LKPDPertemuan 1Bab 4Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama Manusia untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Lingkungan Terdekat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Mengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama Manusia untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Lingkungan Terdekat".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama Manusia untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Lingkungan Terdekat

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 4 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama Manusia untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Lingkungan Terdekat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama Manusia untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Lingkungan Terdekat
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengadaptasi keteladanan Buddha Sakyamuni dalam menghargai sesama manusia untuk menyelesaikan masalah pergaulan di lingkungan terdekatnya

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah ringkasan kisah keteladanan Buddha Sakyamuni dengan teliti.
  • Bekerjasamalah dengan teman kelompok saat berdiskusi dan kerjakan tugas mandiri dengan penuh tanggung jawab.
  • Tanyakan kepada bapak/ibu guru apabila ada petunjuk yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks ringkasan kisah pada LKPD
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah secara saksama dua ringkasan kisah keteladanan Buddha Sakyamuni berikut:
  2. Kisah 1: Pangeran Siddharta selalu memperlakukan kusir keretanya, Channa, dengan penuh hormat dan menghargai keberadaannya sebagai sahabat tanpa memandang perbedaan status sosial.
  3. Kisah 2: Buddha Sakyamuni merawat Bhikkhu Putigatta Tissa yang sedang sakit parah dan dijauhi teman-temannya dengan penuh kasih sayang tanpa membeda-bedakan kondisi fisiknya.
  4. Lengkapilah tabel analisis nilai keteladanan berdasarkan kedua kisah tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kisah 1 (Pangeran Siddharta dan Channa), bagaimana cara Pangeran Siddharta menunjukkan sikap menghargai sesama manusia?

2. Berdasarkan Kisah 2 (Buddha dan Bhikkhu Putigatta Tissa), bagaimana cara Buddha Sakyamuni menunjukkan sikap menghargai sesama manusia?

3. Tuliskan nilai keteladanan utama dalam menghargai sesama yang dapat disimpulkan dari kedua kisah tersebut!

Tuliskan jawaban pada lembar isian uraian bergaris yang disediakan di bawah teks kisah.

Kegiatan 2: Mengadaptasi Keteladanan Buddha untuk Masalah Pergaulan di Sekitarku

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja diskusi kelompok
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah dengan kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Cermati dua studi kasus masalah pergaulan sehari-hari berikut:
  3. Kasus A: Di kelas, ada seorang anak baru pindahan yang logat bicaranya berbeda dan pakaiannya sederhana, sehingga beberapa teman mengejek dan tidak mau mengajaknya bermain bersama.
  4. Kasus B: Seorang teman terjatuh saat lari di halaman sekolah, bajunya kotor terkena lumpur dan lututnya lecet. Beberapa teman menertawakannya dan menghindar karena takut bajunya ikut kotor.
  5. Diskusikan bagaimana mengadaptasi keteladanan Buddha Sakyamuni (sikap Pangeran Siddharta kepada Channa dan sikap Buddha kepada Bhikkhu Tissa) untuk menyelesaikan masalah pada kedua kasus tersebut, lalu tuliskan pada tabel.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kasus A, adaptasikan keteladanan sikap Pangeran Siddharta kepada Channa untuk merumuskan cara menyelesaikan masalah pergaulan tersebut!

2. Berdasarkan Kasus B, adaptasikan keteladanan sikap Buddha Sakyamuni merawat Bhikkhu Putigatta Tissa untuk merumuskan cara menyelesaikan masalah pergaulan tersebut!

Isilah tabel 3 kolom: [Kasus Pergaulan], [Keteladanan Buddha yang Diadaptasi], [Solusi Perilaku Pergaulan].

Kegiatan 3: Rencana Nyata Adaptasi Keteladanan di Lingkungan Terdekat

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Format Kartu Adaptasi Sikap pada LKPD
  • Pensil/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan tugas ini secara mandiri.
  2. Pilihlah 1 masalah pergaulan nyata yang pernah kamu jumpai di sekolah atau lingkungan tempat tinggalmu (misalnya: mengejek teman, memilih-milih teman bermain, atau mengabaikan teman yang kesusahan).
  3. Tuliskan rencana adaptasi keteladanan Buddha Sakyamuni untuk menyelesaikan masalah tersebut ke dalam Kartu Adaptasi Sikap.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah Kartu Adaptasi Sikap berikut secara runtut:

  1. Masalah pergaulan di sekitarku yang dipilih: ...
    1. Keteladanan Buddha Sakyamuni yang akan diadaptasi: ...
    2. Tindakan nyata yang akan kulakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut: ...
Ruang tabel jawaban

Format Kartu Adaptasi Sikap: Kotak bertingkat 3 bagian (Bagian 1: Masalah Pergaulan; Bagian 2: Nilai Keteladanan Buddha; Bagian 3: Rencana Tindakan Nyata Saya).

REFLEKSI

1. Dari kisah keteladanan Buddha Sakyamuni yang kamu pelajari hari ini, sikap menghargai sesama mana yang paling menyentuh hatimu?

2. Apakah kamu pernah menghadapi masalah pergaulan dengan temanmu? Bagaimana caramu menerapkan keteladanan Buddha untuk menyelesaikan masalah tersebut?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menyusun rencana tindakan menghargai teman di sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.