LKPDPertemuan 5Bab 3Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Mengelompokkan Perilaku Subha Karma dan Asubha Karma terhadap Orang Suci Agama Hindu secara Terbimbing

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Mengelompokkan Perilaku Subha Karma dan Asubha Karma terhadap Orang Suci Agama Hindu secara Terbimbing".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 2: Mengelompokkan Perilaku Subha Karma dan Asubha Karma terhadap Orang Suci Agama Hindu secara Terbimbing

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 3 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengelompokkan Perilaku Subha Karma dan Asubha Karma terhadap Orang Suci Agama Hindu secara Terbimbing

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengelompokkan Perilaku Subha Karma dan Asubha Karma terhadap Orang Suci Agama Hindu secara Terbimbing
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengelompokkan perilaku Subha Karma dan Asubha Karma terhadap orang suci agama Hindu

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Tuliskan nama lengkap dan nomor presensimu di bagian atas lembar kerja.
  • Perhatikan setiap gambar dan baca kalimat perilaku terhadap Orang Suci dengan saksama.
  • Kelompokkan perilaku yang tergolong Subha Karma (perilaku baik) dan Asubha Karma (perilaku tidak baik).
  • Tanyakan kepada Bapak atau Ibu Guru jika ada petunjuk yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memilah Kartu Perilaku terhadap Orang Suci

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 6 pernyataan perilaku terhadap Orang Suci pada daftar soal dengan cermat.
  2. Tentukan apakah perilaku tersebut termasuk Subha Karma (perbuatan baik) atau Asubha Karma (perbuatan tidak baik).
  3. Tuliskan tanda centang (✓) pada kolom Subha Karma atau Asubha Karma yang sesuai di tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Perilaku: Mengucapkan salam panganjali 'Om Swastyastu' dengan merapatkan kedua telapak tangan di dada saat bertemu Sulinggih.

Ruang tabel jawaban

2. Perilaku: Berbicara keras, berteriak-teriak, dan memotong pembicaraan saat Orang Suci sedang memberikan wejangan.

Ruang tabel jawaban

3. Perilaku: Mendengarkan nasihat dan petunjuk kebaikan dari Orang Suci dengan tenang dan sungguh-sungguh.

Ruang tabel jawaban

4. Perilaku: Menertawakan atau mengejek busana suci serba putih yang dikenakan oleh Orang Suci.

Ruang tabel jawaban

5. Perilaku: Membantu menyerahkan canang sari atau perlengkapan puja saat Orang Suci memimpin upacara.

Ruang tabel jawaban

6. Perilaku: Lewat melintas di depan Orang Suci tanpa membungkukkan badan dan tanpa permisi.

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: Kolom 1 'Nomor & Pernyataan Perilaku' (1-6), Kolom 2 'Subha Karma (Perbuatan Baik)' [beri tanda ✓], Kolom 3 'Asubha Karma (Perbuatan Tidak Baik)' [beri tanda ✓].

Kegiatan 2: Mengelompokkan Gambar Perilaku ke Kantong Pilihan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Pensil warna (opsional untuk menandai)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amatilah 4 ilustrasi perilaku murid saat berada di dekat Orang Suci berikut.
  2. Ilustrasi A: Ayu duduk bersila rapi dan mencakupkan tangan saat Pandita memercikkan tirtha.
  3. Ilustrasi B: Wayan berlari-lari sambil melempar sandal di area pasraman tempat Orang Suci sedang beristirahat.
  4. Ilustrasi C: Made menaruh sesari (punia) secara sopan di dekat tempat pemujaan Orang Suci.
  5. Ilustrasi D: Ketut berbohong kepada Pinandita ketika ditanya tentang tugas persembahyangannya.
  6. Tuliskan huruf ilustrasi (A, B, C, atau D) ke dalam kolom kelompok yang benar: Kantong Subha Karma atau Kantong Asubha Karma.

Pertanyaan:

1. Kelompokkan huruf ilustrasi yang termasuk ke dalam kelompok 'Subha Karma terhadap Orang Suci'!

2. Kelompokkan huruf ilustrasi yang termasuk ke dalam kelompok 'Asubha Karma terhadap Orang Suci'!

Dua kotak pengelompokan bertuliskan: Kotak 1 'Kantong Subha Karma (Perilaku Baik)' [tulis huruf ilustrasi], Kotak 2 'Kantong Asubha Karma (Perilaku Buruk)' [tulis huruf ilustrasi].

Kegiatan 3: Pengelompokan Situasi Nyata Bersama Pasangan Belajar

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Buku teks Pendidikan Agama Hindu Kelas 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah berpasangan bersama teman sebangkumu.
  2. Diskusikan 4 situasi nyata berikut, lalu masukkan nomor situasinya ke dalam keranjang yang tepat (Subha Karma atau Asubha Karma):
  3. Situasi 1: Menyapa Pinandita di pura dengan senyum ramah dan menundukkan kepala tanda hormat.
  4. Situasi 2: Membantah nasihat Orang Suci dengan nada bicara ketus.
  5. Situasi 3: Berkata jujur dan tidak berbohong saat meminta tuntunan kepada Orang Suci.
  6. Situasi 4: Mengganggu Orang Suci yang sedang berkonsentrasi memimpin doa (puja) dengan mengajak bicara sembarangan.
  7. Lengkapi pula kegiatan refleksi diri bersama guru di akhir sesi.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil diskusi berpasangan, situasi nomor berapa sajakah yang kalian masukkan ke dalam kelompok Subha Karma?

2. Berdasarkan hasil diskusi berpasangan, situasi nomor berapa sajakah yang kalian masukkan ke dalam kelompok Asubha Karma?

Bagan 2 Keranjang: Keranjang Subha Karma (isi nomor situasi dan tanda tangan teman pasangan), Keranjang Asubha Karma (isi nomor situasi dan tanda tangan teman pasangan).

REFLEKSI

1. Apakah kamu sudah bisa membedakan mana perilaku Subha Karma (baik) dan Asubha Karma (tidak baik) terhadap Orang Suci?

2. Dari perilaku Subha Karma yang telah kamu kelompokkan hari ini, perilaku hormat mana yang paling sering kamu lakukan saat bertemu Orang Suci di pura atau pasraman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.