LKPDPertemuan 9Bab 4Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Ulasan dan Penguatan Materi Sarana Persembahyangan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Ulasan dan Penguatan Materi Sarana Persembahyangan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Ulasan dan Penguatan Materi Sarana Persembahyangan

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Ulasan dan Penguatan Materi Sarana Persembahyangan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikUlasan dan Penguatan Materi Sarana Persembahyangan
Alokasi Waktu70 menit (2 JP × 35 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menceritakan kembali makna, jenis, fungsi, dan cara membuat sarana persembahyangan secara lisan.
  2. Murid dapat menunjukkan contoh perilaku yang mencerminkan Tri Kaya Parisudha dalam menggunakan sarana persembahyangan.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan dengan tenang dan penuh rasa syukur kepada Hyang Widhi Wasa.
  • Boleh bertanya kepada gurumu jika ada yang belum dipahami.
  • Tuliskan namamu di sudut kanan atas lembar kerja ini.
  • Jaga kebersihan dan kerapian lembar kerjamu — itu salah satu wujud Tri Kaya Parisudha!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku Ingat! — Ulasan Sarana Persembahyangan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD bergambar sarana persembahyangan (kwangen, dupa, bija, tirta, bunga)
  • Pensil atau pulpen
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar-gambar sarana persembahyangan yang ada di lembar ini.
  2. Ingat-ingat kembali apa yang sudah kamu pelajari tentang setiap sarana.
  3. Tuliskan nama sarana dan fungsinya pada tabel yang tersedia.
  4. Jika kamu lupa, diskusikan pelan-pelan dengan teman sebangkumu.

Pertanyaan:

1. Perhatikan gambar di bawah ini. Tuliskan nama sarana persembahyangan dan fungsinya pada tabel! (Gambar yang disediakan: kwangen, dupa, bija, tirta, bunga)

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa kita perlu menggunakan sarana persembahyangan saat sembahyang? Ceritakan dengan kalimatmu sendiri!

3. Isilah titik-titik berikut: Sarana persembahyangan yang berbentuk rangkaian daun janur dan bunga disebut ___. Sarana yang berupa air suci yang didoakan oleh Orang Suci disebut ___.

Tabel 3 kolom: No. | Nama Sarana | Fungsi Sarana — diisi 5 baris sesuai gambar. Untuk pertanyaan uraian, tersedia 4 baris kosong. Untuk isian, tersedia titik-titik langsung di kalimat.

Kegiatan 2: Aku Bisa Bercerita! — Cara Membuat Sarana Persembahyangan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD bergambar urutan membuat bija (4 gambar acak)
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan urutan gambar cara membuat bija (beras yang disucikan) yang ada di lembar ini.
  2. Nomori gambar-gambar tersebut sesuai urutan yang benar (dari 1 sampai 4).
  3. Setelah selesai menomori, ceritakan langkah-langkahnya kepada teman di sampingmu secara lisan.
  4. Kemudian tuliskan langkah-langkahnya secara singkat di kotak yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Urutkan gambar cara membuat bija dengan menulis angka 1, 2, 3, 4 di kotak kecil yang ada di sudut setiap gambar! (Gambar yang disediakan menampilkan: menyiapkan beras bersih, mencuci beras, meniriskan beras, menyimpan beras dalam wadah suci)

Ruang gambar

2. Tuliskan 3 bahan atau alat yang dibutuhkan untuk membuat sarana persembahyangan bija!

3. Menurutmu, bolehkah kita membuat bija dari beras yang sudah busuk atau kotor? Mengapa? Diskusikan bersama temanmu!

Kotak kecil bernomor di sudut setiap gambar untuk penomoran urutan. Tabel 1 kolom berisi 3 baris kosong untuk mencatat bahan/alat. Kotak diskusi berukuran 5 × 3 cm untuk mencatat hasil diskusi bersama teman.

Kegiatan 3: Aku Bertindak Baik! — Tri Kaya Parisudha dalam Menggunakan Sarana Persembahyangan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Pensil atau pulpen
  • Pensil warna atau krayon (untuk menggambar ekspresi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tri Kaya Parisudha artinya tiga perilaku suci: berpikir baik (Manacika), berkata baik (Wacika), dan berbuat baik (Kayika).
  2. Baca setiap contoh perilaku yang ada di tabel.
  3. Berilah tanda centang (✓) jika perilaku itu BAIK dan tanda silang (✗) jika perilaku itu TIDAK BAIK.
  4. Setelah itu, tuliskan satu contoh perilakumu sendiri yang mencerminkan Tri Kaya Parisudha saat menggunakan sarana persembahyangan.

Pertanyaan:

1. Berilah tanda ✓ atau ✗ pada kolom yang tepat untuk setiap perilaku berikut ini! Perilaku yang disajikan: (a) Membuat sarana persembahyangan dengan hati yang tulus dan senang hati. (b) Melempar atau membuang sarana persembahyangan sembarangan setelah selesai sembahyang. (c) Berkata sopan dan mengucapkan doa dengan sungguh-sungguh saat sembahyang. (d) Mengambil kwangen milik teman tanpa izin karena malas membuat sendiri. (e) Menyiapkan sarana persembahyangan dengan bahan yang bersih dan baik.

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan satu contoh perilakumu sendiri yang mencerminkan Manacika (berpikir baik), satu contoh Wacika (berkata baik), dan satu contoh Kayika (berbuat baik) saat kamu menggunakan atau menyiapkan sarana persembahyangan!

3. Gambarkan ekspresi wajahmu saat kamu melakukan perbuatan baik (Kayika) dalam menyiapkan sarana persembahyangan, lalu tuliskan satu kalimat di bawah gambarmu!

Ruang gambar

Tabel 3 kolom: No. | Perilaku | Tanda (✓/✗) — diisi 5 baris. Kotak uraian 3 bagian berlabel Manacika/Wacika/Kayika masing-masing 2 baris kosong. Kotak gambar berukuran 6 × 6 cm dengan 2 baris kosong di bawahnya untuk kalimat.

REFLEKSI

1. Dari semua sarana persembahyangan yang sudah kamu pelajari, sarana mana yang paling berkesan bagimu? Mengapa?

2. Bagaimana perasaanmu saat kamu menyiapkan atau menggunakan sarana persembahyangan dengan tulus dan bersih? Ceritakan!

3. Satu hal baik apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini agar penggunaan sarana persembahyanganmu mencerminkan Tri Kaya Parisudha?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.