LKPDPertemuan 2Bab 6Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Praktik Sopan Santun Melalui Perilaku Jujur kepada Orang Tua di Rumah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Praktik Sopan Santun Melalui Perilaku Jujur kepada Orang Tua di Rumah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Praktik Sopan Santun Melalui Perilaku Jujur kepada Orang Tua di Rumah

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 6 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Praktik Sopan Santun Melalui Perilaku Jujur kepada Orang Tua di Rumah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikPraktik Sopan Santun Melalui Perilaku Jujur kepada Orang Tua di Rumah
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Memadukan praktik sopan santun di lingkungan rumah dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis melalui perilaku jujur kepada orang tua

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan nama lengkap dan nomor presensimu di lembar kerja.
  • Dengarkan penjelasan guru dengan tenang dan penuh perhatian.
  • Bacalah setiap cerita dan petunjuk kegiatan dengan cermat bersama teman atau guru.
  • Kerjakan setiap tugas dengan jujur, gembira, dan tertib.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Perpaduan Sikap Sopan dan Bicara Jujur di Rumah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Gambar ilustrasi situasi Wayan dan Joni

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dua gambar/cerita situasi di rumah yang dibacakan oleh guru.
  2. Situasi A: Wayan tidak sengaja menumpahkan air minum di meja makan saat Ibu sedang merapikan piring. Wayan langsung mendekati Ibu, menundukkan badan sedikit, merangkapkan tangan (anjali), dan berkata dengan lembut mengakui bahwa dialah yang menumpahkannya.
  3. Situasi B: Joni memecahkan vas bunga kecil saat bermain bola di ruang tamu. Joni langsung lari ke kamar dan bersembunyi di balik pintu.
  4. Diskusikan dengan teman sebangkumu: tindakan mana yang memadukan sopan santun dan kejujuran kepada orang tua?
  5. Tuliskan tanda centang (V) pada tindakan yang tepat dan jelaskan alasan singkatnya.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Situasi A dan Situasi B, tindakan anak manakah yang memadukan sopan santun dan kejujuran kepada orang tua? Berikan tanda centang (V) pada pilihan yang benar di lembar kerjamu!

2. Sebutkan dua contoh sikap sopan santun yang dipadukan Wayan saat berbicara jujur kepada Ibu!

Format tabel pilihan: Baris 1: Situasi A (Wayan) [ Kotak Centang ], Baris 2: Situasi B (Joni) [ Kotak Centang ]. Di bawah tabel disediakan 2 baris bergaris untuk menuliskan 2 contoh sikap sopan santun Wayan.

Kegiatan 2: Memasangkan Kejujuran dan Cara Bicara Sopan yang Mengharmoniskan Rumah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 3 peristiwa nyata yang sering terjadi di rumah pada kolom Peristiwa.
  2. Tariklah garis lurus untuk memasangkan setiap peristiwa dengan kalimat jujur dan sopan santun yang sesuai pada kolom Respon Jujur dan Sopan.
  3. Pastikan respon yang kamu pilih membuat suasana rumah tetap harmonis, tenang, dan rukun.

Pertanyaan:

1. Pasangkan 3 peristiwa berikut dengan kalimat jujur dan sopan yang tepat:
Peristiwa 1: Kamu lupa mencuci piring makan siangmu padahal Ayah sudah mengingatkan.
Peristiwa 2: Kamu belum menyelesaikan PR sekolah karena keasyikan bermain balok susun saat Ibu bertanya.
Peristiwa 3: Kamu tidak sengaja merobek halaman buku cerita milik Ayah saat membacanya.

Pilihan Respon:
Respon A: 'Maaf Ibu, saya jujur tadi keasyikan bermain balok jadi PR belum selesai. Sekarang saya segera mengerjakannya ya, Bu.'
Respon B: 'Ayah, maafkan saya. Tadi saya kurang hati-hati sehingga halaman buku Ayah robek sedikit. Saya bantu rapikan dan tempel ya, Yah.'
Respon C: 'Maafkan saya, Ayah. Tadi saya lupa mencucinya. Sekarang saya akan langsung ke dapur untuk mencuci piring saya.'

Ruang tabel jawaban

Tabel 2 kolom dengan 3 baris: Kolom kiri memuat teks Peristiwa 1, Peristiwa 2, dan Peristiwa 3 (masing-masing memiliki titik hubung bulat di sebelah kanan). Kolom kanan memuat teks Respon A, Respon B, dan Respon C (masing-masing memiliki titik hubung bulat di sebelah kiri) untuk ditarik garis pasangannya.

Kegiatan 3: Merangkai Kata Jujur dan Santun demi Keharmonisan Keluarga

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan situasi: Kamu diminta Ibu membeli sabun di warung. Uang kembalian yang kamu terima dari penjual warung ada sisa Rp2.000,00.
  2. Ibu sedang duduk di ruang keluarga.
  3. Rangkailah kalimat yang menunjukkan kamu mengembalikan uang sisa tersebut kepada Ibu secara jujur, dipadukan dengan sikap sopan santun (menggunakan kata tolong/maaf/terima kasih, posisi tubuh santun, dan nada bicara hormat).
  4. Tuliskan kalimat ucapanmu dan centang sikap tubuh sopan yang kamu lakukan saat berbicara jujur.

Pertanyaan:

1. Tuliskan kalimat jujur dan santun yang kamu ucapkan saat menyerahkan uang kembalian Rp2.000,00 kepada Ibu!

2. Beri tanda centang (V) pada 3 sikap sopan santun yang kamu lakukan saat berbicara jujur kepada Ibu:
[ ] Menyerahkan uang dengan tangan kanan atau kedua tangan.
[ ] Menatap wajah Ibu dengan ramah dan tersenyum tulus.
[ ] Melempar uang ke atas meja sambil berteriak.
[ ] Berbicara dengan suara lembut dan posisi berdiri/duduk tenang.

Disediakan kotak bergaris 3 baris untuk menuliskan kalimat ucapan jujur pada Pertanyaan 1. Disediakan 4 kotak centang vertikal beserta teks pilihan untuk Pertanyaan 2.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaan batinmu setelah memadukan sikap sopan dan berkata jujur kepada Ayah dan Ibu di rumah?

2. Mengapa berkata jujur dengan cara yang sopan santun dapat membuat hubungan keluarga menjadi harmonis dan bahagia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.