LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Waktu dan Tata Cara Persembahyangan (Dainika Upasana)
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Waktu dan Tata Cara Persembahyangan (Dainika Upasana)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Waktu dan Tata Cara Persembahyangan (Dainika Upasana)
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 2
Bab 4 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Waktu dan Tata Cara Persembahyangan (Dainika Upasana) INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Mengenal Waktu Sembahyang! 🕐Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ayu sembahyang tiga kali sehari. Kapan saja waktu Ayu sembahyang? Hubungkan gambar jam dengan waktu sembahyang yang benar! 🌅 Pagi hari ➡ jam berapa kamu biasa sembahyang? 2. Lengkapi tabel di bawah ini! Tulis waktu sembahyang, nama doa/sembahyang pada waktu itu, dan apa yang kamu rasakan saat sembahyang.
3. Selain tiga waktu di atas, pada hari-hari suci seperti Purnama dan Tilem kita juga sembahyang bersama. Di mana biasanya kamu sembahyang saat hari suci? Jawab pertanyaan 1 dengan menuliskan jam di titik-titik yang tersedia. Jawab pertanyaan 2 dengan mengisi tabel 3 kolom: Waktu Sembahyang, Kamu Sedang Apa Sebelumnya, Perasaanmu Setelah Sembahyang. Jawab pertanyaan 3 dalam 1-2 kalimat. Kegiatan 2: Ayo Urutkan Hari Ayu! 🌟Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Urutkan kegiatan Ayu dari pagi hingga malam dengan menuliskan angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 pada kotak yang tersedia! [ ] Ayu tidur malam setelah sembahyang 2. Diskusikan bersama teman sebangkumu: Apakah urutan kegiatan harianmu mirip dengan Ayu? Apa yang sama dan apa yang berbeda? Tuliskan jawabanmu! 3. Mengapa Ayu selalu sembahyang meskipun ia masih anak-anak? Pilih jawaban yang menurutmu paling tepat dan beri tanda ✓! ( ) Karena disuruh orang tua dan takut dimarahi Ceritakan dengan kalimatmu sendiri, mengapa jawaban itu yang kamu pilih? Pertanyaan 1: tuliskan angka urutan di dalam kotak [ ] yang tersedia. Pertanyaan 2: tulis 2-3 kalimat hasil diskusi dengan teman. Pertanyaan 3: beri tanda centang pada pilihan yang benar, lalu tulis alasanmu dalam 2-3 kalimat. Kegiatan 3: Ayo Berkreasi — Jadwal Sembahyangku! 🎨Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarkan tiga jam yang menunjukkan waktu sembahyangmu setiap hari! Di bawah setiap jam, tuliskan:
Ruang gambar 2. Setelah membuat jadwalmu, ceritakan kepada teman di sebelahmu: Apa yang membuatmu semangat untuk selalu sembahyang setiap hari? Tulis satu kalimat jawabanmu di sini! 3. Tuliskan satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang sembahyang dalam agama Hindu! Pertanyaan 1: gunakan kotak besar yang tersedia untuk menggambar tiga jam dan menulis keterangan di bawahnya. Warnai gambarmu. Pertanyaan 2 dan 3: tulis masing-masing dalam 1-2 kalimat di baris yang tersedia. REFLEKSI1. Setelah belajar hari ini, waktu sembahyang apa saja yang sudah kamu lakukan dengan rutin? Apakah ada waktu yang kadang kamu lewatkan? Mengapa? 2. Bagaimana perasaanmu ketika kamu sembahyang dengan sungguh-sungguh? Ceritakan pengalamanmu! 3. Apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini agar kamu bisa lebih rutin bersembahyang sebagai tanda bhaktimu kepada Hyang Widhi Wasa? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.