LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Meninjau Makna Simbol-Simbol Keagamaan Buddha dan Simbol Agama serta Kepercayaan Lain di Lingkungan Rumah dan Sekolah
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Meninjau Makna Simbol-Simbol Keagamaan Buddha dan Simbol Agama serta Kepercayaan Lain di Lingkungan Rumah dan Sekolah".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Meninjau Makna Simbol-Simbol Keagamaan Buddha dan Simbol Agama serta Kepercayaan Lain di Lingkungan Rumah dan Sekolah
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 2
Bab 7 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Meninjau Makna Simbol-Simbol Keagamaan Buddha dan Simbol Agama serta Kepercayaan Lain di Lingkungan Rumah dan Sekolah INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Meninjau Simbol dan Makna dalam Agama BuddhaEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tinjau gambar Roda Dhamma (roda berjari-jari delapan) yang sering terlihat di vihara atau buku pelajaran. Apakah makna dari simbol ini? 2. Tinjau gambar Bunga Teratai yang tumbuh di air mekar dengan bersih. Apakah makna luhur dari simbol bunga teratai? 3. Tinjau gambar Rupang Buddha yang duduk bermeditasi dengan tenang di altar. Apakah makna utama dari keberadaan rupang ini bagi umat Buddha? Tersedia 3 baris tabel: Kolom 1 (Nama & Gambar Simbol: Roda Dhamma, Bunga Teratai, Rupang Buddha), Kolom 2 (Tempat Ditemukan: altar/buku/vihara), Kolom 3 (Makna Simbol: murid menuliskan frasa singkat sesuai pilihan jawaban yang disediakan). Kegiatan 2: Meninjau Makna Simbol Agama Teman di Rumah dan SekolahEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Di dekat sekolah kita sering melihat gambar Bulan Sabit dan Bintang pada kubah masjid atau kalender teman beragama Islam. Tinjau dan sebutkan makna dari simbol tersebut! 2. Teman sebangkumu yang beragama Kristen/Katolik memakai liontin berbentuk Salib. Tinjau dan jelaskan apa makna simbol salib tersebut! 3. Di rumah teman beragama Hindu atau di pura, ada simbol Omkara (aksara suci Ongkara) dan kain poleng kotak-kotak hitam-putih. Tinjau makna kebaikan dari simbol keseimbangan/kesucian tersebut! Format isian terstruktur: Murid melengkapi 3 kotak info. Kotak 1: Bulan Bintang (Simbol agama Islam, maknanya penerang/petunjuk). Kotak 2: Salib (Simbol agama Kristen/Katolik, maknanya kasih dan pengorbanan). Kotak 3: Swastika/Omkara (Simbol agama Hindu, maknanya keselamatan dan keseimbangan). Kegiatan 3: Meninjau Hubungan Makna Simbol dalam Kehidupan BersamaEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bandingkan makna Roda Dhamma (Buddha) yang mengajarkan jalan kebaikan dengan makna Salib (Kristen) yang mengajarkan kasih dan Bulan Bintang (Islam) yang mengajarkan petunjuk kebaikan. Adakah kesamaan tujuan dari makna simbol-simbol itu? Jelaskan! 2. Ketika melihat teman di sekolah atau tetangga di rumah mengenakan atau memajang simbol keagamaannya, sikap saling menghargai apa yang sesuai dengan makna simbol-simbol kebaikan yang telah kamu pelajari? Bagan perbandingan dua lingkaran sederhana (diagram venn atau kotak bersambung): Kotak kiri memuat 'Makna Simbol Buddhis (Kesucian & Kebijaksanaan)', Kotak kanan memuat 'Makna Simbol Agama Lain (Kasih & Keseimbangan)', Kotak tengah gabungan bertuliskan 'Tujuan Bersama: Mengajak hidup damai, berbuat kebajikan, dan saling menghargai'. Di bawahnya tersedia 3 baris catatan kesimpulan kelompok. REFLEKSI1. Simbol keagamaan apa saja yang pernah kamu lihat di lingkungan sekitar rumah atau sekolahmu? 2. Apa makna kebaikan dari simbol agama Buddha atau simbol agama temanmu yang paling kamu ingat hari ini? 3. Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa semua simbol keagamaan mengajarkan kebaikan dan kedamaian? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.