LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Rantai Pasok, Logistik Pangan, dan Kelembagaan Sistem Produksi Agriteknologi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Rantai Pasok, Logistik Pangan, dan Kelembagaan Sistem Produksi Agriteknologi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Rantai Pasok, Logistik Pangan, dan Kelembagaan Sistem Produksi Agriteknologi
Prakarya Pengolahan - Kelas 10
Bab 2 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E) Topik: Rantai Pasok, Logistik Pangan, dan Kelembagaan Sistem Produksi Agriteknologi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Jelajah Rantai Pasok: Dari Ladang ke Meja MakanEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebutkan produk olahan yang kamu pilih dan alasannya. 2. Gambarkan diagram rantai pasok lengkap mulai dari hulu (petani) hingga hilir (konsumen). Sertakan peran lembaga terkait. Ruang gambar 3. Jelaskan peran lembaga-lembaga tersebut dalam menunjang sistem produksi dan pasar produk agriteknologi! Untuk pertanyaan 1, tulis di kolom yang disediakan. Untuk pertanyaan 2, gambar pada kertas A4 terpisah; lengkapi dengan keterangan peran setiap lembaga. Untuk pertanyaan 3, tulis jawaban esai sekitar 200 kata di buku catatan atau lembar kerja. Kegiatan 2: Cek Fakta TIK: Apakah Digitalisasi Mampu Melipatgandakan Untung?Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan data yang kamu amati. Bandingkan persentase pengguna internet antara usaha mikro, kecil, dan menengah. Apa tren yang terlihat? Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan data tersebut, evaluasilah peran TIK dalam tiga aspek: (a) efisiensi logistik, (b) akses pasar, (c) kolaborasi antarlembaga rantai pasok. 3. Diskusikan dalam kelompok: Jika kamu seorang manajer rantai pasok di perusahaan agriteknologi, fitur TIK apa yang paling kamu butuhkan untuk menyelesaikan masalah klasik distribusi pangan di Indonesia? Berikan alasan. Hasil diskusi ditulis dalam tabel analisis yang membandingkan data, lalu dibuat kesimpulan naratif (minimal 150 kata). Presentasikan singkat di depan kelas. Kegiatan 3: Rancang Solusi: Platform Digital untuk Rantai Pasok Masa DepanEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Apa masalah utama yang ingin kamu selesaikan dari rantai pasok produk pilihanmu? Jelaskan dengan data atau pengamatan pribadi. 2. Deskripsikan platform digital yang kamu usulkan: nama, fitur utama, dan bagaimana platform itu bekerja (alur pengguna). 3. Evaluasi potensi dampak solusi tersebut terhadap efisiensi rantai pasok dan akses pasar. Apakah ada kelembagaan baru yang perlu dibentuk atau yang sudah ada cukup dioptimalkan? Tulis proposal di kertas folio bergaris, sertakan sketsa jika perlu. Presentasi menggunakan waktu 3 menit per kelompok. REFLEKSI1. Setelah mengikuti kegiatan hari ini, seberapa baik pemahamanmu tentang alur rantai pasok produk agriteknologi? Bagian mana yang paling menarik? 2. Menurutmu, apakah peran TIK benar-benar bisa menyelesaikan masalah distribusi pangan di Indonesia? Berikan alasan singkat berdasarkan data atau fakta yang kamu temui. 3. Jika kamu menjadi seorang wirausahawan produk olahan pertanian, langkah pertama apa yang akan kamu ambil untuk memanfaatkan TIK dalam bisnismu? Mengapa? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.