LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Ulasan dan Penguatan Materi Sarana Persembahyangan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Ulasan dan Penguatan Materi Sarana Persembahyangan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Ulasan dan Penguatan Materi Sarana Persembahyangan
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 2
Bab 4 - Pertemuan 9
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Ulasan dan Penguatan Materi Sarana Persembahyangan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aku Ingat! — Ulasan Sarana PersembahyanganEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan gambar di bawah ini. Tuliskan nama sarana persembahyangan dan fungsinya pada tabel! (Gambar yang disediakan: kwangen, dupa, bija, tirta, bunga) Ruang tabel jawaban 2. Mengapa kita perlu menggunakan sarana persembahyangan saat sembahyang? Ceritakan dengan kalimatmu sendiri! 3. Isilah titik-titik berikut: Sarana persembahyangan yang berbentuk rangkaian daun janur dan bunga disebut ___. Sarana yang berupa air suci yang didoakan oleh Orang Suci disebut ___. Tabel 3 kolom: No. | Nama Sarana | Fungsi Sarana — diisi 5 baris sesuai gambar. Untuk pertanyaan uraian, tersedia 4 baris kosong. Untuk isian, tersedia titik-titik langsung di kalimat. Kegiatan 2: Aku Bisa Bercerita! — Cara Membuat Sarana PersembahyanganEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Urutkan gambar cara membuat bija dengan menulis angka 1, 2, 3, 4 di kotak kecil yang ada di sudut setiap gambar! (Gambar yang disediakan menampilkan: menyiapkan beras bersih, mencuci beras, meniriskan beras, menyimpan beras dalam wadah suci) Ruang gambar 2. Tuliskan 3 bahan atau alat yang dibutuhkan untuk membuat sarana persembahyangan bija! 3. Menurutmu, bolehkah kita membuat bija dari beras yang sudah busuk atau kotor? Mengapa? Diskusikan bersama temanmu! Kotak kecil bernomor di sudut setiap gambar untuk penomoran urutan. Tabel 1 kolom berisi 3 baris kosong untuk mencatat bahan/alat. Kotak diskusi berukuran 5 × 3 cm untuk mencatat hasil diskusi bersama teman. Kegiatan 3: Aku Bertindak Baik! — Tri Kaya Parisudha dalam Menggunakan Sarana PersembahyanganEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berilah tanda ✓ atau ✗ pada kolom yang tepat untuk setiap perilaku berikut ini! Perilaku yang disajikan: (a) Membuat sarana persembahyangan dengan hati yang tulus dan senang hati. (b) Melempar atau membuang sarana persembahyangan sembarangan setelah selesai sembahyang. (c) Berkata sopan dan mengucapkan doa dengan sungguh-sungguh saat sembahyang. (d) Mengambil kwangen milik teman tanpa izin karena malas membuat sendiri. (e) Menyiapkan sarana persembahyangan dengan bahan yang bersih dan baik. Ruang tabel jawaban 2. Tuliskan satu contoh perilakumu sendiri yang mencerminkan Manacika (berpikir baik), satu contoh Wacika (berkata baik), dan satu contoh Kayika (berbuat baik) saat kamu menggunakan atau menyiapkan sarana persembahyangan! 3. Gambarkan ekspresi wajahmu saat kamu melakukan perbuatan baik (Kayika) dalam menyiapkan sarana persembahyangan, lalu tuliskan satu kalimat di bawah gambarmu! Ruang gambar Tabel 3 kolom: No. | Perilaku | Tanda (✓/✗) — diisi 5 baris. Kotak uraian 3 bagian berlabel Manacika/Wacika/Kayika masing-masing 2 baris kosong. Kotak gambar berukuran 6 × 6 cm dengan 2 baris kosong di bawahnya untuk kalimat. REFLEKSI1. Dari semua sarana persembahyangan yang sudah kamu pelajari, sarana mana yang paling berkesan bagimu? Mengapa? 2. Bagaimana perasaanmu saat kamu menyiapkan atau menggunakan sarana persembahyangan dengan tulus dan bersih? Ceritakan! 3. Satu hal baik apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini agar penggunaan sarana persembahyanganmu mencerminkan Tri Kaya Parisudha? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.