LKPDPertemuan 4Bab 6Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Berlatih Sabar Memperoleh Keberuntungan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Berlatih Sabar Memperoleh Keberuntungan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Berlatih Sabar Memperoleh Keberuntungan

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 6 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Berlatih Sabar Memperoleh Keberuntungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBerlatih Sabar Memperoleh Keberuntungan
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menceritakan pelaksanaan kesabaran dalam menjalankan kewajiban di lingkungan tempat tinggalnya melalui kegiatan bercerita dan permainan.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap sabar dan tenang saat melaksanakan kewajiban di lingkungan sekolah dengan meneladani sifat-sifat tokoh Buddhis inspiratif.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan dengan tenang dan sabar, ingat bahwa sikap sabar membawa keberuntungan.
  • Jika ada yang belum jelas, tanyakan kepada guru dengan mengangkat tangan.
  • Gunakan pensil dan penghapus untuk mengerjakan LKPD ini.
  • Selesaikan semua kegiatan dengan penuh semangat dan senyum!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Cerita Sabar dari Rumahku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau krayon
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan cerita guru tentang tokoh Buddha yang sabar dalam menjalankan kewajibannya.
  2. Tutup mata sejenak, tarik napas dalam-dalam, dan ingat-ingat saat kamu harus bersabar di rumah.
  3. Pikirkan: kapan kamu harus sabar saat melakukan tugas di rumah? Misalnya saat membereskan mainan, menunggu giliran makan, atau membantu orang tua.
  4. Bukalah mata dan gambarlah pengalamanmu itu.
  5. Ceritakan gambarmu kepada teman sebangkumu dengan tenang dan penuh perhatian.

Pertanyaan:

1. Gambarlah satu kegiatan di rumah yang membuatmu harus bersabar!

Ruang gambar

2. Apa yang kamu lakukan agar tetap sabar saat itu?

3. Apa yang kamu rasakan setelah bersabar menyelesaikan kewajiban itu?

Nomor 1: Kotak gambar ukuran 12x10 cm. Nomor 2 dan 3: 2 baris untuk menulis jawaban.

Kegiatan 2: Permainan Antri Sabar

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kotak berisi pensil warna (1 kotak per kelompok)
  • Gambar teratai untuk diwarnai
  • Lembar pengamatan kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Guru akan membagi kelas menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 anak).
  2. Setiap kelompok akan bermain 'Antri Sabar' - mengambil pensil warna satu per satu dari kotak untuk mewarnai gambar teratai.
  3. Aturan: Hanya satu anak yang boleh mengambil pensil pada satu waktu. Yang lain harus menunggu dengan sabar sambil duduk tenang atau menarik napas.
  4. Amati: kelompokmu berhasil bersabar atau tidak? Apakah ada yang terburu-buru atau berebut?
  5. Setelah selesai, isi tabel pengamatan bersama kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Isi tabel pengamatan kelompokmu saat bermain!

Ruang tabel jawaban

2. Apa yang terjadi ketika semua anak di kelompokmu bersabar menunggu giliran?

3. Menurutmu, mengapa sikap sabar penting saat bekerja bersama teman?

Nomor 1: Tabel 3 kolom (Nama Anggota | Sabar Menunggu | Sikap yang Ditunjukkan), 5 baris. Nomor 2: Diskusi kelompok, tulis kesimpulan 2-3 kalimat. Nomor 3: 3-4 baris untuk menulis.

Kegiatan 3: Belajar dari Tokoh Sabar

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus
  • Pensil warna untuk menghias bingkai janji

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Guru akan menceritakan kisah singkat tentang tokoh Buddhis inspiratif yang sabar (misalnya kisah Jataka atau Bodhisattva).
  2. Dengarkan dengan saksama dan hati yang tenang.
  3. Pikirkan: apa yang membuat tokoh itu bisa bersabar? Apa yang bisa kamu tiru?
  4. Tuliskan jawabanmu di lembar kerja.
  5. Buatlah janji pada dirimu sendiri untuk berlatih sabar seperti tokoh tersebut.

Pertanyaan:

1. Siapa nama tokoh dalam cerita yang disampaikan guru?

2. Apa yang dilakukan tokoh itu untuk tetap sabar?

3. Di sekolah, kapan kamu bisa menunjukkan sikap sabar seperti tokoh itu?

4. Tuliskan satu janji kecil yang akan kamu lakukan minggu ini untuk berlatih sabar!

Nomor 1: 1 baris. Nomor 2 dan 3: masing-masing 3-4 baris. Nomor 4: 2 baris dengan hiasan bingkai 'Janjiku' yang bisa diwarnai.

REFLEKSI

1. Apa yang paling menyenangkan dari belajar tentang kesabaran hari ini?

2. Bagaimana perasaanmu ketika berhasil bersabar menunggu atau mengerjakan sesuatu?

3. Apa keberuntungan yang kamu dapatkan saat bersikap sabar?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.