LKPDPertemuan 5Bab 4Fase ASemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Menolak Aksi Kekerasan dalam Keberagaman Simbol Keagamaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Menolak Aksi Kekerasan dalam Keberagaman Simbol Keagamaan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Menolak Aksi Kekerasan dalam Keberagaman Simbol Keagamaan

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menolak Aksi Kekerasan dalam Keberagaman Simbol Keagamaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenolak Aksi Kekerasan dalam Keberagaman Simbol Keagamaan
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengenali tindakan-tindakan yang termasuk aksi kekerasan terkait perbedaan simbol dan tradisi keagamaan di lingkungan rumah, sekolah, dan tempat ibadah.
  2. Murid dapat menunjukkan perilaku anti kekerasan dan sikap saling menghormati perbedaan simbol keagamaan berlandaskan nilai-nilai empat sifat luhur dan Pancasila.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan dengan tenang dan penuh kesadaran.
  • Jika ada yang belum jelas, tanyakan kepada guru.
  • Kerjakan bersama teman jika ada tanda kerja kelompok.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi dan jujur sesuai pemahamanmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku Kenali Tindakan Baik dan Tidak Baik

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar ilustrasi situasi (disediakan guru)
  • Spidol warna merah
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati gambar situasi di rumah, sekolah, dan tempat ibadah yang ditampilkan guru.
  2. Diskusikan bersama teman sebangkumu: mana tindakan yang baik dan mana yang tidak baik.
  3. Lingkari gambar yang menunjukkan tindakan TIDAK BAIK (kekerasan) dengan spidol merah.
  4. Beri tanda centang (✓) pada gambar yang menunjukkan tindakan BAIK (menghormati perbedaan).
  5. Tuliskan alasanmu di kolom yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Perhatikan gambar A: Andi mengejek temannya yang memakai simbol agama berbeda. Apakah tindakan Andi termasuk kekerasan? Mengapa?

2. Perhatikan gambar B: Siti dan Made saling tersenyum saat melihat perbedaan simbol agama mereka. Apakah ini tindakan baik? Mengapa?

3. Tuliskan 2 contoh tindakan kekerasan yang mungkin terjadi di rumah atau sekolah terkait perbedaan agama:

Tulis jawabanmu dalam 2-3 kalimat pendek di kotak yang tersedia. Gunakan bahasamu sendiri.

Kegiatan 2: Aku Tolak Kekerasan dengan Empat Sifat Luhur

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu situasi (disediakan guru)
  • Kertas gambar A4
  • Pensil warna atau krayon
  • Spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan guru menjelaskan tentang Empat Sifat Luhur (Metta, Karuna, Mudita, Upekkha) dengan cerita sederhana.
  2. Perhatikan kartu situasi yang dibagikan guru.
  3. Bersama kelompokmu (3-4 orang), pilih satu situasi kekerasan.
  4. Diskusikan: bagaimana caranya menolak kekerasan itu menggunakan Empat Sifat Luhur?
  5. Gambarkan solusimu dalam bentuk komik sederhana (3 panel) atau peragakan dalam role play singkat.
  6. Presentasikan di depan kelas dengan percaya diri.

Pertanyaan:

1. Situasi: Temanmu mengejek teman lain yang membawa tasbih ke sekolah. Bagaimana kamu akan menolak kekerasan ini dengan Metta (cinta kasih)?

2. Lengkapi tabel berikut dengan contoh sikap yang menolak kekerasan:

Ruang tabel jawaban

3. Gambarkan dalam 3 panel komik sederhana:

  1. Ada kekerasan,
  2. Kamu menolak dengan sifat luhur,
  3. Hasilnya damai.
Ruang gambar

Untuk tabel: isi setiap kolom dengan 1 kalimat. Untuk komik: gambar sederhana dengan balon kata di kotak yang tersedia (tidak perlu bagus, yang penting jelas pesannya).

Kegiatan 3: Janjiku: Aku Penghormati Perbedaan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas karton kecil (10x15 cm)
  • Pensil warna
  • Stiker atau hiasan (opsional)
  • Lem

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Renungkan: apa yang sudah kamu pelajari hari ini tentang menolak kekerasan?
  2. Pikirkan tindakan nyata yang bisa kamu lakukan setiap hari.
  3. Buat 'Kartu Janjiku' dengan menuliskan 3 janji untuk menghormati perbedaan simbol agama.
  4. Hias kartu janjiku dengan gambar simbol perdamaian (bunga teratai, tangan bersalaman, hati, dll).
  5. Tanda tangani kartu janjiku dan tempel di meja belajarmu.
  6. Bagikan satu janjiku kepada teman di kelas sebagai bentuk komitmen bersama.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 janjimu untuk menghormati perbedaan simbol keagamaan:

2. Bagaimana nilai-nilai Pancasila (terutama sila ke-1 dan ke-3) membantu kita menolak kekerasan?

3. Ceritakan: pernahkah kamu melihat tindakan kekerasan karena perbedaan agama? Apa yang kamu rasakan dan apa yang akan kamu lakukan sekarang?

Tulis janjiku dalam bentuk kalimat sederhana yang bisa kamu lakukan setiap hari. Untuk cerita, tulis 3-5 kalimat tentang pengalamanmu.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang menghormati perbedaan simbol agama?

2. Bagaimana perasaanmu saat belajar menolak kekerasan dengan empat sifat luhur?

3. Janji apa yang paling mudah kamu lakukan mulai besok di rumah atau sekolah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.