LKPDPertemuan 4Bab 2Fase ESemester 1

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Ketersediaan Pangan Global, Regional, dan Lokal: Tantangan dan Realita

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Ketersediaan Pangan Global, Regional, dan Lokal: Tantangan dan Realita". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Ketersediaan Pangan Global, Regional, dan Lokal: Tantangan dan Realita

Prakarya Pengolahan - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Ketersediaan Pangan Global, Regional, dan Lokal: Tantangan dan Realita

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikKetersediaan Pangan Global, Regional, dan Lokal: Tantangan dan Realita
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis data produksi, pemanfaatan, dan stok pangan serealia dunia (data FAO) untuk menjelaskan kondisi ketersediaan pangan global, regional, dan lokal serta korelasinya dengan pertumbuhan penduduk dunia.
  2. Murid dapat menginformasikan tantangan pemenuhan kebutuhan pangan akibat ketimpangan antara produksi dan kebutuhan pangan pada skala global, regional, dan lokal.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai aktivitas belajar.
  • Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang untuk berdiskusi.
  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti dan cermat.
  • Gunakan berbagai sumber literatur (buku teks, artikel internet, atau video) untuk memperkaya jawabanmu.
  • Jangan ragu untuk bertanya kepada guru jika ada instruksi yang kurang jelas.
  • Kerjakan dengan penuh semangat dan jadikan ini sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengupas Fakta Pangan Dunia (Analisis Data)

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Prakarya Pengolahan Kelas X
  • Kalkulator (opsional, untuk menghitung persentase)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati informasi berikut: Berdasarkan data FAO (2020/2021), produksi beras dunia berada di angka 514,0 juta ton, sedangkan tingkat penggunaannya mencapai 513,2 juta ton. Artinya, selisih antara produksi dan konsumsi sangat tipis.
  2. Di sisi lain, Program Pembangunan PBB (UNDP) memproyeksikan bahwa pada tahun 2050, penduduk dunia akan mencapai 9 miliar jiwa, yang menuntut peningkatan ketersediaan pangan hingga 70% dari saat ini.
  3. Diskusikan dengan teman kelompokmu mengenai makna dari angka-angka tersebut terhadap masa depan pangan kita.
  4. Jawablah pertanyaan di bawah ini berdasarkan hasil analisis kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data FAO dan proyeksi UNDP di atas, analisislah bagaimana korelasi (hubungan) antara pertumbuhan penduduk dunia dengan kondisi ketersediaan pangan global saat ini dan di masa depan!

2. Menurut pendapat kelompokmu, apa yang akan terjadi pada negara-negara berkembang (regional) jika stok pangan serealia dunia (global) mengalami defisit?

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf analisis singkat (minimal 3 kalimat) pada kotak yang disediakan di lembar kerja.

Kegiatan 2: Detektif Pangan Lokal (Observasi & Diskusi)

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Akses internet untuk mencari berita lokal (opsional)
  • Kertas buram untuk coret-coretan diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah melihat kondisi global, mari kita perhatikan kondisi di sekitar kita (skala lokal/regional).
  2. Ingat kembali berita atau fenomena yang terjadi di daerahmu (misalnya: alih fungsi lahan sawah menjadi perumahan, gagal panen karena cuaca ekstrem/banjir/kemarau, atau naiknya harga beras di pasar).
  3. Identifikasi tantangan-tantangan pemenuhan kebutuhan pangan yang terjadi di daerahmu.
  4. Isilah tabel observasi di bawah ini bersama kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Sebutkan 3 tantangan utama pemenuhan kebutuhan pangan di daerahmu, penyebabnya, dan dampaknya terhadap masyarakat lokal!

Ruang tabel jawaban

Buatlah tabel dengan 4 kolom: 'No', 'Tantangan Pangan Lokal', 'Penyebab', dan 'Dampak bagi Masyarakat'. Isi dengan 3 poin utama.

Kegiatan 3: Suarakan Aksimu! (Kreativitas & Komunikasi)

Estimasi: 35 Menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Pensil warna/Spidol (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu telah memahami ketimpangan antara produksi dan kebutuhan pangan dari skala global hingga lokal.
  2. Tugasmu sekarang adalah menginformasikan tantangan ini kepada teman-teman sebayamu agar mereka lebih peduli (misalnya: tidak membuang-buang makanan, menghargai petani, dll).
  3. Rancanglah sebuah sketsa infografis atau poster sederhana di lembar kerjamu.
  4. Pastikan karyamu memuat: (1) Fakta krisis pangan/pertumbuhan penduduk, (2) Tantangan lokal, dan (3) Pesan ajakan/solusi sederhana.

Pertanyaan:

1. Buatlah sketsa infografis/poster kampanye peduli pangan di ruang yang tersedia!

Ruang gambar

Gunakan kotak kosong berukuran setengah halaman A4 ini untuk menggambar sketsa poster/infografis. Boleh menggunakan pensil warna atau spidol jika ada.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari data pangan global dan lokal hari ini, hal baru apa yang paling mengejutkan atau membuka pikiranmu?

2. Bagaimana perasaanmu mengetahui tantangan ketersediaan pangan di masa depan, dan langkah kecil apa yang bisa kamu mulai dari dirimu sendiri hari ini (misal: terkait kebiasaan makan)?

3. Apakah kegiatan diskusi dan membuat poster hari ini membantumu lebih memahami materi? Bagian mana yang paling menyenangkan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.