LKPDPertemuan 6Bab 3Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Syarat-Syarat Menjadi Orang Suci Agama Hindu (Pendalaman dan Simulasi)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Syarat-Syarat Menjadi Orang Suci Agama Hindu (Pendalaman dan Simulasi)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Syarat-Syarat Menjadi Orang Suci Agama Hindu (Pendalaman dan Simulasi)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 3 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Syarat-Syarat Menjadi Orang Suci Agama Hindu (Pendalaman dan Simulasi)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikSyarat-Syarat Menjadi Orang Suci Agama Hindu (Pendalaman dan Simulasi)
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mencari dan mempresentasikan nama serta syarat Orang Suci agama Hindu yang ada di lingkungan daerahnya secara berkelompok.
  2. Murid dapat menjelaskan kembali syarat-syarat Orang Suci agama Hindu melalui kegiatan tanya jawab dan simulasi sederhana.

PETUNJUK UMUM

  • Ananda yang Ayom, LKPD ini akan membantu kalian belajar tentang Orang Suci agama Hindu yang ada di lingkungan kita.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan hati gembira dan penuh perhatian.
  • Untuk kegiatan kelompok, bekerjalah dengan teman-teman secara rukun dan saling membantu.
  • Dengarkan petunjuk guru sebelum memulai setiap kegiatan.
  • Tulislah jawaban dengan rapi dan jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mencari Orang Suci di Daerahku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan pensil warna
  • Kertas untuk mencatat hasil diskusi
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. Diskusikan bersama teman kelompok: Siapa saja Orang Suci agama Hindu yang ada di daerah kalian?
  3. Tanyakan kepada guru atau ingat-ingat pelajaran sebelumnya tentang nama-nama Orang Suci tersebut.
  4. Tuliskan nama Orang Suci beserta syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi Orang Suci.
  5. Siapkan hasil diskusi kalian untuk dipresentasikan di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan nama-nama Orang Suci agama Hindu yang ada di daerah kalian! (minimal 3 nama)

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan 5 syarat-syarat untuk menjadi Orang Suci (Sulinggih atau Dwi Jati) berdasarkan hasil diskusi kelompok kalian!

Ruang tabel jawaban

Sediakan tabel dengan 2 kolom: Kolom 1 untuk nomor dan nama Orang Suci (3 baris), Kolom 2 untuk tabel syarat-syarat dengan 3 kolom (No., Syarat, Penjelasan Singkat) sebanyak 5 baris.

Kegiatan 2: Tanya Jawab Cerdas tentang Orang Suci

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah semua kelompok selesai presentasi, mari kita bermain tanya jawab!
  2. Guru akan memberikan beberapa pertanyaan tentang syarat-syarat Orang Suci.
  3. Angkat tangan kalian jika ingin menjawab.
  4. Jawablah pertanyaan dengan percaya diri.
  5. Tuliskan jawaban kalian di lembar kerja ini.

Pertanyaan:

1. Apa yang dimaksud dengan Dwi Jati?

2. Mengapa seorang Sulinggih harus memiliki budi pekerti luhur?

3. Berilah tanda (✓) pada pernyataan yang BENAR tentang syarat menjadi Orang Suci!

Ruang tabel jawaban

Sediakan 5-7 baris untuk jawaban uraian nomor 1 dan 2. Untuk nomor 3, sediakan tabel dengan 3 kolom (No., Pernyataan, Benar/Salah) berisi 5 pernyataan: 1) Harus melalui Dwi Jati, 2) Harus sehat jasmani dan rohani, 3) Harus memiliki budi pekerti luhur, 4) Harus masih muda agar kuat, 5) Tidak perlu belajar ilmu agama terlalu dalam.

Kegiatan 3: Simulasi: Aku Belajar Menjadi Seperti Orang Suci

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan pensil warna
  • Lembar kerja
  • Kreativitas dan keberanian

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang giliran kalian untuk bermain peran!
  2. Dalam kelompok, pilih 2 orang: 1 orang menjadi 'Orang Suci', dan 1 orang menjadi 'umat yang bertanya'.
  3. Yang berperan sebagai Orang Suci akan menunjukkan sikap baik dan memberikan nasihat sederhana.
  4. Yang berperan sebagai umat akan bertanya tentang cara berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Lakukan simulasi di depan kelas secara bergantian dengan kelompok lain.
  6. Setelah simulasi, tuliskan pengalaman kalian di lembar kerja.

Pertanyaan:

1. Siapa yang berperan sebagai Orang Suci dan umat dalam kelompok kalian?

2. Tuliskan 3 sikap baik yang ditunjukkan oleh 'Orang Suci' dalam simulasi kelompok kalian!

Ruang tabel jawaban

3. Apa yang kalian rasakan saat melakukan simulasi ini? Apakah menyenangkan? Apa yang kalian pelajari?

4. Gambarlah wajah tersenyum (☺) jika kalian suka dengan kegiatan simulasi ini, atau wajah sedih (☹) jika tidak suka. Lalu ceritakan alasannya!

Ruang gambar

Sediakan 2 baris untuk nomor 1 (nama peran). Untuk nomor 2, sediakan tabel 2 kolom (No., Sikap Baik) 3 baris. Untuk nomor 3, sediakan 7-10 baris untuk uraian. Untuk nomor 4, sediakan kotak gambar dan 3-5 baris untuk alasan.

REFLEKSI

1. Apa yang paling berkesan dari pelajaran hari ini tentang Orang Suci agama Hindu?

2. Sikap baik apa dari Orang Suci yang ingin kalian tiru dalam kehidupan sehari-hari?

3. Bagaimana perasaan kalian setelah belajar dan bermain peran tentang Orang Suci?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.