LKPDPertemuan 9Bab 3Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Perilaku yang Baik terhadap Orang Suci Agama Hindu

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Perilaku yang Baik terhadap Orang Suci Agama Hindu". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Perilaku yang Baik terhadap Orang Suci Agama Hindu

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 3 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Perilaku yang Baik terhadap Orang Suci Agama Hindu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikPerilaku yang Baik terhadap Orang Suci Agama Hindu
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan perilaku yang harus ditunjukkan kepada Orang Suci agama Hindu dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat membedakan contoh perilaku yang baik dan kurang baik terhadap Orang Suci berdasarkan gambar yang disajikan guru.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan.
  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan dengan jujur dan penuh semangat.
  • Boleh bertanya kepada guru jika ada yang belum dipahami.
  • Tulis namamu di setiap lembar LKPD ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Mengamati dan Mengenal Perilaku Baik! 🙏

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar-gambar perilaku terhadap Orang Suci (disiapkan guru)
  • Pensil atau bolpoin
  • Krayon atau pensil warna (opsional untuk mewarnai tanda)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati gambar-gambar yang ditampilkan gurumu di depan kelas.
  2. Perhatikan baik-baik apa yang dilakukan anak-anak dalam gambar tersebut kepada Orang Suci.
  3. Tuliskan apa yang kamu lihat pada setiap gambar di tabel di bawah ini.
  4. Beri tanda ✅ jika menurutmu itu perilaku yang baik, atau tanda ❌ jika kurang baik.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan gambar yang kamu amati! Tuliskan apa yang dilakukan anak dalam gambar, lalu beri tanda ✅ atau ❌.

Ruang tabel jawaban

2. Dari gambar-gambar tadi, perilaku mana yang paling kamu sukai? Mengapa kamu suka perilaku itu?

Tabel 4 baris dan 3 kolom: kolom pertama 'Nomor Gambar', kolom kedua 'Yang Dilakukan Anak', kolom ketiga 'Baik ✅ / Kurang Baik ❌'. Di bawah tabel, sediakan 4 baris garis untuk jawaban uraian nomor 2.

Kegiatan 2: Ayo Belajar dan Menulis Perilaku Baik Kita! ✍️

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau bolpoin
  • Penggaris (untuk menarik garis pasangan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dengan nyaring kalimat-kalimat di dalam kotak di bawah ini bersama teman sebangkumu.
  2. Diskusikan bersama temanmu: apakah kalimat itu termasuk perilaku baik atau kurang baik terhadap Orang Suci?
  3. Jawab pertanyaan yang tersedia sesuai hasil diskusimu.
  4. Tulis jawabanmu dengan huruf yang rapi.

Pertanyaan:

1. Pasangkan setiap pernyataan di bawah ini dengan kata 'BAIK' atau 'KURANG BAIK' dengan cara menarik garis!

  1. Mengucapkan salam 'Om Swastyastu' saat bertemu Orang Suci.
  2. Berlari-lari dan berteriak di depan Orang Suci.
  3. Mendengarkan nasihat Orang Suci dengan penuh perhatian.
  4. Memotong pembicaraan Orang Suci.
  5. Ber-punia (berdana) dengan ikhlas kepada Orang Suci.
  6. Berbicara dengan nada tinggi kepada Orang Suci.
Ruang gambar

2. Sebutkan 3 (tiga) perilaku baik yang bisa kamu lakukan sehari-hari kepada Orang Suci! Tuliskan pada kolom di bawah ini.

3. Mengapa kita harus bersikap hormat kepada Orang Suci? Tuliskan alasanmu dalam 2 kalimat.

Untuk nomor 1: dua kolom yang dihubungkan garis (kolom kiri berisi 6 pernyataan, kolom kanan berisi kata 'BAIK' dan 'KURANG BAIK'). Untuk nomor 2: tabel 3 baris bernomor 1–3. Untuk nomor 3: 3 baris garis kosong.

Kegiatan 3: Ayo Bermain Peran dan Berbagi Cerita! 🎭

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu situasi (disiapkan guru, berisi 3–4 skenario singkat)
  • Pensil atau bolpoin

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kecil bersama 2 atau 3 temanmu.
  2. Pilih satu situasi dari kartu situasi yang diberikan gurumu.
  3. Diskusikan dalam kelompok: bagaimana cara bersikap yang baik dalam situasi tersebut?
  4. Peragakan (simulasikan) situasi itu di depan kelompokmu selama kurang lebih 1 menit.
  5. Setelah bermain peran, jawab pertanyaan di bawah ini secara mandiri.

Pertanyaan:

1. Situasi apa yang kelompokmu peragakan? Ceritakan dengan singkat apa yang kalian lakukan dalam permainan peran tadi.

2. Lengkapi tabel berikut! Tuliskan 2 perilaku BAIK dan 2 perilaku KURANG BAIK terhadap Orang Suci yang kamu ketahui sekarang.

Ruang tabel jawaban

3. Ceritakan satu pengalamanmu bertemu atau melihat Orang Suci. Perilaku baik apa yang sudah kamu tunjukkan saat itu?

Untuk nomor 1: 4 baris garis kosong untuk cerita singkat. Untuk nomor 2: tabel 2 kolom ('Perilaku BAIK' dan 'Perilaku KURANG BAIK') masing-masing 2 baris. Untuk nomor 3: 4 baris garis kosong untuk cerita pengalaman.

REFLEKSI

1. Perilaku baik apa yang sudah kamu lakukan kepada Orang Suci? Ceritakan dengan bangga!

2. Adakah perilaku yang belum baik yang ingin kamu perbaiki? Apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini?

3. Bagaimana perasaanmu setelah belajar tentang cara bersikap kepada Orang Suci hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.