LKPDPertemuan 2Bab 7Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Karunia Allah dan Praktik Ibadah yang Sejati dalam Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Karunia Allah dan Praktik Ibadah yang Sejati dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Karunia Allah dan Praktik Ibadah yang Sejati dalam Kehidupan Sehari-hari

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 7 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Karunia Allah dan Praktik Ibadah yang Sejati dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikKarunia Allah dan Praktik Ibadah yang Sejati dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu70 menit (2 x 35 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan bahwa karunia yang Allah berikan kepada setiap orang hendaknya digunakan untuk memuliakan Allah dan menolong sesama sebagai wujud ibadah yang sejati.
  2. Murid dapat membandingkan perilaku yang mencerminkan ibadah yang sejati dengan perilaku yang tidak mencerminkan ibadah yang sejati dalam contoh kasus kehidupan sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan setiap kegiatan dengan hati yang bersyukur dan penuh sukacita.
  • Diskusikan dengan teman sekelompok jika ada petunjuk diskusi.
  • Tulis jawaban dengan jelas dan rapi di tempat yang disediakan.
  • Sebelum mulai, berdoalah agar Tuhan Yesus menuntun pikiran dan hatimu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Karunia-Karuniaku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab (Roma 12:6-8)
  • Pensil/pulpen
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Baca Roma 12:6–8 (dari Alkitab) dengan saksama.
  2. 2. Renungkan: Karunia apa saja yang Allah berikan kepadamu? (Contoh: suara bagus, suka menolong, pintar menggambar, pandai bercerita, dll.)
  3. 3. Tuliskan karunia yang kamu miliki di kolom “Karunia dari Allah” pada tabel.
  4. 4. Pikirkan bagaimana kamu bisa menggunakan karunia itu untuk memuliakan Allah dan menolong teman/orang lain. Tuliskan idemu di kolom “Cara Memuliakan Allah dan Menolong Sesama”.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan renunganmu, tuliskan 3 karunia yang Allah berikan kepadamu dan bagaimana kamu akan menggunakannya untuk memuliakan Allah dan menolong sesama.

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris x 2 kolom: kolom kiri “Karunia dari Allah” (tulis karunia), kolom kanan “Cara Memuliakan Allah & Menolong Sesama” (tulis idemu).

Kegiatan 2: Membandingkan Perilaku: Ibadah Sejati atau Bukan?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Bacalah setiap kasus di bawah ini dengan saksama.
  2. 2. Diskusikan dengan teman sebelahmu: Apakah perilaku dalam kasus itu mencerminkan ibadah yang sejati (sesuai kehendak Allah) atau tidak?
  3. 3. Beri tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai.
  4. 4. Tuliskan alasan singkat mengapa kamu memilih jawaban itu.

Pertanyaan:

1. Kasus 1: Rina setiap hari Minggu pergi ke gereja dan rajin berdoa, tetapi di sekolah ia sering mengejek teman yang berbeda agama. Apakah perilaku Rina mencerminkan ibadah yang sejati?

Ruang tabel jawaban

2. Kasus 2: Edo memiliki karunia pintar matematika. Setiap jam istirahat, ia dengan sabar membantu teman-temannya yang kesulitan mengerjakan PR. Apakah perilaku Edo mencerminkan ibadah yang sejati?

Ruang tabel jawaban

3. Kasus 3: Toni suka menyanyi di paduan suara gereja. Suaranya bagus, tetapi ia selalu menolak jika diminta menghibur teman yang sakit karena malas. Apakah perilaku Toni mencerminkan ibadah yang sejati?

Ruang tabel jawaban

Tabel dengan 4 kolom: No Kasus, Perilaku (isian singkat), Ibadah Sejati? (centang Ya / Tidak), Alasan (tulis 1-2 kalimat).

Kegiatan 3: Aksi Nyata Ibadah Sejati

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna/krayon (opsional untuk menghias)
  • Pensil/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Ingat kembali karunia yang kamu miliki dari Kegiatan 1.
  2. 2. Pilihlah satu karunia yang paling ingin kamu gunakan untuk menolong orang lain minggu ini.
  3. 3. Buatlah rencana sederhana: tuliskan siapa yang akan kamu tolong, kapan, dan apa yang akan kamu lakukan.
  4. 4. Setelah selesai, ceritakan rencanamu kepada teman sekelompok. Dengarkan juga rencana teman-temanmu.
  5. 5. Kamu boleh menghias rencana ini dengan gambar kecil agar lebih menarik.

Pertanyaan:

1. Karunia yang aku pilih: ________. Rencanaku minggu ini: (tulis siapa yang akan ditolong, kapan, apa yang akan dilakukan, dan bagaimana hal itu memuliakan Allah).

2. Setelah mendengar rencana teman-temanmu, tuliskan satu hal baru yang kamu pelajari tentang ibadah yang sejati hari ini.

Kotak kosong (boleh digambar) untuk menulis rencana. Baris kedua: paragraf pendek (3-4 kalimat) untuk refleksi.

REFLEKSI

1. Setelah melakukan semua kegiatan, renungkanlah: Apa yang paling berkesan bagimu tentang ibadah yang sejati?

2. Apakah ada karunia yang selama ini belum kamu gunakan untuk menolong sesama? Tuliskan satu langkah kecil yang bisa kamu lakukan mulai besok.

3. Bagaimana perasaanmu ketika kamu tahu bahwa Allah memberikan karunia khusus kepadamu untuk memuliakan Dia dan mengasihi sesama?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.