LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Asesmen Sumatif Bab 4: Sarana Persembahyangan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 4: Sarana Persembahyangan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Asesmen Sumatif Bab 4: Sarana Persembahyangan
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 2
Bab 4 - Pertemuan 10
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Asesmen Sumatif Bab 4: Sarana Persembahyangan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Tunjukkan Yang Kamu Tahu! (Asesmen Tertulis)Estimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sembahyang dalam agama Hindu dilakukan untuk ... kepada Hyang Widhi Wasa.
2. Perhatikan daftar berikut ini:
Manakah yang merupakan sarana persembahyangan? Lingkari semua nomor yang benar. 3. Kwangen memiliki makna keindahan dalam persembahyangan. Dupa digunakan sebagai sarana yang melambangkan ... 4. Pasangkan sarana persembahyangan dengan fungsinya! Tarik garis dari kolom kiri ke kolom kanan yang tepat. Kolom Kiri (Sarana):
Kolom Kanan (Fungsi):
5. Mengapa kita perlu menggunakan sarana dalam persembahyangan? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri! 6. Sarana persembahyangan bisa berbeda-beda di setiap daerah di Indonesia. Sebutkan 1 contoh sarana yang digunakan di daerahmu! Tulis jawaban soal 1-4 langsung di samping soal atau pada garis yang tersedia. Untuk soal 5 dan 6, tulis jawaban uraian di dalam kotak bertulisan 'Jawabanku' yang telah disediakan (minimal 2 kalimat). Kegiatan 2: Ayo Lengkapi Tabel Hebatku! (Rangkuman Pengetahuan)Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel sarana persembahyangan berikut ini!
2. Dari tabel di atas, sarana mana yang paling sering kamu lihat saat keluargamu sembahyang? Tuliskan jawabanmu dan alasannya! Isi tabel 4 kolom yang tersedia: No., Nama Sarana, Bahan Utama, Fungsi/Makna. Untuk pertanyaan nomor 2, tulis jawabanmu di kotak 'Ceritaku' di bawah tabel (minimal 2 kalimat). Kegiatan 3: Ayo Tunjukkan Kemampuanmu! (Asesmen Keterampilan — Menggambar dan Menjelaskan)Estimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. KOTAK GAMBAR: Gambarlah sarana persembahyangan pilihanmu di kotak ini! Nama sarana yang kamu gambar: _______________ Ruang gambar 2. KARTU IDENTITAS SARANA — Isi kartu ini untuk sarana yang kamu gambar! Nama Sarana : _______________ 3. LANGKAH MEMBUAT — Tuliskan langkah-langkah cara membuat sarana yang kamu pilih! Gunakan angka 1, 2, 3 untuk urutannya.
(Boleh tambah langkah jika perlu!) 4. BINTANG REFLEKSI KETERAMPILAN — Berilah tanda bintang (★) untuk menilai kemampuanmu sendiri! Aku bisa menyebutkan nama sarana persembahyangan : ★ ★ ★ ★ ★ (lingkari) Gambar di kotak gambar berukuran besar yang tersedia. Isi Kartu Identitas Sarana di tabel 4 baris. Tulis langkah-langkah membuat di bagian bernomor. Lingkari bintang pada Bintang Refleksi Keterampilan. REFLEKSI1. Sarana persembahyangan apa yang paling berkesan bagimu? Mengapa sarana itu terasa istimewa? 2. Setelah belajar tentang sarana persembahyangan, apa yang ingin kamu ceritakan atau tunjukkan kepada orang tua atau keluargamu di rumah? 3. Apakah ada hal yang masih membuatmu bingung tentang sarana persembahyangan? Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.