LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Persamaan dan Perbedaan Lambang Keagamaan Buddha
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Persamaan dan Perbedaan Lambang Keagamaan Buddha". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Persamaan dan Perbedaan Lambang Keagamaan Buddha
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 2
Bab 4 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Persamaan dan Perbedaan Lambang Keagamaan Buddha INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Mengenal Lambang-Lambang Buddha! 🔍Estimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lihat Gambar A (roda dengan 8 jari-jari). Lambang ini bernama … 2. Lihat Gambar B (patung Buddha yang sedang duduk meditasi). Lambang ini bernama … 3. Lihat Gambar C (bangunan berbentuk menara/kubah). Lambang ini bernama … 4. Dari semua lambang di atas, lambang mana yang menurutmu paling sering kamu lihat? Mengapa? Tulis nama lambang di kotak kosong di bawah masing-masing gambar. Untuk nomor 4, tulis jawabanmu dalam 1–2 kalimat pendek di tempat yang disediakan. Kegiatan 2: Ayo Bandingkan Bersama Temanmu! 👫Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel perbandingan berikut untuk Dharma Cakra dan Rupang Buddha: Ruang tabel jawaban 2. Tuliskan 2 persamaan antara Dharma Cakra dan Rupang Buddha yang kalian temukan! 3. Tuliskan 2 perbedaan antara Dharma Cakra dan Rupang Buddha yang kalian temukan! 4. Gambarlah salah satu lambang (Dharma Cakra atau Rupang Buddha) di kotak yang tersedia, semenarik mungkin! Ruang gambar Isi tabel 4 baris x 3 kolom (aspek, Dharma Cakra, Rupang Buddha). Tulis persamaan dan perbedaan masing-masing dalam 1–2 kalimat. Gambar lambang pilihan di kotak berukuran 8x8 cm yang tersedia. Kegiatan 3: Hatiku Terbuka untuk Semua Lambang Buddha 💛Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah cerita ini: 'Sari dan Budi adalah teman baik. Sari beribadah di vihara yang memiliki Rupang Buddha besar berwarna emas. Budi beribadah di vihara yang memiliki Dharma Cakra sebagai lambang utamanya. Suatu hari mereka saling berkunjung ke vihara masing-masing. Sari berkata, "Wah, Dharma Cakra di viharamu indah sekali! Lambang di viharaku berbeda, tapi kita sama-sama umat Buddha." Budi pun tersenyum dan menjawab, "Iya, walaupun lambangnya berbeda, kita tetap bersaudara dalam Dhamma." Menurutmu, apa yang membuat Sari dan Budi bisa saling menghargai meskipun lambang di vihara mereka berbeda? 2. Pernahkah kamu melihat lambang keagamaan Buddha yang berbeda dari yang biasa kamu lihat? Bagaimana perasaanmu saat itu? Ceritakan! 3. Lengkapi kalimat berikut sesuai perasaanmu: 4. 🌟 Warnai bintang-bintang ini sesuai perasaanmu setelah belajar hari ini! Tulis jawaban nomor 1, 2, dan 3 masing-masing dalam 2–3 kalimat di baris yang tersedia. Untuk nomor 4, warnai bintang dan tulis alasan dalam 1 kalimat. REFLEKSI1. Apa lambang keagamaan Buddha yang paling berkesan bagimu hari ini? Mengapa lambang itu membuatmu terkesan? 2. Apa yang kamu pelajari tentang persamaan dan perbedaan lambang-lambang Buddha? Apakah perbedaan itu membuatmu khawatir atau justru membuatmu kagum? 3. Bagaimana caramu menunjukkan bahwa kamu menerima dan menghargai semua lambang keagamaan Buddha dalam kehidupan sehari-harimu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.