LKPDPertemuan 3Bab 1Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Sekolah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Mengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Sekolah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 4: Mengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Sekolah

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 1 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengadaptasi Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama untuk Menyelesaikan Masalah Pergaulan di Sekolah
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengadaptasi keteladanan Buddha Sakyamuni dalam menghargai sesama manusia untuk menyelesaikan masalah pergaulan di lingkungan sekolah

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan nama lengkap, nomor presensi, dan kelasmu pada lembar LKPD.
  • Bacalah setiap kisah dan masalah pergaulan sekolah dengan cermat dan penuh kesadaran.
  • Bekerjalah bersama teman kelompok atau mandiri sesuai instruksi bapak/ibu guru.
  • Gunakan keteladanan Buddha Sakyamuni dalam menghargai sesama sebagai panduan menyelesaikan masalah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Nilai Keteladanan Buddha Sakyamuni dalam Menghargai Sesama

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan 2 kisah keteladanan Buddha Sakyamuni berikut:
  2. Kisah 1: Buddha menerima Sunita yang bekerja sebagai pembersih kotoran menjadi anggota Sangha tanpa membeda-bedakan kasta atau derajat rendah.
  3. Kisah 2: Buddha mendengarkan dan menasihati Angulimala dengan penuh kesabaran serta cinta kasih tanpa rasa benci, meskipun orang lain menjauhi dan membencinya.
  4. Identifikasi nilai keteladanan Buddha dalam menghargai sesama dari kedua kisah tersebut dan hubungkan dengan suasana pergaulan di sekolah pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kisah 1 (Buddha dan Sunita), sikap keteladanan apa yang ditunjukkan Buddha dalam menghargai sesama, dan bagaimana sikap tersebut dapat diadaptasi saat melihat teman di sekolah yang berpenampilan sederhana atau berbeda latar belakang?

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan Kisah 2 (Buddha dan Angulimala), sikap keteladanan apa yang ditunjukkan Buddha dalam menghadapi orang yang dijauhi orang lain, dan bagaimana mengadaptasinya bila ada teman di kelas yang sedang dijauhi karena pernah berbuat salah?

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: (Kolom 1: Kisah Keteladanan Buddha, Kolom 2: Bentuk Keteladanan Buddha Menghargai Sesama, Kolom 3: Cara Mengadaptasi Sikap Tersebut di Sekolah). Baris 1 untuk Kisah Sunita, Baris 2 untuk Kisah Angulimala.

Kegiatan 2: Mengadaptasi Keteladanan Buddha dalam Memecahkan Masalah Pergaulan Sekolah

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua studi kasus masalah pergaulan di lingkungan sekolah berikut:
  2. Kasus A: Dodi sering diejek dan tidak diajak bermain sepak bola saat jam istirahat karena larinya lambat dan sepatunya sudah rusak.
  3. Kasus B: Sinta dan Rani bertengkar hebat saat kerja kelompok karena berbeda pendapat tentang pembagian tugas piket, sehingga mereka saling mendiamkan.
  4. Diskusikan bersama teman sebangkumu, lalu adaptasikan keteladanan Buddha Sakyamuni (sikap menghargai, cinta kasih, kesabaran, tidak membeda-bedakan) untuk memberikan solusi nyata atas kedua masalah pergaulan tersebut.

Pertanyaan:

1. Bagaimana kamu mengadaptasi keteladanan Buddha Sakyamuni untuk menyelesaikan masalah Kasus A (Dodi yang diejek dan tidak diajak bermain)? Tuliskan langkah tindakan nyata yang kamu lakukan sebagai teman!

2. Bagaimana kamu mengadaptasi keteladanan Buddha Sakyamuni untuk menyelesaikan masalah Kasus B (pertengkaran Sinta dan Rani)? Tuliskan cara mendamaikan mereka dengan meneladani tutur kata dan sikap damai Buddha!

Tuliskan jawaban pada kolom uraian terstruktur: Kasus A (Keteladanan yang diadaptasi dan Tindakan nyata di sekolah); Kasus B (Keteladanan yang diadaptasi dan Tindakan nyata di sekolah).

Kegiatan 3: Menyusun Rencana Aksi Adaptasi Pergaulan Rukun dan Berbagi Solusi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah satu situasi nyata pergaulan di kelasmu yang berpotensi menimbulkan perselisihan atau pengucilan.
  2. Tuliskan sebuah rencana aksi nyata berisikan 3 langkah adaptasi keteladanan Buddha Sakyamuni dalam menghargai sesama untuk mencegah atau menyelesaikan masalah tersebut.
  3. Presentasikan secara lisan rencana aksimu secara bergantian dalam kelompok kecil.

Pertanyaan:

1. Sebutkan satu potensi masalah pergaulan yang ada di lingkungan kelasmu, lalu susunlah 3 langkah tindakan nyata hasil adaptasi dari keteladanan Buddha Sakyamuni dalam menghargai sesama untuk menyelesaikan masalah tersebut!

Format isian bertingkat: (1) Masalah Pergaulan yang Dipilih; (2) Langkah 1 Adaptasi Keteladanan Buddha; (3) Langkah 2 Adaptasi Keteladanan Buddha; (4) Langkah 3 Adaptasi Keteladanan Buddha.

REFLEKSI

1. Keteladanan apa dari Buddha Sakyamuni dalam menghargai sesama yang paling berkesan bagimu hari ini?

2. Ketika melihat teman di sekolah yang diejek atau dijauhi, tindakan menghargai seperti apa yang akan langsung kamu lakukan?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil merancang cara menyelesaikan masalah pergaulan teman dengan meneladani Buddha Sakyamuni?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.