LKPDPertemuan 7Bab 1Fase ESemester 1

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Kelembagaan dan Sistem Produksi dalam Proses Bisnis Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Kelembagaan dan Sistem Produksi dalam Proses Bisnis Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Kelembagaan dan Sistem Produksi dalam Proses Bisnis Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian

Prakarya Pengolahan - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Kelembagaan dan Sistem Produksi dalam Proses Bisnis Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikKelembagaan dan Sistem Produksi dalam Proses Bisnis Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan struktur kelembagaan yang berperan dalam sistem produksi dan pasar produk agriteknologi pengolahan hasil pertanian (koperasi, asosiasi, BUMN, swasta).
  2. Murid dapat menganalisis hubungan antara kelembagaan industri dengan keberlangsungan proses bisnis agriteknologi pengolahan hasil pertanian secara sistematis.

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan dengan berdoa dan siapkan pikiran yang fokus serta berkesadaran (mindful).
  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan teliti. Pahami bahwa setiap produk olahan yang kamu konsumsi melibatkan banyak pihak di baliknya.
  • Bekerjalah secara kolaboratif bersama teman kelompokmu. Hargai setiap pendapat yang muncul dalam diskusi.
  • Gunakan berbagai sumber referensi (buku teks, artikel internet, atau wawancara singkat) untuk memperkaya jawabanmu.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi pada ruang atau format yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Lembaga Agriteknologi (Eksplorasi Peran)

Estimasi: 20 Menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Prakarya Pengolahan
  • Gawai/Smartphone untuk akses internet
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati berbagai produk olahan hasil pertanian di sekitarmu (misalnya: minyak goreng, gula, susu kotak, atau keripik buah).
  2. Identifikasi lembaga-lembaga yang terlibat dalam memproduksi dan mendistribusikan produk tersebut.
  3. Kelompokkan lembaga tersebut ke dalam kategori: Koperasi, Asosiasi, BUMN, atau Swasta.
  4. Diskusikan bersama teman sebangkumu mengenai peran utama dari masing-masing lembaga tersebut dalam sistem produksi.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel identifikasi kelembagaan berikut dengan minimal 4 contoh lembaga nyata (bisa berskala lokal maupun nasional) yang bergerak di bidang agriteknologi pengolahan hasil pertanian!

Ruang tabel jawaban

Buatlah tabel dengan 4 kolom: (1) Nama Lembaga, (2) Jenis Kelembagaan [Koperasi/Asosiasi/BUMN/Swasta], (3) Peran Utama dalam Sistem Produksi/Pasar, (4) Contoh Produk/Layanan.

Kegiatan 2: Peta Perjalanan Si Biji Kopi (Analisis Sistematis)

Estimasi: 40 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A4/Buku Gambar
  • Spidol warna/Pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi singkat ini: 'Desa Makmur adalah penghasil biji kopi berkualitas. Namun, petani sering rugi karena harga jual ke tengkulak sangat murah. Akhirnya, mereka membentuk Koperasi Petani Kopi. Koperasi ini bekerja sama dengan Asosiasi Eksportir Kopi dan sebuah Perusahaan Swasta (pabrik pengolahan kopi bubuk) serta didukung oleh BUMN untuk permodalan dan logistik.'
  2. Gambarkan sebuah bagan (mind map/flowchart) yang menunjukkan alur rantai pasok kopi dari hulu (petani) ke hilir (konsumen).
  3. Tempatkan posisi Koperasi, Asosiasi, BUMN, dan Swasta pada bagan tersebut sesuai dengan perannya.

Pertanyaan:

1. Gambarkan bagan alur sistem produksi dan pasar produk kopi olahan berdasarkan narasi di atas!

Ruang gambar

2. Berdasarkan bagan yang kamu buat, analisislah apa yang akan terjadi pada keberlangsungan bisnis pengolahan kopi tersebut jika 'Koperasi Petani Kopi' dibubarkan?

Gunakan kertas kosong ukuran A4 atau kotak besar di lembar kerjamu untuk menggambar bagan. Di bawah bagan, sediakan 5-7 baris kosong untuk menuliskan paragraf analisis.

Kegiatan 3: Skenario Krisis & Penyelamatan Bisnis (Problem Solving)

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Lembar diskusi
  • Catatan materi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Posisikan dirimu sebagai seorang konsultan bisnis agriteknologi.
  2. Analisis kasus berikut: 'Terjadi panen raya tomat yang melimpah, menyebabkan harga tomat anjlok drastis. Banyak tomat membusuk karena pabrik saus tomat (Swasta) kapasitasnya penuh.'
  3. Rancanglah sebuah solusi sistematis yang melibatkan kolaborasi antar kelembagaan (Koperasi, BUMN, dan Asosiasi) untuk menyelamatkan keberlangsungan proses bisnis olahan tomat tersebut.

Pertanyaan:

1. Bagaimana strategi kolaborasi antara Koperasi, BUMN, dan Asosiasi untuk mengatasi krisis kelebihan panen tomat agar proses bisnis agriteknologi tetap berkelanjutan?

Tuliskan hasil diskusimu dalam bentuk poin-poin strategi (minimal 3 poin) yang menjelaskan peran spesifik tiap lembaga dalam mengatasi krisis.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari peran berbagai lembaga, apakah kamu menyadari betapa kompleksnya perjalanan sepotong makanan/minuman sebelum sampai ke tanganmu? Ceritakan perasaanmu!

2. Menurutmu, sikap atau karakter apa yang paling dibutuhkan oleh para pelaku industri di berbagai lembaga tersebut agar bisnis agriteknologi di Indonesia bisa maju dan berkelanjutan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.