LKPDPertemuan 5Bab 5Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mengevaluasi Identitas Masing-Masing Aliran atau Tradisi dalam Agama Buddha dengan Membandingkan Keunikan dan Persamaan Nilai-Nilainya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Mengevaluasi Identitas Masing-Masing Aliran atau Tradisi dalam Agama Buddha dengan Membandingkan Keunikan dan Persamaan Nilai-Nilainya".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mengevaluasi Identitas Masing-Masing Aliran atau Tradisi dalam Agama Buddha dengan Membandingkan Keunikan dan Persamaan Nilai-Nilainya

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 5 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengevaluasi Identitas Masing-Masing Aliran atau Tradisi dalam Agama Buddha dengan Membandingkan Keunikan dan Persamaan Nilai-Nilainya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengevaluasi Identitas Masing-Masing Aliran atau Tradisi dalam Agama Buddha dengan Membandingkan Keunikan dan Persamaan Nilai-Nilainya
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi identitas masing-masing aliran atau tradisi dalam agama Buddha dengan membandingkan keunikan dan persamaan nilai-nilainya

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap teks pengantar dan instruksi kegiatan dengan cermat.
  • Gunakan sumber bacaan yang tersedia untuk meneliti keunikan dan persamaan tradisi Buddhis.
  • Diskusikan bersama teman kelompokmu secara aktif, saling menghargai, dan tertib.
  • Tuliskan hasil evaluasimu pada format tabel dan kolom yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelaah Keunikan Identitas Tradisi Buddhis

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha Kelas 4
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan informasi mengenai ciri khas tiga tradisi/aliran Buddhis berikut: (1) Tradisi Theravada: menggunakan bahasa Pali dalam doa/paritta, jubah biku berwarna cokelat/kuning tua, tradisi pelimpahan jasa dikenal sebagai Pattidana; (2) Tradisi Mahayana: doa menggunakan bahasa Sanskerta/Mandarin, jubah biksu berlengan panjang, tradisi penghormatan leluhur seperti Ulambana/Ceng Beng; (3) Tradisi Kasogatan/Nusantara: memadukan doa Buddhis dengan busana dan alat musik daerah setempat seperti gamelan.
  2. Bandingkan keunikan masing-masing tradisi berdasarkan bahasa doa, ciri khas ritual, dan busana rohaniwan.
  3. Lengkapilah tabel perbandingan keunikan identitas tradisi pada ruang jawaban yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan teks pengantar, analisislah keunikan identitas dari tradisi Theravada, Mahayana, dan Kasogatan dengan melengkapi tabel perbandingan (bahasa doa dan ciri khas ritual/busana).

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa setiap aliran atau tradisi memiliki keunikan bahasa doa dan perlengkapan ritual yang berbeda-beda?

Format tabel 4 kolom dan 4 baris: Kolom 1 (No), Kolom 2 (Nama Aliran/Tradisi), Kolom 3 (Bahasa Doa yang Digunakan), Kolom 4 (Keunikan Ritual/Busana). Di bawah tabel disediakan 3 baris kosong untuk menjawab pertanyaan uraian nomor 2.

Kegiatan 2: Menemukan Persamaan Nilai di Balik Keunikan Tradisi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama teman sekelompokmu mengenai hal-hal mendasar yang sama di antara semua aliran/tradisi agama Buddha.
  2. Cermati nilai-nilai inti: objek penghormatan tertinggi (Triratna: Buddha, Dhamma, Sangha), tujuan utama doa dan ritual (pengembangan batin, cinta kasih, welas asih), dan penghormatan kepada orang tua/leluhur.
  3. Bandingkan persamaan nilai-nilai tersebut meskipun tata cara luarnya berbeda.
  4. Jawablah pertanyaan evaluasi persamaan nilai pada kolom yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Meskipun doa pada tradisi Theravada (Pattidana) dan tradisi Mahayana (Ceng Beng/Ulambana) menggunakan tata cara dan bahasa yang berbeda, nilai luhur apa yang menjadi persamaan utama dari kedua ritual tersebut?

2. Sebutkan 2 persamaan nilai atau unsur pokok yang selalu ada di semua aliran/tradisi Buddhis (Theravada, Mahayana, Maitreya, Kasogatan) saat melakukan ritual keagamaan!

Kolom bergaris masing-masing 3 baris untuk uraian nomor 1 dan 2 baris bernomor (1 dan 2) untuk isian nomor 2.

Kegiatan 3: Mengevaluasi Sikap terhadap Keberagaman Aliran

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah studi kasus singkat berikut: 'Vihara Welas Asih dikunjungi oleh murid-murid dari aliran Theravada, Mahayana, dan Kasogatan. Saat puja bakti bersama, cara bersujud (namaskara) dan lafal lantunan doa terdengar berbeda. Seorang anak merasa bingung dan menertawakan temannya yang membungkuk dengan cara berbeda.'
  2. Evaluasilah tindakan anak tersebut berdasarkan pemahamanmu tentang keunikan dan persamaan nilai-nilai tradisi Buddhis.
  3. Rumuskan evaluasi tertulis mengenai alasan tindakan tersebut keliru dan bagaimana evaluasi sikap yang benar saat berada dalam keragaman tradisi ritual.
  4. Tuliskan evaluasimu dan selesaikan bagian refleksi penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan studi kasus di atas, berikan penilaianmu (evaluasi): apakah sikap anak yang menertawakan perbedaan cara bersujud itu tepat? Jelaskan alasanmu dengan mengaitkan persamaan nilai dalam ritual!

2. Jika kamu mengikuti perayaan Waisak bersama yang dihadiri oleh berbagai tradisi (Theravada, Mahayana, Kasogatan, Maitreya), bagaimana caramu mengevaluasi dan menyikapi keunikan doa yang mereka bawakan?

Kotak evaluasi kasus bergaris 5 baris untuk pertanyaan nomor 1 dan kotak evaluasi sikap bergaris 4 baris untuk pertanyaan nomor 2.

REFLEKSI

1. Hal baru apa yang paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang keunikan tradisi-tradisi dalam agama Buddha?

2. Mengapa menyadari persamaan nilai (seperti cinta kasih dan penghormatan kepada Triratna) membuat kita lebih mudah menghargai perbedaan tradisi teman?

3. Bagaimana perasaanmu setelah memahami bahwa perbedaan aliran bukanlah alasan untuk saling membeda-bedakan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.