LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Memasangkan Nama Sarana Persembahyangan Bija dan Kuangen dengan Gambar Sarana yang Sesuai secara Mandiri
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Memasangkan Nama Sarana Persembahyangan Bija dan Kuangen dengan Gambar Sarana yang Sesuai secara Mandiri".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Memasangkan Nama Sarana Persembahyangan Bija dan Kuangen dengan Gambar Sarana yang Sesuai secara Mandiri
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 2
Bab 4 Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Memasangkan Nama Sarana Persembahyangan Bija dan Kuangen dengan Gambar Sarana yang Sesuai secara Mandiri INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aktivitas 1: Mengenal dan Menghubungkan Gambar Bija serta KuangenEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tariklah garis untuk memasangkan nama sarana persembahyangan 'Bija' dengan gambar sarana yang sesuai (Gambar A: butiran beras bersih di cawan kecil; Gambar B: rangkaian janur berbentuk kerucut berisi bunga dan uang kepeng). Ruang gambar 2. Tariklah garis untuk memasangkan nama sarana persembahyangan 'Kuangen' dengan gambar sarana yang sesuai (Gambar A: butiran beras bersih di cawan kecil; Gambar B: rangkaian janur berbentuk kerucut berisi bunga dan uang kepeng). Ruang gambar Format lembar berupa 2 kolom: Kolom kiri berisi dua kotak teks bertuliskan 'Bija' dan 'Kuangen'. Kolom kanan berisi dua kotak gambar (Gambar A: beras suci/bija, Gambar B: kuangen). Murid menarik garis penghubung dari teks ke gambar yang tepat. Kegiatan 2: Aktivitas 2: Memasangkan Kartu Nama Sarana pada Kotak Gambar yang TepatEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pasangkan kartu nama yang tepat untuk Kotak Gambar 1 yang menampilkan sarana kuangen! 2. Pasangkan kartu nama yang tepat untuk Kotak Gambar 2 yang menampilkan sarana bija! Format lembar berupa 2 kotak gambar berdampingan. Di bawah Kotak Gambar 1 (ilustrasi kuangen) dan Kotak Gambar 2 (ilustrasi bija) terdapat garis kosong untuk menuliskan kata pilihan: 'Kuangen' atau 'Bija'. Kegiatan 3: Aktivitas 3: Memasangkan Pasangan Sarana dalam Tabel PersembahyanganEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tentukan pasangan nama untuk Gambar 1 (butiran bija putih) dengan memilih huruf A (Bija) atau B (Kuangen)! Ruang tabel jawaban 2. Tentukan pasangan nama untuk Gambar 2 (kuangen yang dipegang saat kramaning sembah) dengan memilih huruf A (Bija) atau B (Kuangen)! Ruang tabel jawaban 3. Tentukan pasangan nama untuk Gambar 3 (bija kuning kunyit dalam mangkuk kecil) dengan memilih huruf A (Bija) atau B (Kuangen)! Ruang tabel jawaban 4. Tentukan pasangan nama untuk Gambar 4 (kuangen janur dengan bunga warna-warni) dengan memilih huruf A (Bija) atau B (Kuangen)! Ruang tabel jawaban Format berupa tabel 3 kolom: Kolom 1 'Nomor Butir', Kolom 2 'Tampilan Gambar Sarana (Gambar 1 s.d. Gambar 4)', Kolom 3 'Kode Pasangan Nama Sarana (Tuliskan Huruf A atau B)'. Di bagian bawah tabel disediakan baris refleksi murid. REFLEKSI1. Apakah kamu sudah dapat membedakan dan memasangkan gambar sarana Bija dan Kuangen secara tepat tanpa bantuan? 2. Bagian kegiatan memasangkan mana yang paling kamu sukai hari ini? 3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil memasangkan gambar sarana persembahyangan Bija dan Kuangen dengan benar? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.