LKPDPertemuan 3Bab 4Fase ASemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Berbeda Tradisi, Satu Ajaran Buddha

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Berbeda Tradisi, Satu Ajaran Buddha". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Berbeda Tradisi, Satu Ajaran Buddha

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 4 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Berbeda Tradisi, Satu Ajaran Buddha

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBerbeda Tradisi, Satu Ajaran Buddha
Alokasi Waktu70 menit (2 x 35 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengenal beragam tradisi keagamaan Buddha yang ada di lingkungan sekitarnya.
  2. Murid dapat menemukan persamaan dan perbedaan ragam tradisi keagamaan Buddha serta menunjukkan sikap menerima perbedaan tersebut.

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan namamu di bagian atas lembar kerja ini.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 sampai Kegiatan 3.
  • Baca petunjuk setiap kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Boleh bertanya kepada gurumu jika ada yang belum dipahami.
  • Kerjakan dengan jujur dan penuh semangat — setiap jawabanmu sangat berharga!
  • Setelah selesai semua kegiatan, jawab pertanyaan refleksi di bagian akhir.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Mengenal Tradisi Buddha di Sekitarku!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar/foto tradisi Buddha (disiapkan guru atau ditempel di LKPD)
  • Pensil warna atau krayon
  • Pensil/bolpoin

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar-gambar di bawah ini. Setiap gambar menunjukkan tradisi keagamaan Buddha yang berbeda-beda.
  2. Amati dengan saksama setiap gambar: pakaian, warna, cara sembahyang, dan hiasan yang digunakan.
  3. Lingkari nama tradisi yang pernah kamu lihat atau kamu ketahui.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan yang tersedia dengan menulis atau menggambar.

Pertanyaan:

1. Tradisi Buddha apa saja yang ada pada gambar? Tuliskan namanya di kotak berikut! (Contoh yang bisa ditampilkan di kelas: Theravada, Mahayana, Tantrayana/Vajrayana)

2. Dari tradisi-tradisi itu, tradisi mana yang pernah kamu lihat atau kamu kenal? Ceritakan di mana kamu melihatnya!

3. Gambarlah salah satu hal yang menurutmu menarik dari tradisi Buddha yang kamu kenal! (Boleh gambar pakaian, hiasan vihara, alat sembahyang, atau lainnya.)

Ruang gambar

Kotak isian bertanda untuk nomor 1; baris uraian 3–4 baris untuk nomor 2; kotak gambar kosong berukuran sekitar 8x8 cm untuk nomor 3 dengan label 'Gambarku'.

Kegiatan 2: Sama atau Beda? Ayo Bandingkan!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil/bolpoin
  • Teks deskripsi tiga tradisi (tercetak di LKPD atau dibacakan guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dengan saksama deskripsi singkat tiga tradisi Buddha berikut ini (guru membacakan keras-keras).
  2. Tradisi A — Theravada: Biksu memakai jubah kuning/oranye, meditasi duduk tenang, sembahyang menggunakan bahasa Pali.
  3. Tradisi B — Mahayana: Ada patung Bodhisattva, dupa dan bunga, sembahyang dalam bahasa Mandarin atau Sansekerta.
  4. Tradisi C — Tantrayana: Menggunakan thangka (lukisan suci), mantra, dan alat musik khusus seperti dorje dan lonceng.
  5. Isi tabel perbandingan di bawah ini berdasarkan informasi tersebut.
  6. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan diskusi bersama teman sebangkumu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut! Tuliskan ciri khas setiap tradisi Buddha pada kolom yang tepat.

Hal yang DiamatiTheravada (A)Mahayana (B)Tantrayana (C)
Pakaian/penampilanBahasa doa/sembahyangPerlengkapan ibadah

2. Tuliskan 2 hal yang SAMA dari ketiga tradisi Buddha tersebut!

3. Tuliskan 2 hal yang BERBEDA dari ketiga tradisi Buddha tersebut!

4. Diskusikan bersama teman sebangkumu: Walaupun tradisinya berbeda-beda, apa yang membuat mereka semua tetap disebut 'umat Buddha'? Tuliskan hasil diskusimu!

Tabel 3 kolom x 3 baris untuk nomor 1; dua baris bernomor untuk nomor 2 dan 3; kotak diskusi berisi baris kosong 4–5 baris untuk nomor 4 dengan ikon dua anak berbicara.

Kegiatan 3: Aku Bangga, Aku Menerima! — Membuat Bingkai Persahabatan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau krayon
  • Pensil/bolpoin
  • Stiker bintang atau stempel (opsional, sebagai penghargaan diri)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini saatnya membuat karya sederhana sebagai tanda bahwa kamu menerima dan menghargai perbedaan tradisi Buddha!
  2. Di dalam kotak 'Bingkai Persahabatan' yang tersedia, tuliskan namamu di tengah.
  3. Di sekeliling namamu, tuliskan 3 kata atau kalimat pendek yang menunjukkan sikapmu terhadap perbedaan tradisi (contoh: 'Aku menghargai', 'Perbedaan itu indah', 'Kita satu keluarga Buddha').
  4. Hias bingkaimu dengan gambar simbol-simbol yang kamu suka (bunga teratai, dharmacakra, lilin, dupa, atau lainnya).
  5. Jawab pertanyaan di bawah bingkai setelah selesai membuat karya.

Pertanyaan:

1. Ceritakan satu kalimat: Apa yang akan kamu lakukan jika bertemu teman yang menjalankan tradisi Buddha berbeda darimu?

2. Pilih salah satu dan beri tanda centang (✓): Bagaimana perasaanmu setelah belajar tentang beragam tradisi Buddha hari ini?
☐ Senang, karena ...
☐ Penasaran, karena ...
☐ Kagum, karena ...
(Lengkapi alasannya!)

Kotak bingkai kosong berukuran sekitar 10x10 cm dengan hiasan tepi sederhana untuk karya kreatif; baris uraian 2–3 baris untuk nomor 1; pilihan dengan kotak centang dan baris pengisi alasan untuk nomor 2.

REFLEKSI

1. Hari ini aku belajar tentang tradisi Buddha yang berbeda-beda. Tradisi mana yang paling membuatmu penasaran ingin tahu lebih banyak? Mengapa?

2. Menurutmu, mengapa penting untuk menghargai tradisi orang lain meskipun berbeda dengan tradisimu?

3. Apakah ada kebiasaan atau tradisi di rumah atau viharamu yang mungkin berbeda dengan teman-temanmu? Bagaimana perasaanmu tentang hal itu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.