
Tipe AktivitasCampuran (observasi, diskusi, studi kasus, perancangan)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis sistem rantai pasok dan logistik pangan dalam industri agriteknologi pengolahan hasil pertanian serta peran kelembagaan dalam mendukung sistem produksi dan pasar produk agriteknologi.
  2. Murid dapat mengevaluasi peran teknologi informasi dan komunikasi (berdasarkan data IP-TIK BPS) dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok dan akses pasar produk olahan hasil pertanian.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah LKPD ini dengan cermat sebelum memulai.
  • Kegiatan 1 dan 2 dikerjakan dalam kelompok kecil (3-4 orang), sedangkan Kegiatan 3 merupakan refleksi individu yang dapat didiskusikan bersama.
  • Siapkan alat tulis, kertas kosong, dan akses internet (jika memungkinkan) untuk mencari data tambahan.
  • Kerjakan setiap langkah sesuai urutan dan diskusikan dengan teman sekelompokmu.
  • Gunakan informasi dari buku teks, internet, atau pengalaman pribadi yang relevan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Jelajah Rantai Pasok: Dari Ladang ke Meja Makan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS/karton
  • Spidol warna
  • Buku catatan
  • Akses internet (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih satu produk olahan hasil pertanian yang sering kamu konsumsi (contoh: keripik singkong, saus sambal, susu kemasan, atau mi instan berbahan dasar umbi).
  2. Bersama kelompok, lakukan riset singkat tentang perjalanan produk tersebut: dari pengadaan bahan baku, pengolahan, pengemasan, penyimpanan, distribusi, hingga sampai ke tangan konsumen.
  3. Identifikasi semua lembaga atau pelaku yang terlibat dalam setiap tahap (petani, koperasi, pabrik pengolahan, distributor, agen, pengecer, pasar tradisional/modern, platform e-commerce, jasa ekspedisi).
  4. Gambarlah diagram alur rantai pasok secara kreatif di selembar kertas (bisa berbentuk flowchart, infografis, atau peta konsep).
  5. Beri label peran masing-masing lembaga dan jelaskan secara singkat fungsinya dalam rantai pasok.
  6. Diskusikan dalam kelompok: Apa kendala yang mungkin terjadi pada rantai pasok tersebut? Bagaimana kelembagaan yang ada saat ini mengatasinya?

Pertanyaan:

1. Sebutkan produk olahan yang kamu pilih dan alasannya.

2. Gambarkan diagram rantai pasok lengkap mulai dari hulu (petani) hingga hilir (konsumen). Sertakan peran lembaga terkait.

Ruang gambar

3. Jelaskan peran lembaga-lembaga tersebut dalam menunjang sistem produksi dan pasar produk agriteknologi!

Untuk pertanyaan 1, tulis di kolom yang disediakan. Untuk pertanyaan 2, gambar pada kertas A4 terpisah; lengkapi dengan keterangan peran setiap lembaga. Untuk pertanyaan 3, tulis jawaban esai sekitar 200 kata di buku catatan atau lembar kerja.

Kegiatan 2: Cek Fakta TIK: Apakah Digitalisasi Mampu Melipatgandakan Untung?

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar data IP-TIK BPS (cetak atau digital)
  • Kertas
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tabel data Indeks Pembangunan TIK (IP-TIK) dari BPS yang telah disediakan (atau carilah data terbaru di situs resmi BPS). Tabel menunjukkan persentase penggunaan internet dan telepon seluler di kalangan pelaku usaha pengolahan hasil pertanian selama tiga tahun terakhir.
  2. Bersama kelompok, bacalah data tersebut dan diskusikan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
  3. Analisislah hubungan antara peningkatan akses TIK dengan efisiensi rantai pasok dan akses pasar. Gunakan konsep yang telah dipelajari di kelas.
  4. Evaluasilah: Sejauh mana peran TIK benar-benar berpengaruh? Apakah masih ada kesenjangan digital yang menghambat?
  5. Tuliskan hasil diskusi dalam bentuk tabel analisis dan kesimpulan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan data yang kamu amati. Bandingkan persentase pengguna internet antara usaha mikro, kecil, dan menengah. Apa tren yang terlihat?

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data tersebut, evaluasilah peran TIK dalam tiga aspek: (a) efisiensi logistik, (b) akses pasar, (c) kolaborasi antarlembaga rantai pasok.

3. Diskusikan dalam kelompok: Jika kamu seorang manajer rantai pasok di perusahaan agriteknologi, fitur TIK apa yang paling kamu butuhkan untuk menyelesaikan masalah klasik distribusi pangan di Indonesia? Berikan alasan.

Hasil diskusi ditulis dalam tabel analisis yang membandingkan data, lalu dibuat kesimpulan naratif (minimal 150 kata). Presentasikan singkat di depan kelas.

Kegiatan 3: Rancang Solusi: Platform Digital untuk Rantai Pasok Masa Depan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas folio
  • Pulpen
  • Spidol
  • (Opsional) laptop untuk membuat presentasi sederhana

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah memahami alur rantai pasok dan mengevaluasi kekuatan TIK, kini saatnya kamu menjadi inovator!
  2. Setiap murid (boleh berdiskusi dalam kelompok) merancang sebuah prototipe konsep platform digital sederhana yang dapat mengatasi salah satu masalah pada rantai pasok produk agriteknologi pilihanmu di Kegiatan 1.
  3. Tentukan: nama solusi, fitur utama, pengguna target (petani, UMKM, distributor, dll.), dan bagaimana solusi itu meningkatkan efisiensi rantai pasok serta melibatkan lembaga yang ada.
  4. Tulis proposal singkat satu halaman (sekitar 400 kata) yang mencakup latar belakang masalah, deskripsi solusi, dan analisis dampaknya terhadap sistem produksi dan pasar.
  5. Gunakan kreativitas: kamu boleh menyertakan sketsa tampilan aplikasi, diagram alir data, atau slogan pemasaran.
  6. Setelah selesai, presentasikan idemu di depan teman-teman dan guru untuk mendapatkan masukan.

Pertanyaan:

1. Apa masalah utama yang ingin kamu selesaikan dari rantai pasok produk pilihanmu? Jelaskan dengan data atau pengamatan pribadi.

2. Deskripsikan platform digital yang kamu usulkan: nama, fitur utama, dan bagaimana platform itu bekerja (alur pengguna).

3. Evaluasi potensi dampak solusi tersebut terhadap efisiensi rantai pasok dan akses pasar. Apakah ada kelembagaan baru yang perlu dibentuk atau yang sudah ada cukup dioptimalkan?

Tulis proposal di kertas folio bergaris, sertakan sketsa jika perlu. Presentasi menggunakan waktu 3 menit per kelompok.

REFLEKSI

1. Setelah mengikuti kegiatan hari ini, seberapa baik pemahamanmu tentang alur rantai pasok produk agriteknologi? Bagian mana yang paling menarik?

2. Menurutmu, apakah peran TIK benar-benar bisa menyelesaikan masalah distribusi pangan di Indonesia? Berikan alasan singkat berdasarkan data atau fakta yang kamu temui.

3. Jika kamu menjadi seorang wirausahawan produk olahan pertanian, langkah pertama apa yang akan kamu ambil untuk memanfaatkan TIK dalam bisnismu? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.