LKPDPertemuan 5Bab 4Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Fungsi Sarana Persembahyangan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Fungsi Sarana Persembahyangan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Fungsi Sarana Persembahyangan

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Fungsi Sarana Persembahyangan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikFungsi Sarana Persembahyangan
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan fungsi masing-masing sarana persembahyangan seperti dupa, kwangen, bija, dan tirta.
  2. Murid dapat menjelaskan alasan menggunakan sarana dalam pelaksanaan persembahyangan.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan satu per satu dengan tertib dan penuh semangat.
  • Boleh bertanya kepada gurumu jika ada yang belum kamu mengerti.
  • Tulis namamu dan kelasmu di bagian atas lembar ini sebelum mulai.
  • Jaga kebersihan lembar kerjamu agar tetap rapi dan indah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Amati dan Cocokkan! 🌸

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD bergambar dupa, kwangen, bija, dan tirta
  • Pensil warna atau spidol untuk menarik garis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar empat sarana persembahyangan di bawah ini: dupa, kwangen, bija, dan tirta.
  2. Baca dengan pelan kalimat fungsi yang ada di sebelah kanan gambar.
  3. Tarik garis dari gambar sarana ke fungsinya yang tepat.
  4. Setelah selesai mencocokkan, tulis nama sarana dan fungsinya pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Cocokkan gambar sarana persembahyangan berikut dengan fungsinya! Tarik garis dari kolom kiri ke kolom kanan.

Kolom Kiri (Sarana):

  • Gambar Dupa
  • Gambar Kwangen
  • Gambar Bija
  • Gambar Tirta

Kolom Kanan (Fungsi):

  1. Sebagai saksi persembahyangan (lambang api/Agni)
    1. Pengantar perasaan hati kita kepada Hyang Widhi Wasa (lambang keindahan dan kesucian)
    2. Sarana permohonan benih-benih kebaikan kepada Hyang Widhi Wasa (lambang benih/biji)
    3. Menyucikan pikiran, perkataan, dan perbuatan (lambang pembersihan)
Ruang gambar

2. Sekarang tuliskan hasil cocokkanmu di tabel berikut ini!

NoNama SaranaFungsi Sarana
123
4

Gambar garis panah pada soal mencocokkan, lalu tulis jawaban di tabel 2 kolom: Nama Sarana dan Fungsi Sarana (4 baris).

Kegiatan 2: Ayo Pikirkan Bersama! 🤔💬

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduk bersama 2–3 temanmu membentuk kelompok kecil.
  2. Baca cerita pendek di bawah ini bersama-sama dengan suara pelan.
  3. Diskusikan pertanyaan yang ada bersama kelompokmu.
  4. Tuliskan jawaban kelompokmu di ruang yang tersedia.
  5. Siapkan diri untuk berbagi jawaban kepada teman-teman kelas.

Pertanyaan:

1. Bacalah cerita ini:

"Hari ini hari Purnama. Ayu dan Sudarma akan sembahyang bersama di sekolah. Ayu membawa kwangen yang harum dan segar. Sudarma membawa dupa yang siap dinyalakan. Bu Guru membawa tirta dalam sangku kecil. Bija sudah disiapkan di depan. Semua sarana sudah lengkap!"

Pertanyaan: Mengapa Ayu memilih membawa kwangen yang harum dan segar, bukan kwangen yang sudah layu? Ceritakan alasanmu!

2. Bayangkan kamu lupa membawa dupa saat akan sembahyang. Apa yang kamu rasakan? Mengapa dupa itu penting dalam persembahyangan? Diskusikan dengan kelompokmu lalu tuliskan jawaban bersama!

3. Tirta disebut sebagai lambang pembersihan. Menurut kelompokmu, apa saja yang dibersihkan oleh tirta saat sembahyang? Tulis jawabanmu!

Tulis jawaban diskusi kelompok dalam bentuk paragraf pendek (2–4 kalimat) untuk setiap pertanyaan. Gunakan nama anggota kelompok di bagian atas ruang jawaban.

Kegiatan 3: Ayo Berkreasi! Buat Kartu Sarana Persembahyanganku 🎨

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas karton kecil atau kertas HVS yang dipotong (ukuran sekitar 8x10 cm)
  • Pensil warna atau krayon
  • Lem atau selotip untuk menempel kartu
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil selembar kertas kecil yang sudah disiapkan gurumu (1 lembar untuk 1 kartu).
  2. Pilih salah satu sarana persembahyangan: dupa, kwangen, bija, atau tirta.
  3. Gambar sarana pilihanmu di bagian atas kartu dengan pensil warna.
  4. Di bawah gambar, tulis nama sarana dan fungsinya dalam 1–2 kalimat singkat.
  5. Hiasi kartumu agar menarik dan indah.
  6. Tempelkan kartumu di lembar LKPD pada kotak yang tersedia.
  7. Ceritakan kartumu kepada teman sebangkumu.

Pertanyaan:

1. Sarana persembahyangan apa yang kamu pilih untuk digambar? Tuliskan nama dan fungsinya di sini!

Nama sarana: _______________
Fungsi sarana: _______________

2. Menurutmu, mengapa kita perlu menggunakan sarana saat bersembahyang kepada Hyang Widhi Wasa? Tulis jawabanmu dengan kata-katamu sendiri!

3. Ceritakan kepada teman sebangkumu tentang kartu yang kamu buat. Setelah bercerita, tuliskan: sarana apa yang dipilih temanmu dan apa fungsinya?

Nama teman: _______________
Sarana yang dipilih: _______________
Fungsinya: _______________

Kotak tempel kartu (ukuran 8x10 cm) disediakan di lembar LKPD. Jawaban isian ditulis di baris yang tersedia di bawah setiap pertanyaan.

REFLEKSI

1. Sarana persembahyangan mana yang paling kamu ingat fungsinya hari ini? Ceritakan mengapa kamu mengingatnya!

2. Setelah belajar hari ini, apa yang ingin kamu lakukan saat kamu bersembahyang bersama keluargamu di rumah?

3. Bagaimana perasaanmu saat belajar tentang fungsi sarana persembahyangan hari ini? Beri tanda 😊 jika senang, 😐 jika biasa saja, atau 😕 jika masih bingung, lalu ceritakan alasannya.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.