LKPDPertemuan 3Bab 7Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Menulis Ulang Makna Simbol-Simbol Keagamaan Buddha dan Simbol Agama serta Kepercayaan Lain di Lingkungan Rumah dan Sekolah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Menulis Ulang Makna Simbol-Simbol Keagamaan Buddha dan Simbol Agama serta Kepercayaan Lain di Lingkungan Rumah dan Sekolah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Menulis Ulang Makna Simbol-Simbol Keagamaan Buddha dan Simbol Agama serta Kepercayaan Lain di Lingkungan Rumah dan Sekolah

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 7 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menulis Ulang Makna Simbol-Simbol Keagamaan Buddha dan Simbol Agama serta Kepercayaan Lain di Lingkungan Rumah dan Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenulis Ulang Makna Simbol-Simbol Keagamaan Buddha dan Simbol Agama serta Kepercayaan Lain di Lingkungan Rumah dan Sekolah
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menulis ulang makna simbol-simbol keagamaan Buddha dengan simbol agama dan kepercayaan lain yang ditemui di lingkungan rumah dan sekolahnya

PETUNJUK UMUM

  • Duduklah dengan tenang dan mulailah dengan berdoa atau bernapas sadar sejenak.
  • Bacalah setiap teks penjelasan makna simbol dengan saksama.
  • Tuliskan kembali makna simbol-simbol keagamaan dengan rapi pada tempat yang telah disediakan.
  • Jika ada kata atau petunjuk yang kurang dipahami, tanyakan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menulis Ulang Makna Simbol Agama Buddha di Lingkungan Rumah dan Sekolah

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan kartu bacaan makna simbol agama Buddha berikut:
  2. 1. Roda Dhamma (Dhammacakka): Melambangkan ajaran Buddha yang terus berputar memberikan penerangan hidup.
  3. 2. Bunga Teratai (Padma): Melambangkan kesucian hati pikiran yang bersih walau hidup di lumpur.
  4. 3. Lilin: Melambangkan cahaya penerang kegelapan dan kebijaksanaan.
  5. Tuliskan ulang makna masing-masing simbol Buddha tersebut ke dalam lembar isian dengan kalimat yang lengkap dan tepat.

Pertanyaan:

1. Tuliskan ulang makna dari simbol Roda Dhamma (Dhammacakka) yang ada di vihara atau ruang doa sekolah!

2. Tuliskan ulang makna dari simbol Bunga Teratai (Padma) yang sering ditemui di altar rumah atau sekolah!

3. Tuliskan ulang makna dari simbol Lilin yang dinyalakan saat kebaktian di rumah atau sekolah!

Tersedia 3 kotak bergaris untuk menuliskan ulang kalimat makna simbol Roda Dhamma, Bunga Teratai, dan Lilin.

Kegiatan 2: Menulis Ulang Makna Simbol Agama dan Kepercayaan Lain di Lingkungan Rumah dan Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Simak penjelasan ringkas tentang simbol teman-teman di sekitar rumah dan sekolah berikut:
  2. a. Bulan Sabit dan Bintang (Agama Islam): Melambangkan penerangan petunjuk hidup serta keimanan.
  3. b. Salib (Agama Kristen dan Katolik): Melambangkan kasih dan pengorbanan Yesus Kristus.
  4. c. Swastika (Agama Hindu): Melambangkan keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan alam semesta.
  5. Tuliskan kembali makna simbol-simbol tersebut sesuai teks panduan pada kotak yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Tuliskan ulang makna simbol Bulan Sabit dan Bintang yang kita lihat di kubah masjid dekat rumah atau buku pelajaran teman!

2. Tuliskan ulang makna simbol Salib yang dikenakan atau dimiliki teman beragama Kristen atau Katolik di sekolah!

3. Tuliskan ulang makna simbol Swastika yang digunakan teman beragama Hindu di lingkungan sekitar!

Tersedia 3 baris kotak isian untuk menuliskan ulang kalimat makna simbol Bulan Sabit dan Bintang, Salib, serta Swastika.

Kegiatan 3: Menyandingkan dan Menuliskan Ulang Makna Pasangan Simbol Keagamaan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, pasangkan makna simbol agama Buddha dengan makna simbol agama/kepercayaan lain yang saling bersanding di lingkungan rumah dan sekolah.
  2. Lengkapilah tabel rangkuman dengan menuliskan kembali makna masing-masing simbol secara berdampingan.
  3. Setelah selesai menulis, ikuti sesi refleksi penutup bersama bimbingan guru.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan menuliskan ulang makna simbol Lilin (Buddha) dan simbol Bulan Sabit & Bintang (Islam) yang sama-sama membawa makna penerangan hidup di lingkungan kita!
Format Kolom: [Nama Simbol] | [Makna Simbol yang Ditulis Ulang]

Ruang tabel jawaban

2. Lengkapi tabel berikut dengan menuliskan ulang makna simbol Teratai (Buddha) dan simbol Salib (Kristen/Katolik) yang sama-sama mengajarkan keluhuran budi pekerti!
Format Kolom: [Nama Simbol] | [Makna Simbol yang Ditulis Ulang]

Ruang tabel jawaban

Tabel 2 kolom x 4 baris. Kolom 1: Nama Simbol Keagamaan. Kolom 2: Makna Simbol yang Ditulis Ulang.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menuliskan ulang makna simbol-simbol keagamaan Buddha dan simbol agama teman-temanmu?

2. Simbol keagamaan apa saja yang pernah kamu lihat langsung di sekitar rumah atau di sekolahmu saat belajar bersama?

3. Mengapa kita perlu mengetahui dan menuliskan makna simbol-simbol keagamaan yang beragam dengan baik dan rapi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.