LKPDPertemuan 2Bab 7Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mensintesis Pendekatan Holistik Berbasis Musyawarah Mufakat untuk Masalah Kebersihan dan Kelestarian Lingkungan Sekolah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Mensintesis Pendekatan Holistik Berbasis Musyawarah Mufakat untuk Masalah Kebersihan dan Kelestarian Lingkungan Sekolah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mensintesis Pendekatan Holistik Berbasis Musyawarah Mufakat untuk Masalah Kebersihan dan Kelestarian Lingkungan Sekolah

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 7 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mensintesis Pendekatan Holistik Berbasis Musyawarah Mufakat untuk Masalah Kebersihan dan Kelestarian Lingkungan Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMensintesis Pendekatan Holistik Berbasis Musyawarah Mufakat untuk Masalah Kebersihan dan Kelestarian Lingkungan Sekolah
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mensintesis pendekatan holistik untuk menyelesaikan masalah kelestarian lingkungan secara musyawarah mufakat di sekolah

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bentuklah kelompok kecil bersama 3-4 orang temanmu.
  • Bacalah setiap teks pengantar dan petunjuk kegiatan dengan teliti.
  • Gunakan semangat musyawarah mufakat: dengarkan pendapat teman, sampaikan usulan dengan santun, dan padukan ide menjadi kesepakatan bersama demi kelestarian sekolah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghubungkan Sudut Pandang Masalah Kelestarian Sekolah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks siswa
  • Alat tulis
  • Pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks kasus 'Taman Sekolah Wirya yang Kering dan Berserak Sampah'.
  2. Konteks kasus: Di halaman belakang sekolah, tanaman bunga mengering karena jadwal penyiraman tidak teratur, sampah plastik berserakan setelah jam istirahat, dan saluran air tersumbat daun kering.
  3. Diskusikan bersama kelompok: kaitkan aspek fisik lingkungan, kebiasaan warga sekolah, dan nilai kepedulian bersama.
  4. Sintesiskan keterkaitan unsur-unsur tersebut ke dalam tabel analisis masalah terpadu.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kasus taman sekolah, lengkapi tabel keterkaitan antara kondisi fisik, perilaku warga sekolah, dan dampaknya agar terlihat masalah kelestarian lingkungan secara menyeluruh!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris di lembar kerja dengan kolom: [Unsur Masalah Lingkungan], [Kebiasaan Warga Sekolah Penyebabnya], [Dampak yang Saling Berkaitan].

Kegiatan 2: Musyawarah Mufakat Merumuskan Gagasan Solusi Terpadu

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kelompok
  • Kertas plano/catatan diskusi
  • Spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah melingkar bersama kelompok untuk bermusyawarah.
  2. Setiap anggota kelompok mengusulkan satu solusi sederhana dari sudut pandang berbeda (tindakan nyata merawat tanaman, pengelolaan sampah, dan aturan bersama).
  3. Lakukan mufakat: padukan usulan-usulan yang terpisah tersebut menjadi satu kesatuan pendekatan terpadu (holistik) yang dapat dijalankan bersama di sekolah.

Pertanyaan:

1. Tuliskan gagasan dari masing-masing anggota kelompok saat musyawarah, lalu padukan (sintesiskan) gagasan-gagasan tersebut menjadi satu kesepakatan solusi mufakat yang utuh!

Format diagram sintesis: 3 kotak usulan anggota musyawarah mengerucut ke 1 kotak besar 'Kesepakatan Solusi Mufakat Terpadu'.

Kegiatan 3: Mensintesis Kerangka Pendekatan Holistik Berbasis Mufakat

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Susunlah rencana terpadu hasil musyawarah kelompok ke dalam 'Bagan Pendekatan Holistik Kelestarian Sekolah'.
  2. Pastikan bagan memuat keterpaduan tiga pilar: (1) Perilaku/Kesadaran Batin Siswa, (2) Aksi Nyata Bersama di Lingkungan Sekolah, dan (3) Aturan/Kesepakatan Mufakat Sekolah.
  3. Jawab pertanyaan telaah untuk memastikan pendekatan yang dirancang bersifat menyeluruh dan saling mendukung.
  4. Gunakan sisa waktu untuk mengisi refleksi pribadi dan mendengarkan penguatan penutup dari guru.

Pertanyaan:

1. Sintesiskan rencana penyelesaian masalah lingkungan kelompokmu ke dalam 3 pilar pendekatan holistik (Kesadaran Diri, Tindakan Nyata, Kesepakatan Bersama) dalam tabel!

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa dalam menyelesaikan masalah kelestarian sekolah, cara musyawarah mufakat dan pendekatan menyeluruh (holistik) lebih berhasil dibandingkan menyuruh satu anak bekerja sendirian?

Tabel 3 kolom untuk pertanyaan 1: [Pilar Kesadaran Diri], [Pilar Tindakan Nyata Kelestarian], [Pilar Kesepakatan Mufakat]. Kolom uraian bergaris (4-5 baris) untuk pertanyaan 2.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu menyampaikan usulan secara santun dan menghargai pendapat teman saat musyawarah kelompok tadi?

2. Menurutmu, apa hal terpenting yang harus dipadukan agar lingkungan sekolah kita tetap bersih, hijau, dan lestari setiap hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.