LKPDPertemuan 3Bab 4Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Mengidentifikasi Sarana Persembahyangan melalui Pengamatan Wujud Fisik Bunga, Dupa, dan Tirta secara Langsung

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Mengidentifikasi Sarana Persembahyangan melalui Pengamatan Wujud Fisik Bunga, Dupa, dan Tirta secara Langsung".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Mengidentifikasi Sarana Persembahyangan melalui Pengamatan Wujud Fisik Bunga, Dupa, dan Tirta secara Langsung

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengidentifikasi Sarana Persembahyangan melalui Pengamatan Wujud Fisik Bunga, Dupa, dan Tirta secara Langsung

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengidentifikasi Sarana Persembahyangan melalui Pengamatan Wujud Fisik Bunga, Dupa, dan Tirta secara Langsung
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi sarana persembahyangan melalui pengamatan gambar atau wujud fisiknya

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan belajarmu dengan doa bersama.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu dengan tertib dan rukun.
  • Amati benda sarana persembahyangan nyata yang disiapkan gurumu di atas meja.
  • Tanyakan kepada bapak atau ibu guru jika ada petunjuk yang belum kamu mengerti.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Sentuh dan Amati Sarana Sembahyang

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Bunga segar aneka warna
  • Batang dupa harum
  • Mangkuk/sangku berisi tirta (air bersih jernih)
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah melingkar bersama kelompokmu di dekat meja pajangan sarana.
  2. Amati wujud fisik tiga benda nyata di hadapanmu: Bunga segar, Dupa (batang dupa), dan Tirta (air suci dalam wadah mangkuk/sangku).
  3. Sentuh dengan hati-hati permukaan benda-benda tersebut.
  4. Identifikasi ciri-ciri fisik masing-masing sarana dengan melengkapi kalimat rumpang yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Benda 1: Memiliki kelopak, warnanya cerah (merah/kuning/putih), dan beraroma wangi alami. Benda sarana persembahyangan ini berwujud fisik ...

2. Benda 2: Berbentuk batang lurus panjang, ada serbuk wangi di batangnya, dan mengeluarkan asap beraroma harum jika dinyalakan. Benda sarana persembahyangan ini berwujud fisik ...

3. Benda 3: Berwujud benda cair, tidak berwarna (bening), jernih, dan terasa sejuk di kulit saat disentuh. Benda sarana persembahyangan ini berwujud fisik ...

Tuliskan nama sarana yang tepat pada titik-titik di lembar LKPD untuk setiap butir soal (Butir 1: [.....], Butir 2: [.....], Butir 3: [.....]).

Kegiatan 2: Detektif Ciri Fisik Sarana Sembahyang

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Sarana persembahyangan fisik (bunga, dupa, tirta)
  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lihat kembali ketiga sarana (bunga, dupa, dan tirta) yang ada di meja belajarmu.
  2. Cocokkan ciri-ciri fisik yang tertera pada tabel dengan nama sarana persembahyangan yang benar.
  3. Berilah tanda centang (✓) pada kolom nama sarana yang memiliki ciri fisik tersebut.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel centang berikut sesuai dengan wujud fisik sarana yang diamati:

  1. Ciri fisik: Berbentuk batang padat dan ujungnya dapat mengeluarkan asap harum saat dinyalakan.
  2. Ciri fisik: Memiliki mahkota/kelopak berwarna-warni dan permukaan helainya lembut.
  3. Ciri fisik: Benda cair yang jernih, bersih, dan membasahi tangan saat dipercikkan.
Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom: Kolom 1 'Ciri-Ciri Fisik', Kolom 2 'Bunga', Kolom 3 'Dupa', Kolom 4 'Tirta'. Murid memberi tanda centang (✓) pada salah satu kolom sarana yang sesuai untuk ketiga baris ciri fisik.

Kegiatan 3: Memilah Sarana Berdasarkan Gambar dan Wujud Asli

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu gambar sarana (Bunga, Dupa, Tirta)
  • Wujud fisik sarana di atas meja
  • Penggaris dan pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 3 kartu gambar yang dibagikan guru: Kartu A (Gambar Bunga Kamboja Segar), Kartu B (Gambar Tiga Batang Dupa Wangi), Kartu C (Gambar Bejana Berisi Tirta Jernih).
  2. Ambil benda fisik asli di atas meja yang wujudnya sama persis dengan kartu gambar.
  3. Pasangkan huruf kartu gambar dengan nama sarana persembahyangan yang sesuai pada lembar kerja.
  4. Selesaikan kegiatan tepat waktu bersama kelompokmu, lalu lanjutkan dengan sesi refleksi dan penutup bersama guru.

Pertanyaan:

1. Tariklah garis lurus untuk memasangkan kartu gambar dengan nama sarana yang tepat:

  • Kartu A (Kelopak bunga berwarna putih-kuning)
  • Kartu B (Batang dupa dengan serbuk wangi cokelat)
  • Kartu C (Air tirta bening di dalam bejana kaca)
Ruang gambar

2. Diskusikan sebentar bersama teman sebangkumu: Jika ada bunga yang sudah layu kecokelatan dan kering, apakah wujud fisiknya masih sama dengan bunga segar yang kita amati hari ini? Tuliskan perbedaannya secara singkat!

Butir 1: Menarik garis penghubung dari kotak kartu gambar (A, B, C) ke kotak nama sarana ('Bunga', 'Dupa', 'Tirta'). Butir 2: Menuliskan perbedaan wujud fisik dalam 1-2 kalimat singkat pada kolom bergaris.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu saat melihat, menyentuh, dan mencium wujud fisik sarana persembahyangan hari ini?

2. Apakah kamu sekarang sudah bisa mengenali dan membedakan wujud fisik bunga, dupa, dan tirta saat bersembahyang di rumah atau pura?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.