LKPDPertemuan 4Bab 1Fase ESemester 1

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Rantai Pasok dan Logistik Produk Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya Pengolahan kelas 10 dengan topik "Rantai Pasok dan Logistik Produk Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya Pengolahan Kelas 10: Rantai Pasok dan Logistik Produk Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian

Prakarya Pengolahan - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Rantai Pasok dan Logistik Produk Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikRantai Pasok dan Logistik Produk Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian
Alokasi Waktu75 menit
Tipe Aktivitascampuran (individu, kelompok, diskusi kelas)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan konsep rantai pasok (supply chain) dan alur logistik dari bahan baku pertanian hingga produk olahan sampai ke konsumen akhir.
  2. Murid dapat menganalisis peran setiap mata rantai pasok dalam menjaga kualitas dan nilai tambah produk olahan hasil pertanian.

PETUNJUK UMUM

  • Baca seluruh LKPD ini sebelum mulai mengerjakan agar kamu memahami alur kegiatannya.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan karena setiap kegiatan saling berkaitan.
  • Boleh berdiskusi dengan teman sebangku, tetapi pastikan jawabanmu adalah hasil pikiranmu sendiri.
  • Gunakan pensil atau pulpen, serta penggaris jika diperlukan untuk membuat tabel atau diagram.
  • Jika ada istilah yang belum kamu pahami, tandai dan tanyakan kepada guru atau cari di sumber belajar yang tersedia.
  • Waktu total pengerjaan adalah 75 menit. Perhatikan estimasi waktu di setiap kegiatan agar kamu bisa mengatur waktumu dengan baik.
  • Tulis nama lengkap, kelas, dan tanggal pada kolom identitas di bagian atas lembar jawaban.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelusuri Perjalanan Keripik Singkong: Dari Ladang ke Tanganmu

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan atau kertas folio
  • Pulpen atau pensil
  • Penggaris (untuk membuat tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan sebuah keripik singkong yang kamu makan. Pernahkah kamu berpikir, dari mana perjalanan singkong itu dimulai hingga bisa sampai ke tanganmu?
  2. Baca skenario berikut dengan cermat: Pak Budi adalah petani singkong di Lampung. Ia menjual singkong segarnya kepada pengepul. Pengepul mengangkut singkong ke pabrik keripik di kota. Pabrik mengolah, mengemas, lalu menyerahkan produk ke distributor. Distributor mengirim ke berbagai toko dan minimarket. Akhirnya, kamu membeli keripik singkong itu di minimarket dekat rumah.
  3. Berdasarkan skenario tersebut, jawab pertanyaan-pertanyaan berikut secara individu.
  4. Setelah selesai, bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku dan diskusikan jika ada perbedaan pendapat.

Pertanyaan:

1. Dari skenario di atas, tuliskan secara berurutan semua pihak yang terlibat dalam perjalanan singkong dari ladang hingga ke konsumen. Gunakan tanda panah (→) untuk menunjukkan alurnya.

2. Rangkaian pihak yang terlibat dari petani hingga konsumen seperti pada jawaban nomor 1 disebut dengan istilah apa? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri apa yang dimaksud dengan istilah tersebut!

3. Selain alur perpindahan barang (singkong/keripik), dalam rantai pasok juga terjadi perpindahan informasi dan uang. Lengkapi tabel berikut dengan memberikan contoh perpindahan yang terjadi di setiap tahap!

TahapPerpindahan BarangPerpindahan InformasiPerpindahan Uang
Petani → Pengepul.........
Pengepul → Pabrik.........
Pabrik → Distributor.........
Distributor → Toko.........

4. Dalam rantai pasok di atas, kegiatan mengangkut, menyimpan, dan mengelola perpindahan barang dari satu titik ke titik lain disebut logistik. Sebutkan minimal DUA kegiatan logistik yang kamu temukan dalam skenario keripik singkong tersebut dan jelaskan mengapa kegiatan itu penting!

Jawab pertanyaan 1 dan 2 dalam bentuk paragraf atau bagan alur di buku catatanmu. Untuk pertanyaan 3, salin tabel ke buku catatan dan lengkapi setiap selnya. Untuk pertanyaan 4, tulis dalam bentuk poin bernomor.

Kegiatan 2: Siapa Berperan Apa? Menganalisis Peran Setiap Mata Rantai Pasok

Estimasi: 30 menit (20 menit diskusi & pengisian tabel + 10 menit presentasi kelompok)

Alat & Bahan:

  • Kertas folio atau kertas plano (untuk tabel kelompok)
  • Spidol atau pulpen warna
  • Penggaris
  • Sumber referensi: buku teks, artikel, atau internet (jika tersedia)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan bekerja dalam kelompok kecil (3–4 orang) untuk kegiatan ini.
  2. Setiap kelompok mendapat studi kasus produk olahan hasil pertanian yang berbeda: Kelompok 1 — Tahu/Tempe, Kelompok 2 — Jus Buah Kemasan, Kelompok 3 — Minyak Goreng Sawit, Kelompok 4 — Beras Kemasan Premium. (Jika jumlah kelompok lebih dari 4, kasus boleh diulang.)
  3. Diskusikan dalam kelompok: siapa saja pelaku di setiap mata rantai pasok produk tersebut, apa peran mereka, dan bagaimana peran tersebut menjaga kualitas serta menambah nilai produk.
  4. Catat hasil diskusi dalam tabel analisis yang disediakan.
  5. Setelah selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya selama 2–3 menit di depan kelas. Kelompok lain menyimak dan boleh memberikan pertanyaan atau tanggapan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan nama produk yang menjadi studi kasus kelompokmu, lalu identifikasi minimal 5 mata rantai pasok yang terlibat. Lengkapi tabel berikut:

No.Pelaku/Mata RantaiPeran UtamaCara Menjaga KualitasNilai Tambah yang Diberikan
1............
2............
dst.

2. Dari tabel analisismu, mata rantai pasok manakah yang menurut kelompokmu paling kritis (paling berpengaruh) dalam menjaga kualitas produk? Jelaskan alasannya dengan minimal 3 argumen yang kuat!

3. Bayangkan salah satu mata rantai dalam studi kasusmu tiba-tiba 'terputus' atau gagal menjalankan perannya (misalnya: distributor mogok kerja, atau gudang penyimpanan mengalami kebakaran). Apa dampak yang akan terjadi pada: (a) kualitas produk, (b) harga di pasaran, dan (c) ketersediaan produk untuk konsumen? Tuliskan analisismu!

Salin tabel analisis (pertanyaan 1) ke selembar kertas besar atau buku kelompok — gunakan minimal 5 baris. Jawaban pertanyaan 2 dan 3 ditulis dalam bentuk paragraf argumen di bawah tabel. Siapkan satu lembar ringkasan untuk presentasi.

Kegiatan 3: Merancang Ulang Rantai Pasok: Solusi untuk Masalah Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan atau kertas folio
  • Pulpen atau pensil
  • Penggaris (untuk bagan alur)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini adalah kegiatan individu yang akan menguji kemampuanmu menerapkan pemahaman tentang rantai pasok dan logistik pada situasi nyata.
  2. Baca kasus berikut dengan teliti sebelum menjawab.
  3. KASUS: Bu Sari adalah petani cabai di Jawa Tengah. Setiap musim panen, cabai miliknya sering membusuk sebelum sampai ke konsumen karena proses pengangkutan yang lama dan tidak ada fasilitas pendingin. Akibatnya, harga jual di tingkat petani sangat rendah — hanya Rp3.000/kg — padahal harga di supermarket bisa mencapai Rp50.000/kg. Bu Sari merasa nilai jerih payahnya tidak sebanding dengan yang diterimanya.
  4. Berdasarkan pemahamanmu tentang rantai pasok dan logistik, jawab pertanyaan-pertanyaan berikut.
  5. Kerjakan secara individu, kemudian guru akan membahas bersama di akhir kelas.

Pertanyaan:

1. Identifikasi MINIMAL 3 masalah yang terjadi dalam rantai pasok cabai Bu Sari. Untuk setiap masalah, sebutkan pada mata rantai mana masalah itu terjadi (petani, pengepul, transportasi, penyimpanan, dll.) dan apa dampaknya!

Ruang tabel jawaban

2. Gambarkan atau tuliskan usulan rantai pasok yang LEBIH EFISIEN untuk cabai Bu Sari menggunakan bagan alur. Tunjukkan bagaimana rantai pasok yang kamu usulkan dapat: (a) mengurangi susut/kerusakan produk, dan (b) meningkatkan harga yang diterima petani. Beri keterangan singkat di setiap mata rantai!

Ruang gambar

3. Dalam usulan rantai pasokmu, adakah peluang untuk menambah NILAI TAMBAH (value added) pada produk cabai Bu Sari sebelum sampai ke konsumen? Jelaskan minimal DUA bentuk nilai tambah yang bisa diterapkan dan bagaimana hal itu bisa meningkatkan pendapatan Bu Sari!

4. Menurutmu, mengapa selisih harga antara tingkat petani (Rp3.000/kg) dan harga di supermarket (Rp50.000/kg) bisa sangat besar? Kaitkan jawabanmu dengan konsep rantai pasok dan fungsi logistik yang sudah kamu pelajari!

Pertanyaan 1: salin dan lengkapi tabel di buku catatanmu (3 kolom: Masalah, Lokasi di Rantai Pasok, Dampak). Pertanyaan 2: buat bagan alur dengan kotak dan panah, sertai keterangan singkat di setiap kotak. Pertanyaan 3 dan 4: tulis dalam bentuk paragraf minimal 4–5 kalimat per pertanyaan.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari rantai pasok dan logistik hari ini, pernahkah kamu membeli produk makanan dan tidak memikirkan dari mana asalnya? Sekarang, ambil satu produk makanan kemasan yang ada di tasmu atau yang terakhir kamu beli — kira-kira berapa banyak pihak yang sudah bekerja keras agar produk itu sampai ke tanganmu?

2. Dari semua kegiatan hari ini, bagian mana yang paling membuatmu terkejut atau berpikir keras? Konsep atau fakta apa yang belum kamu bayangkan sebelumnya tentang perjalanan produk pangan dari ladang ke meja makan?

3. Jika kamu kelak ingin berkecimpung di dunia agriteknologi — baik sebagai petani, pengolah, distributor, atau wirausaha pangan — peran apa yang paling menarik bagimu dan mengapa? Bagaimana pemahamanmu tentang rantai pasok akan membantumu menjalankan peran itu dengan lebih baik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.