LKPDPertemuan 1Bab 7Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mengevaluasi Efektivitas Kesempurnaan (Parami) dan Tolong-Menolong dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Rumah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Mengevaluasi Efektivitas Kesempurnaan (Parami) dan Tolong-Menolong dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Rumah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mengevaluasi Efektivitas Kesempurnaan (Parami) dan Tolong-Menolong dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Rumah

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 7 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengevaluasi Efektivitas Kesempurnaan (Parami) dan Tolong-Menolong dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Rumah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengevaluasi Efektivitas Kesempurnaan (Parami) dan Tolong-Menolong dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Rumah
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi efektivitas implementasi kesempurnaan (parami) melalui sikap tolong-menolong antarsesama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di rumah

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa pembuka dan setiap petunjuk dengan saksama dan penuh kesadaran.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan saling menghargai saat berdiskusi bersama teman sekelompok.
  • Gunakan kemampuan menalarmu untuk menilai efektivitas sikap tolong-menolong berbasis parami dalam menjaga kebersihan rumah.
  • Tuliskan hasil evaluasimu dengan rapi pada kolom atau format ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menilai Efektivitas Dua Cara Kerja Membersihkan Halaman Rumah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Pendidikan Agama Buddha Kelas 4
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua cerita singkat tentang cara membersihkan halaman rumah di bawah ini.
  2. Cerita A: Soni membersihkan halaman rumah yang penuh daun kering sendirian tanpa mau meminta bantuan atau bekerja sama dengan adik dan kakaknya. Ia kelelahan, membutuhkan waktu 3 jam, dan sebagian sampah masih tercecer.
  3. Cerita B: Metta, kakak, dan adiknya saling tolong-menolong membagi tugas membersihkan halaman rumah dengan semangat kemurahan hati (dana parami tenaga) dan semangat bersemangat (viriya parami). Metta menyapu, kakak mengumpulkan ke kantong kompos, dan adik mencabuti rumput liar. Dalam waktu 45 menit, seluruh halaman bersih rapi.
  4. Evaluasilah mana cara yang lebih efektif dan berikan alasan penilaianmu berdasarkan sikap tolong-menolong dan parami pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Cerita A dan Cerita B, cara manakah yang lebih efektif dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah? Berikan 2 alasan penilaianmu yang membandingkan hasil kerja, waktu, dan sikap tolong-menolong!

2. Lengkapilah penilaian efektivitas penerapan nilai parami dalam tolong-menolong pada Cerita B: sebutkan nilai parami apa yang bekerja (misal: viriya/semangat atau dana/berdana tenaga) dan bagaimana pengaruhnya terhadap keberhasilan menjaga kebersihan rumah!

Tuliskan jawaban pada format uraian dan isian terstruktur: 1) Pilihan cara lebih efektif (A/B) beserta 2 poin alasan pembanding; 2) Isian nama parami dan pengaruh nyatanya terhadap kebersihan rumah.

Kegiatan 2: Evaluasi Praktik Parami dalam Situasi Menjaga Kebersihan Rumah

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Pena/pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 3 studi kasus situasi kebersihan di rumah berikut ini bersama teman kelompokmu.
  2. Kasus 1: Ibu sedang mencuci tumpukan piring kotor di dapur sendirian setelah makan bersama. Anak hanya menonton TV.
  3. Kasus 2: Got depan rumah tersumbat sampah daun. Ayah dan anak bergotong royong membersihkannya dengan sabar (khanti parami) dan tolong-menolong sehingga saluran air lancar dan tidak menjadi sarang nyamuk.
  4. Kasus 3: Kakak menolak diajak adik menyiram dan merawat tanaman di teras karena malas, sehingga tanaman layu dan halaman berdebu.
  5. Evaluasilah setiap kasus dalam tabel evaluasi: apakah penerapannya sudah efektif atau belum efektif, nilai parami apa yang dilanggar atau dipraktikkan, serta berikan rekomendasi perbaikannya!

Pertanyaan:

1. Isilah tabel evaluasi efektivitas tolong-menolong dan parami untuk Kasus 1, Kasus 2, dan Kasus 3 sesuai kolom: [Kasus] | [Efektif / Belum Efektif] | [Analisis Nilai Parami & Kerja Sama] | [Rekomendasi Tindakan Lebih Efektif]!

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom: Kolom 1 (Kasus), Kolom 2 (Penilaian Efektivitas: Efektif/Belum Efektif), Kolom 3 (Analisis Parami & Sikap Tolong-Menolong), Kolom 4 (Rekomendasi Perbaikan Praktik).

Kegiatan 3: Diskusi Penilaian Solusi Tolong-Menolong untuk Masalah Sampah Rumah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano / lembar diskusi kelompok
  • Spidol warna / alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah dalam kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Diskusikan skenario masalah berikut: 'Keluarga Ananda memiliki masalah tumpukan sampah dapur yang menumpuk dan bau karena tidak ada jadwal bersama untuk memilah dan membuangnya.'
  3. Tersedia 2 usulan rencana pemecahan:
  4. Usulan Solusi 1: Membayar orang luar untuk membersihkan setiap hari tanpa ada keterlibatan anggota keluarga sama sekali.
  5. Usulan Solusi 2: Musyawarah keluarga untuk membuat jadwal tolong-menolong memilah sampah organik dan anorganik setiap sore dengan tekad kuat (adhitthana parami) dan semangat (viriya parami).
  6. Bandingkan dan evaluasi efektivitas kedua usulan tersebut dalam jangka panjang bagi kebersihan rumah dan pembentukan budi pekerti keluarga.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil diskusi kelompok, usulan manakah yang paling efektif dan berkesinambungan untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah sekaligus melatih parami keluarga? Kemukakan 3 pertimbangan hasil evaluasimu!

Format laporan diskusi kelompok: 1) Pilihan solusi yang dinilai paling efektif; 2) Tiga poin pertimbangan evaluatif hasil telaah kelompok.

REFLEKSI

1. Setelah mengevaluasi berbagai kegiatan tadi, sikap tolong-menolong berbasis parami apa yang sudah berhasil kamu terapkan secara efektif di rumahmu?

2. Apakah ada kebiasaan menjaga kebersihan di rumahmu yang selama ini belum efektif? Tindakan tolong-menolong apa yang akan kamu ubah agar lingkungan rumahmu menjadi lebih bersih dan asri?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.