LKPDPertemuan 3Bab 4Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama Manusia untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Lingkungan Rumah Ibadah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Mengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama Manusia untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Lingkungan Rumah Ibadah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama Manusia untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Lingkungan Rumah Ibadah

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama Manusia untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Lingkungan Rumah Ibadah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase Fase B / Kelas 4
TopikMengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama Manusia untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Lingkungan Rumah Ibadah
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengadaptasi keteladanan Buddha Sakyamuni dalam menghargai sesama manusia untuk menyelesaikan masalah pergaulan di lingkungan rumah ibadah

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap kisah dan cerita masalah pergaulan dengan cermat.
  • Bekerjasamalah dengan teman kelompokmu secara rukun dan saling menghormati.
  • Tuliskan jawaban langsung pada format yang telah disediakan di lembar kerja ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Nilai Keteladanan Buddha Sakyamuni Menghargai Sesama

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Teks ringkasan kisah pada lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan kisah keteladanan Buddha Sakyamuni berikut:
  2. Kisah 1: Buddha Sakyamuni merawat Bhikkhu Putigatta Tissa yang sedang sakit parah dan ditinggalkan teman-temannya karena bau dan kotor. Buddha memandikannya dan merawatnya dengan penuh kasih sayang tanpa membeda-bedakan keadaan fisiknya.
  3. Kisah 2: Pangeran Siddharta memperlakukan kusir keretanya yang bernama Channa dengan ramah, penuh rasa hormat, dan mendengarkan perkataannya seperti sahabat tanpa memandang perbedaan kasta atau status sosial.
  4. Lengkapilah tabel analisis nilai keteladanan Buddha Sakyamuni dalam menghargai sesama manusia berdasarkan kedua kisah tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kisah 1 (Buddha merawat Bhikkhu Putigatta Tissa), bagaimana tindakan nyata Buddha dan nilai sikap menghargai sesama apa yang dapat kita teladani?

2. Berdasarkan Kisah 2 (Pangeran Siddharta dan Channa), bagaimana tindakan nyata Pangeran Siddharta dan nilai sikap menghargai sesama apa yang dapat kita teladani?

Tabel 3 kolom: [Kisah Keteladanan | Tindakan Nyata Tokoh | Nilai Sikap Menghargai Sesama yang Diteladani]. Siswa mengisi 2 baris untuk Kisah 1 dan Kisah 2.

Kegiatan 2: Mengadaptasi Keteladanan Buddha untuk Menyelesaikan Masalah di Rumah Ibadah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar kerja siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua kasus masalah pergaulan anak-anak di Sekolah Minggu Buddha (SMB) di Vihara/Rumah Ibadah berikut:
  2. Kasus A: Di Vihara, ada anak baru bernama Soni yang pakaiannya sangat sederhana dan pendiam. Beberapa anak tidak mau mengajaknya bergabung dalam kelompok membaca paritta dan menjauhinya.
  3. Kasus B: Saat latihan puja bakti di Vihara, Andi tidak sengaja menumpahkan air pelita dan bajunya basah kuyup serta kotor. Beberapa teman menertawakannya dan tidak ada yang mau membantunya membersihkan lantai.
  4. Diskusikan dengan teman sebangkumu, lalu tentukan adaptasi keteladanan Buddha Sakyamuni yang tepat untuk menyelesaikan masalah pergaulan pada masing-masing kasus.

Pertanyaan:

1. Pada Kasus A, bagaimana cara mengadaptasi keteladanan Pangeran Siddharta kepada Channa untuk menyelesaikan masalah pengucilan teman di Vihara tersebut?

2. Pada Kasus B, bagaimana cara mengadaptasi keteladanan Buddha merawat Bhikkhu Putigatta Tissa untuk menyelesaikan masalah teman yang ditertawakan saat terkena musibah di Vihara?

Format isian terstruktur: [Kasus A: Masalah yang Terjadi -> Keteladanan yang Diadaptasi -> Tindakan Solusi Masalah di Rumah Ibadah] dan [Kasus B: Masalah yang Terjadi -> Keteladanan yang Diadaptasi -> Tindakan Solusi Masalah di Rumah Ibadah].

Kegiatan 3: Menyusun Rencana Aksi Adaptasi Keteladanan Pergaulan di Vihara

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Format Kartu Solusi Damai pada lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri, pilihlah satu situasi nyata yang mungkin menimbulkan masalah pergaulan antarteman saat berada di Vihara/Cetiya/rumah ibadah (misalnya: berebut tempat duduk terdepan saat puja bakti, mengejek teman yang belum lancar melafalkan paritta, atau tidak mau berbagi buku puja).
  2. Rancanglah satu tindakan nyata berupa adaptasi keteladanan Buddha Sakyamuni dalam menghargai sesama untuk menyelesaikan masalah tersebut.
  3. Tuliskan rencanamu ke dalam format kartu solusi damai yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Tuliskan masalah pergaulan yang kamu pilih di lingkungan rumah ibadah, keteladanan Buddha Sakyamuni mana yang kamu pilih, serta langkah konkret adaptasi perilakumu untuk mengatasi masalah tersebut!

Format Kartu Solusi Damai di Rumah Ibadah memuat 3 kotak: Kotak 1 [Masalah Pergaulan di Vihara], Kotak 2 [Keteladanan Buddha Sakyamuni yang Dipilih], Kotak 3 [Tindakan Adaptasi Nyata untuk Menyelesaikan Masalah].

REFLEKSI

1. Sikap keteladanan Buddha Sakyamuni apa yang paling menyentuh hatimu untuk kamu tiru saat bergaul dengan teman di rumah ibadah?

2. Jika besok kamu melihat teman di Vihara sedang dijauhi atau diejek oleh teman lain, tindakan nyata apa yang akan langsung kamu lakukan untuk menghargainya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.