LKPDPertemuan 4Bab 3Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mensintesis Pemahaman Satu Kesatuan untuk Mengkreasi Model Praktis Bersatu dalam Perbedaan pada Komunitas yang Beragam

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Mensintesis Pemahaman Satu Kesatuan untuk Mengkreasi Model Praktis Bersatu dalam Perbedaan pada Komunitas yang Beragam".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mensintesis Pemahaman Satu Kesatuan untuk Mengkreasi Model Praktis Bersatu dalam Perbedaan pada Komunitas yang Beragam

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 3 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mensintesis Pemahaman Satu Kesatuan untuk Mengkreasi Model Praktis Bersatu dalam Perbedaan pada Komunitas yang Beragam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMensintesis Pemahaman Satu Kesatuan untuk Mengkreasi Model Praktis Bersatu dalam Perbedaan pada Komunitas yang Beragam
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mensintesis pemahaman satu kesatuan untuk mengkreasi model praktis bersatu dalam perbedaan yang dapat diimplementasikan dalam komunitas yang beragam

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan belajar dengan berdoa atau duduk hening bersama.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjasamalah secara aktif, rukun, dan saling menghargai pendapat saat berdiskusi.
  • Gunakan format ruang jawaban yang telah disediakan untuk menuliskan hasil sintesis kelompok.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghubungkan Unsur Kebersamaan Menjadi Pemahaman Satu Kesatuan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Buddha Kelas 4
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tiga unsur situasi keberagaman berikut: (A) Keragaman tradisi/aliran dan latar belakang teman di lingkungan sekitar, (B) Nilai kebajikan bersama seperti cinta kasih (metta) dan tolong-menolong, (C) Kebutuhan menciptakan suasana rukun dan damai.
  2. Diskusikan bagaimana memadukan (mensintesis) ketiga unsur tersebut menjadi satu rumusan pemahaman satu kesatuan dalam perbedaan.
  3. Tuliskan hasil pemaduan unsur tersebut ke dalam format tabel sintesis yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah bagan pemaduan berikut: Unsur Perbedaan + Nilai Bersama = Rumusan Pemahaman Satu Kesatuan.

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: Kolom 1 'Unsur Perbedaan yang Dihadapi', Kolom 2 'Nilai Bersama Buddhis yang Mengikat (misal: cinta kasih, welas asih)', Kolom 3 'Rumusan Sintesis Satu Kesatuan (1-2 kalimat simpulan perpaduan)'.

Kegiatan 2: Merancang Model Praktis Bersatu dalam Komunitas yang Beragam

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/lembar LKPD
  • Spidol warna/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan rumusan pemahaman satu kesatuan dari Kegiatan 1 untuk merancang sebuah model praktis bersatu dalam perbedaan.
  2. Pilih salah satu komunitas beragam: lingkungan sekolah, rumah ibadah/vihara, atau lingkungan bermain tempat tinggal.
  3. Rancang model praktis yang memuat: nama model/kegiatan, langkah aksi bersama yang melibatkan semua pihak yang berbeda, serta aturan saling menghargai yang disepakati.
  4. Tuliskan rancangan model praktis pada format lembar rancangan yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Deskripsikan rancangan model praktis bersatu dalam perbedaan yang kelompok kalian ciptakan agar dapat diterapkan langsung di komunitas yang beragam!

Format isian terstruktur: 1. Nama Model Praktis, 2. Komunitas Sasaran, 3. Langkah-Langkah Aksi Nyata Bersama (Poin A dan B), 4. Aturan Praktis Saling Menghargai.

Kegiatan 3: Memvalidasi Penerapan Model Praktis dan Uji Keselarasan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja hasil Kegiatan 2 dari kelompok mitra
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tukarkan hasil model praktis kelompokmu dengan kelompok lain untuk saling memeriksa kelayakan penerapannya di komunitas nyata.
  2. Ujilah apakah model praktis kelompok rekanmu sudah benar-benar mencerminkan sintesis 'bersatu dalam perbedaan'.
  3. Tuliskan umpan balik perbaikan pada kolom telaah.
  4. Selesaikan kegiatan dengan mengisi refleksi bersama seluruh kelas dan merapikan perlengkapan belajar (mencakup waktu refleksi dan penutup).

Pertanyaan:

1. Berdasarkan telaah kelompokmu, apa bukti bahwa model praktis yang dirancang kelompok temanmu berhasil menggabungkan perbedaan menjadi satu kesatuan aksi nyata? Berikan 1 saran penyempurnaannya!

Tabel 2 kolom: Kolom 1 'Bukti Nyata Keterpaduan dalam Model Praktis', Kolom 2 'Saran Penyempurnaan untuk Penerapan di Lapangan'.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari pembuatan model praktis tadi yang paling membantumu memahami bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu?

2. Bagaimana caramu mengajak teman yang berbeda latar belakang untuk bersatu menjalankan kesepakatan bersama di sekolah atau rumah ibadah?

3. Perasaan apa yang muncul dalam hatimu ketika menyadari indahnya hidup bersatu dalam keberagaman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.