LKPDPertemuan 1Bab 6Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Merefleksikan Nilai-Nilai Pancasila Buddhis dalam Melaksanakan Aturan Kebersihan dan Hidup Sehat di Rumah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Merefleksikan Nilai-Nilai Pancasila Buddhis dalam Melaksanakan Aturan Kebersihan dan Hidup Sehat di Rumah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Merefleksikan Nilai-Nilai Pancasila Buddhis dalam Melaksanakan Aturan Kebersihan dan Hidup Sehat di Rumah

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 6 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Merefleksikan Nilai-Nilai Pancasila Buddhis dalam Melaksanakan Aturan Kebersihan dan Hidup Sehat di Rumah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMerefleksikan Nilai-Nilai Pancasila Buddhis dalam Melaksanakan Aturan Kebersihan dan Hidup Sehat di Rumah
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merefleksikan nilai-nilai Pancasila Buddhis dalam melaksanakan aturan kebersihan dan hidup sehat di rumah

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap instruksi dan cerita pengantar dengan saksama dan penuh kesadaran.
  • Renungkan dan refleksikan tindakanmu di rumah dalam kaitannya dengan nilai Pancasila Buddhis.
  • Tuliskan jawabanmu dengan jujur dan rapi pada lembar yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghubungkan Sila Pertama (Cinta Kasih) dengan Kebersihan Rumah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha Kelas 4
  • Alat tulis/pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita singkat mengenai aturan membersihkan sarang nyamuk dan membuang sampah di rumah.
  2. Renungkan bagaimana aturan menjaga kebersihan rumah melindungi kesehatan anggota keluarga dan makhluk lain.
  3. Tuliskan refleksi hubungan sila pertama Pancasila Buddhis (menghindari pembunuhan dan mempraktikkan cinta kasih/metta-karuna) dengan aturan kebersihan rumah pada kolom yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Di rumah ada aturan menguras bak mandi dan membuang sampah pada tempatnya agar tidak menjadi sarang nyamuk demam berdarah. Mengapa mematuhi aturan kebersihan ini merupakan bentuk nyata mempraktikkan sila pertama Pancasila Buddhis (menjaga kehidupan dan cinta kasih) kepada keluargamu?

2. Ketika melihat genangan air kotor di halaman rumah yang kotor, tindakan pembersihan apa yang kamu lakukan dengan kesadaran menjaga keselamatan dan kesehatan bersama?

Tersedia 2 kotak isian uraian bergaris (masing-masing 3-4 baris) untuk menuliskan hasil refleksi hubungan kebersihan dan perlindungan kehidupan (sila ke-1).

Kegiatan 2: Refleksi Sila-Sila Pancasila Buddhis dalam Aturan Hidup Sehat di Rumah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Penggaris
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tabel yang berisi aturan kebersihan dan hidup sehat di rumah berikut ini.
  2. Refleksikan dan pasangkan setiap aturan dengan nilai sila dalam Pancasila Buddhis yang melandasinya (Sila ke-2: Kejujuran/tidak mengambil hak orang lain; Sila ke-4: Menjaga perkataan jujur/kebenaran; Sila ke-5: Menghindari zat berbahaya/menjaga kesadaran).
  3. Tuliskan alasan reflektif singkat mengapa aturan tersebut mencerminkan nilai sila yang kamu pilih.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel refleksi aturan hidup sehat di rumah berikut dengan menghubungkannya pada sila Pancasila Buddhis yang tepat:

  1. Aturan: Menghindari minuman beralkohol, rokok, atau makanan basi/berbahaya di rumah.
  2. Aturan: Mengakui terus terang kepada orang tua saat diri sedang merasa sakit atau belum mencuci tangan sebelum makan.
  3. Aturan: Menggunakan dan merawat alat kebersihan (sapu, pel) milik bersama di rumah dengan baik tanpa merusaknya.
Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom (Kolom 1: Aturan Hidup Bersih/Sehat; Kolom 2: Sila Pancasila Buddhis yang Terkait; Kolom 3: Alasan Reflektif Singkat).

Kegiatan 3: Cermin Refleksi Diri: Penerapan Kebersihan Rumah Berbasis Pancasila Buddhis

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok diskusi kecil beranggotakan 3-4 murid.
  2. Diskusikan bagaimana pengalaman kalian dalam mematuhi aturan kebersihan di rumah selama ini.
  3. Lakukan refleksi diri secara jujur: Apa manfaat batin dan jasmani yang kamu rasakan saat menjaga kebersihan rumah sesuai nilai-nilai moral Buddhis?
  4. Tuliskan kesimpulan refleksi kelompok pada lembar aktivitas.

Pertanyaan:

1. Bagikan hasil diskusimu: Mengapa melaksanakan aturan membersihkan rumah dengan hati yang ikhlas dan berlandaskan Pancasila Buddhis membuat pikiran kita menjadi lebih tenang dan bahagia dibandingkan jika melakukannya dengan terpaksa?

2. Tuliskan satu komitmen pribadimu dalam menjalankan satu aturan kebersihan rumah minggu ini sebagai wujud pengamalan nilai Pancasila Buddhis!

Kolom ringkasan diskusi kelompok dan bingkai 'Cermin Komitmen Diri' berhias untuk menuliskan komitmen pribadi dan refleksi akhir.

REFLEKSI

1. Nilai Pancasila Buddhis mana yang paling sering kamu ingat ketika membantu orang tua membersihkan rumah?

2. Bagaimana perasaanmu setelah memahami bahwa menjaga kebersihan dan kesehatan di rumah adalah bagian dari menjalankan ajaran Buddha?

3. Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi saat mematuhi aturan hidup sehat di rumah dan bagaimana kamu mengatasinya secara bijaksana?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.