LKPDPertemuan 6Bab 3Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengidentifikasi Perilaku Subha Karma Berbuat Baik dalam Kehidupan Sehari-hari yang Selaras dengan Tri Kaya Parisudha

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Mengidentifikasi Perilaku Subha Karma Berbuat Baik dalam Kehidupan Sehari-hari yang Selaras dengan Tri Kaya Parisudha".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengidentifikasi Perilaku Subha Karma Berbuat Baik dalam Kehidupan Sehari-hari yang Selaras dengan Tri Kaya Parisudha

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 3 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengidentifikasi Perilaku Subha Karma Berbuat Baik dalam Kehidupan Sehari-hari yang Selaras dengan Tri Kaya Parisudha

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengidentifikasi Perilaku Subha Karma Berbuat Baik dalam Kehidupan Sehari-hari yang Selaras dengan Tri Kaya Parisudha
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi perilaku Subha Karma yang selaras dengan Tri Kaya Parisudha

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan belajarmu dengan berdoa bersama guru dan teman-teman.
  • Dengarkan penjelasan dan petunjuk yang dibacakan oleh guru dengan saksama.
  • Amati gambar cerita dan teks sederhana pada setiap lembar kegiatan.
  • Beri tanda atau garis sesuai perintah pada setiap nomor soal.
  • Jika ada hal yang belum kamu pahami, tanyakan langsung kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Memilih Perilaku Subha Karma (Berbuat Baik)

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau krayon warna hitam
  • Lembar gambar aktivitas harian anak

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 3 gambar aktivitas anak pada lembar kerja.
  2. Kenali mana yang merupakan perbuatan baik (Subha Karma) dan mana yang bukan perbuatan baik.
  3. Beri tanda centang (✓) pada lingkaran di bawah gambar yang menunjukkan perilaku Subha Karma.
  4. Beri tanda silang (✗) pada lingkaran di bawah gambar yang BUKAN perilaku Subha Karma.

Pertanyaan:

1. Gambar A: Ayu sedang membantu ibu menyapu lantai rumah. Apakah perilaku ini termasuk Subha Karma?

Ruang gambar

2. Gambar B: Made berebut mainan hingga temannya menangis. Apakah perilaku ini termasuk Subha Karma?

Ruang gambar

3. Gambar C: Wayan membagi bekal rotinya kepada teman yang tidak membawa makanan. Apakah perilaku ini termasuk Subha Karma?

Ruang gambar

Format ruang jawaban berupa 3 kotak gambar (Gambar A: Membantu ibu menyapu, Gambar B: Berebut mainan, Gambar C: Membagi bekal makanan) dengan lingkaran kosong di bagian bawah tiap gambar untuk diberi tanda centang (✓) atau silang (✗).

Kegiatan 2: Menghubungkan Perilaku Baik dengan Tri Kaya Parisudha

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan guru membacakan 3 bagian Tri Kaya Parisudha: Manacika (berpikir baik), Wacika (berkata baik), dan Kayika (berbuat baik).
  2. Dengarkan pernyataan perilaku Subha Karma di kolom sebelah kiri.
  3. Tariklah garis lurus dari kotak pernyataan perilaku Subha Karma ke kotak bagian Tri Kaya Parisudha yang sesuai di kolom sebelah kanan.

Pertanyaan:

1. Tarik garis untuk perilaku: 'Mengucapkan kata tolong dan terima kasih dengan sopan'. Bagian Tri Kaya Parisudha manakah yang sesuai?

Ruang tabel jawaban

2. Tarik garis untuk perilaku: 'Membantu menuntun teman yang terjatuh di halaman'. Bagian Tri Kaya Parisudha manakah yang sesuai?

Ruang tabel jawaban

3. Tarik garis untuk perilaku: 'Mendoakan teman yang sedang sakit agar lekas sembuh'. Bagian Tri Kaya Parisudha manakah yang sesuai?

Ruang tabel jawaban

Format lembar menjodohkan dua kolom. Kolom Kiri memuat 3 kotak pernyataan: (1) Mengucapkan tolong dan terima kasih, (2) Membantu menuntun teman terjatuh, (3) Mendoakan teman lekas sembuh. Kolom Kanan memuat 3 kotak sasaran: [Kayika Parisudha], [Manacika Parisudha], [Wacika Parisudha]. Tersedia titik penghubung untuk menarik garis.

Kegiatan 3: Mengelompokkan Contoh Perilaku Baik Sehari-hari

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan daftar 4 perilaku pada lembar kerja.
  2. Klasifikasikan setiap perilaku apakah termasuk Subha Karma yang selaras dengan 'Wacika' (berkata baik) atau 'Kayika' (berbuat baik).
  3. Tuliskan huruf 'W' jika termasuk Wacika (berkata baik), atau huruf 'K' jika termasuk Kayika (berbuat baik) pada kotak di sebelah pernyataan.
  4. Kegiatan diakhiri dengan tanya jawab singkat dan refleksi belajar bersama guru.

Pertanyaan:

1. Menyapa teman dan guru dengan salam ramah setiap pagi (Tulis 'W' atau 'K').

2. Membuang bungkus makanan ke tempat sampah (Tulis 'W' atau 'K').

3. Berbicara jujur kepada orang tua tanpa berbohong (Tulis 'W' atau 'K').

4. Merapikan buku dan alat tulis ke dalam tas setelah belajar (Tulis 'W' atau 'K').

Format tabel 2 kolom: Kolom 1 berisi teks pernyataan perilaku 1 s.d. 4; Kolom 2 berisi kotak kosong persegi tempat murid menuliskan satu huruf kode: 'W' untuk Wacika atau 'K' untuk Kayika.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan tadi, perbuatan baik (Subha Karma) apa saja yang sudah sering kamu lakukan di sekolah atau di rumah?

2. Bagaimana perasaan hatimu ketika berhasil mengenali dan melakukan perbuatan yang baik kepada orang lain?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.