LKPDPertemuan 5Bab 3Fase ASemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Membiasakan Diri Menjaga Ucapan Benar dan Santun dalam Pergaulan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Membiasakan Diri Menjaga Ucapan Benar dan Santun dalam Pergaulan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Membiasakan Diri Menjaga Ucapan Benar dan Santun dalam Pergaulan

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 3 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Membiasakan Diri Menjaga Ucapan Benar dan Santun dalam Pergaulan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMembiasakan Diri Menjaga Ucapan Benar dan Santun dalam Pergaulan
Alokasi Waktu70 menit (2 x 35 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membiasakan diri menjaga ucapan benar dan santun kepada sesama di lingkungan rumah, sekolah, dan rumah ibadah melalui permainan dan simulasi.
  2. Murid dapat menghayati nilai menjaga ucapan sebagai wujud pengamalan sifat-sifat luhur para Bodhisattva dan tokoh Buddhis inspiratif dalam kisah Jataka.

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan nama dan kelas kamu di bagian atas LKPD ini.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan tenang, jujur, dan penuh semangat.
  • Baca petunjuk di setiap kegiatan sebelum mulai mengerjakan.
  • Jika ada yang kurang kamu mengerti, angkat tangan dan tanya kepada gurumu.
  • Kerjakan beberapa kegiatan bersama teman, dan ingat — gunakan ucapan yang santun saat berdiskusi!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Yuk, Kenali Ucapan Baik dan Ucapan yang Menyakitkan! 🌸

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD bergambar (4 ilustrasi anak berucap sesuatu)
  • Pensil atau bolpoin
  • Pensil warna (opsional, untuk mewarnai ekspresi wajah)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar-gambar di bawah ini dengan seksama.
  2. Setiap gambar menunjukkan anak yang sedang berucap sesuatu.
  3. Baca balon kata di setiap gambar.
  4. Tentukan apakah ucapan itu BAIK 😊 atau TIDAK BAIK 😢 dengan memberi tanda centang (✓) di kolom yang tepat.
  5. Setelah selesai, tuliskan alasanmu di kolom 'Alasanku'.
  6. Ingat: Ucapan yang baik adalah ucapan yang jujur, tidak menyakiti, dan sopan.

Pertanyaan:

1. Gambar 1 — Budi berkata kepada temannya: 'Terima kasih sudah membantuku, kamu baik sekali!' Apakah ucapan Budi BAIK atau TIDAK BAIK? Berikan alasanmu.

Ruang tabel jawaban

2. Gambar 2 — Sari berkata kepada temannya: 'Gambarmu jelek sekali, aku tidak suka!' Apakah ucapan Sari BAIK atau TIDAK BAIK? Berikan alasanmu.

Ruang tabel jawaban

3. Gambar 3 — Dani berkata kepada gurunya: 'Bu Guru, boleh saya ke kamar kecil?' Apakah ucapan Dani BAIK atau TIDAK BAIK? Berikan alasanmu.

Ruang tabel jawaban

4. Menurut kamu, bagaimana perasaan teman yang mendengar ucapan yang tidak baik? Tulis jawabanmu!

Isi tabel 4 kolom: No. | Ucapan dalam Gambar | Baik 😊 / Tidak Baik 😢 (beri tanda ✓) | Alasanku. Untuk nomor 4, tulis jawabanmu di kotak uraian yang tersedia (3–4 kalimat).

Kegiatan 2: Bermain Peran: Aku Bisa Berucap Santun! 🎭

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu skenario (disiapkan guru, berisi 3 situasi)
  • LKPD
  • Pensil atau bolpoin

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok bersama 3–4 temanmu.
  2. Bacalah cerita situasi yang ada di kartu skenario yang diberikan guru.
  3. Diskusikan bersama kelompok: ucapan apa yang sebaiknya diucapkan dalam situasi itu?
  4. Tuliskan ucapan yang tepat di LKPD ini.
  5. Setelah semua kelompok selesai menulis, satu orang dari kelompokmu akan memeragakan skenario itu di depan kelas.
  6. Ingat: saat bermain peran, gunakan suara yang jelas dan ekspresi wajah yang ramah!

Pertanyaan:

1. Skenario A — Di sekolah: Kamu tidak sengaja menabrak teman dan bukunya jatuh berserakan. Apa yang sebaiknya kamu ucapkan? Tuliskan ucapannya!

2. Skenario B — Di rumah: Ibumu sudah memasak makanan spesial untukmu. Apa yang sebaiknya kamu ucapkan kepada ibu?

3. Skenario C — Di vihara: Saat puja bakti, temanmu berbisik-bisik dan mengganggu. Kamu ingin mengingatkannya dengan cara yang baik. Apa yang kamu ucapkan?

4. Setelah bermain peran, diskusikan bersama kelompokmu: Apa yang terasa berbeda ketika kita menggunakan ucapan yang santun dibanding ucapan yang kasar? Tuliskan hasil diskusi kelompokmu!

Untuk pertanyaan 1–3: tulis ucapanmu di kotak isian masing-masing skenario. Untuk pertanyaan 4: tulis hasil diskusi kelompok dalam kotak diskusi (minimal 2 kalimat dari hasil kesepakatan kelompok).

Kegiatan 3: Belajar dari Kisah Jataka: Sifat Luhur yang Aku Teladani 📖✨

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD dengan teks kisah Jataka singkat
  • Pensil atau bolpoin
  • Pensil warna (untuk menghias kotak Janji Ucapanku)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah penggalan kisah Jataka berikut ini dengan pelan dan penuh perhatian.
  2. Kisah ini menceritakan Bodhisattva yang selalu menjaga ucapannya agar tidak menyakiti siapapun.
  3. Setelah membaca, jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
  4. Kerjakan secara mandiri terlebih dahulu, lalu bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku.
  5. Di bagian akhir, kamu akan membuat 'Janji Ucapanku' — sebuah komitmen kecil yang kamu tulis sendiri!

Pertanyaan:

1. Penggalan Kisah Jataka — 'Dahulu kala, hiduplah seekor burung beo yang sangat bijaksana. Ia selalu berkata dengan jujur dan tidak pernah mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati. Ketika teman-temannya bertengkar, sang beo berbicara dengan lembut: Teman-teman, mari kita bicara dengan baik. Kita semua saling menyayangi. Berkat ucapannya yang santun, pertengkaran pun mereda dan persahabatan mereka semakin kuat.' — Siapakah tokoh dalam kisah ini dan apa sifat luhur yang dimilikinya?

2. Mengapa ucapan sang burung beo bisa mendamaikan teman-temannya yang bertengkar? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri!

3. Lengkapi tabel berikut! Hubungkan sifat luhur Bodhisattva dengan contoh ucapan nyata yang bisa kamu lakukan sehari-hari.

Ruang tabel jawaban

4. Sekarang saatnya membuat 'Janji Ucapanku'! Tuliskan 2 janji yang akan kamu lakukan untuk menjaga ucapanmu di rumah, sekolah, atau vihara. Mulai dengan kalimat: 'Aku berjanji akan...'

Pertanyaan 1 dan 2: tulis jawabanmu di kotak uraian masing-masing (2–3 kalimat). Pertanyaan 3: isi tabel 2 kolom — 'Sifat Luhur Bodhisattva' dan 'Contoh Ucapanku Sehari-hari' (minimal 3 baris). Pertanyaan 4: tulis 2 kalimat janji di kotak 'Janji Ucapanku' yang sudah dihias dengan bingkai bintang.

REFLEKSI

1. Ucapan apa yang paling sering kamu ucapkan hari ini — apakah ucapan itu sudah membuat orang lain merasa senang dan dihargai?

2. Sifat luhur Bodhisattva mana yang paling ingin kamu tiru dalam menjaga ucapanmu, dan mengapa?

3. Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang pentingnya menjaga ucapan di rumah, sekolah, dan vihara?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.