LKPDPertemuan 2Bab 1Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Martabat dan Derajat Laki-laki dan Perempuan Sama di Hadapan Allah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Martabat dan Derajat Laki-laki dan Perempuan Sama di Hadapan Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Martabat dan Derajat Laki-laki dan Perempuan Sama di Hadapan Allah

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Martabat dan Derajat Laki-laki dan Perempuan Sama di Hadapan Allah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMartabat dan Derajat Laki-laki dan Perempuan Sama di Hadapan Allah
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan arti martabat dan derajat manusia sebagai ciptaan Allah, serta menegaskan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan yang sama tinggi di hadapan Allah.
  2. Murid dapat mendaftarkan contoh sikap yang menghargai martabat laki-laki dan perempuan secara setara dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan di sekolah.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah semua petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan dengan sungguh-sungguh dan penuh sukacita.
  • Kamu boleh berdiskusi dengan teman sebangku atau kelompok jika diminta.
  • Tulis jawaban dengan rapi di tempat yang disediakan.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memahami Martabat dan Derajat Manusia

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab atau teks Kejadian 1:26-28
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks Alkitab Kejadian 1:26-28 dengan seksama (guru akan membacakan atau kalian baca bersama).
  2. Perhatikan kata-kata kunci: 'gambar Allah', 'laki-laki dan perempuan', 'memberkati mereka'.
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara individu terlebih dahulu.
  4. Setelah selesai, diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Apa arti kata 'martabat' menurut pemahamanmu? (Petunjuk: Martabat adalah hak seseorang untuk diakui, dihormati, dan diperlakukan dengan baik)

2. Apa arti kata 'derajat' dalam konteks manusia sebagai ciptaan Allah? (Petunjuk: Derajat adalah kedudukan atau posisi seseorang)

3. Berdasarkan Kejadian 1:26-28, tuliskan 3 bukti yang menunjukkan bahwa Allah menciptakan laki-laki dan perempuan sama istimewa!

Ruang tabel jawaban

Jawaban nomor 1 dan 2: tulis uraian 2-3 kalimat. Jawaban nomor 3: buat tabel sederhana dengan 2 kolom (No. | Bukti) dan 3 baris.

Kegiatan 2: Mengenali Sikap yang Menghargai Kesetaraan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas untuk diskusi kelompok
  • Spidol warna (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ilustrasi singkat berikut dengan saksama.
  2. Ilustrasi 1: Di kelas 4A, Pak Guru selalu memilih anak laki-laki menjadi ketua kelompok karena dianggap lebih berani memimpin.
  3. Ilustrasi 2: Di rumah Sinta, ayah dan ibu berbagi tugas. Ayah memasak sarapan, ibu mencuci piring. Kakak laki-laki menyapu, Sinta mengepel.
  4. Pikirkan: Ilustrasi mana yang menunjukkan sikap menghargai martabat laki-laki dan perempuan secara setara?
  5. Sekarang, diskusikan dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk menjawab pertanyaan berikut.

Pertanyaan:

1. Menurutmu, apakah yang terjadi di ilustrasi 1 sudah mencerminkan kesetaraan martabat laki-laki dan perempuan? Mengapa?

2. Menurutmu, apa yang baik dari ilustrasi 2? Apakah ini menunjukkan penghargaan terhadap kesetaraan?

3. Sekarang buatlah daftar! Tuliskan minimal 5 contoh sikap yang menghargai martabat laki-laki dan perempuan secara setara di rumah DAN di sekolah.

Ruang tabel jawaban

Nomor 1 dan 2: tulis hasil diskusi kelompok, 3-4 kalimat per pertanyaan. Nomor 3: buat tabel dengan 3 kolom (No. | Tempat (Rumah/Sekolah) | Contoh Sikap) minimal 5 baris.

Kegiatan 3: Membuat Poster Kreatif 'Sama Istimewa di Mata Allah'

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A4 atau karton
  • Pensil warna, krayon, atau spidol
  • Gunting dan lem (jika ingin menempel gambar)
  • Majalah atau koran bekas (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu berkreasi! Buatlah poster sederhana yang menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan sama istimewa di mata Allah.
  2. Poster harus berisi: 1) Gambar laki-laki dan perempuan yang sedang melakukan aktivitas positif bersama (bisa menggambar atau menggunting dari majalah/koran), 2) Judul poster yang menarik, 3) Minimal 2 kalimat yang menjelaskan mengapa laki-laki dan perempuan sama istimewa.
  3. Kamu boleh menghias postermu dengan warna-warna ceria!
  4. Setelah selesai, presentasikan postermu di depan kelas (1 menit per orang).
  5. Tempelkan poster kalian di dinding kelas sebagai pengingat.

Pertanyaan:

1. Apa judul poster yang kamu buat?

2. Aktivitas apa yang kamu gambarkan dalam postermu? Mengapa kamu memilih aktivitas tersebut?

3. Tuliskan 2 kalimat yang kamu tulis di postermu untuk menjelaskan mengapa laki-laki dan perempuan sama istimewa!

Nomor 1: tulis judul postermu. Nomor 2: uraian 2-3 kalimat. Nomor 3: tulis 2 kalimat yang ada di postermu.

REFLEKSI

1. Apa yang paling berkesan dari pelajaran hari ini tentang martabat dan derajat laki-laki dan perempuan?

2. Bagaimana kamu akan menerapkan sikap menghargai kesetaraan laki-laki dan perempuan di rumah dan di sekolahmu mulai hari ini?

3. Tuliskan satu doa syukur singkat kepada Allah karena Dia telah menciptakanmu (laki-laki atau perempuan) dengan istimewa!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.