LKPDPertemuan 4Bab 3Fase ASemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Mengenal dan Menjelaskan Ucapan Benar dalam Ajaran Buddha

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Mengenal dan Menjelaskan Ucapan Benar dalam Ajaran Buddha". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Mengenal dan Menjelaskan Ucapan Benar dalam Ajaran Buddha

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 2

Bab 3 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengenal dan Menjelaskan Ucapan Benar dalam Ajaran Buddha

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengenal dan Menjelaskan Ucapan Benar dalam Ajaran Buddha
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan cara menjaga ucapan yang benar sesuai ajaran Buddha melalui menyimak kisah dari Dhammapada dan diskusi kelas.
  2. Murid dapat membedakan contoh ucapan yang benar dan ucapan yang tidak benar dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah dan sekolah.

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan nama dan nomor absenmu di bagian atas lembar kerja ini.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan teliti dan penuh semangat.
  • Boleh bertanya kepada gurumu jika ada yang belum dipahami.
  • Jagalah kebersihan lembar kerjamu agar tetap rapi dan mudah dibaca.
  • Kegiatan ini dikerjakan sendiri dan bersama teman, ikuti petunjuk di setiap bagian.

KEGIATAN

Kegiatan 1: 🎧 Yuk, Simak Kisah dari Dhammapada!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil atau pulpen)
  • Lembar kerja ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduk dengan tenang dan nyaman, tarik napas pelan-pelan, lalu hembuskan. Sekarang kita siap menyimak!
  2. Dengarkan dengan saksama saat gurumu membacakan kisah pendek dari Dhammapada tentang ucapan.
  3. Sambil mendengarkan, perhatikan: apa yang dikatakan tokoh dalam kisah itu?
  4. Setelah selesai menyimak, jawablah pertanyaan di bawah ini berdasarkan kisah yang kamu dengar.
  5. Tulis jawabanmu dengan kalimat yang jelas dan rapi.

Pertanyaan:

1. Siapa tokoh dalam kisah Dhammapada yang kamu simak tadi?

2. Apa yang dilakukan tokoh itu dengan ucapannya? Ceritakan dengan kata-katamu sendiri!

3. Menurutmu, apa pelajaran penting dari kisah tadi tentang menjaga ucapan?

Tulis jawabanmu di bawah setiap pertanyaan pada garis yang tersedia. Gunakan kalimat pendek yang jelas.

Kegiatan 2: 🔍 Pilah-Pilah Ucapan: Benar atau Tidak Benar?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil atau pulpen)
  • Lembar kerja ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca setiap contoh ucapan di tabel berikut dengan saksama.
  2. Pikirkan: apakah ucapan itu termasuk ucapan yang BENAR (baik, jujur, tidak menyakiti) atau TIDAK BENAR (bohong, menyakiti, kasar)?
  3. Beri tanda ✔ pada kolom yang sesuai: 'Ucapan Benar' atau 'Ucapan Tidak Benar'.
  4. Pada kolom 'Alasanku', tulis alasan singkat pilihanmu (1–2 kata atau kalimat pendek).
  5. Kerjakan sendiri terlebih dahulu, lalu bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan memberi tanda ✔ dan alasan singkat:

No. | Contoh Ucapan | Ucapan Benar ✔ | Ucapan Tidak Benar ✔ | Alasanku

  1. | "Aku sudah mengerjakan PR, Bu Guru." (padahal belum) | | |
  2. | "Selamat pagi, Bu! Semoga hari ini menyenangkan." | | |
  3. | "Kamu bodoh sekali!" (kepada teman) | | |
  4. | "Aku tidak sengaja memecahkan vas itu, Mama." (berkata jujur) | | |
  5. | "Makananmu jelek!" (padahal teman sudah berusaha memasak) | | |
  6. | "Terima kasih sudah membantuku, ya." | | |
Ruang tabel jawaban

2. Dari tabel di atas, tuliskan 1 contoh ucapan benar yang bisa kamu gunakan di sekolah dan 1 contoh ucapan benar yang bisa kamu gunakan di rumah!

Isi tabel 5 kolom: No., Contoh Ucapan, Ucapan Benar (✔), Ucapan Tidak Benar (✔), Alasanku. Untuk pertanyaan nomor 2, tulis dua kalimat jawaban di bawah tabel.

Kegiatan 3: 🎨 Aku Bisa Menjaga Ucapan! (Membuat Kartu Ucapan Baik)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil atau pulpen)
  • Pensil warna atau krayon
  • Lembar kerja ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu berkreasi! Kamu akan membuat sebuah 'Kartu Ucapan Baik' sederhana.
  2. Di kartu itu, kamu akan menuliskan satu kalimat ucapan baik yang ingin kamu ucapkan kepada seseorang di rumah atau di sekolah.
  3. Gambar atau hiasi kartu itu dengan warna-warna yang ceria agar indah dan menyenangkan.
  4. Setelah selesai, ceritakan kepada teman di sebelahmu: untuk siapa kartumu, dan apa isi ucapan baiknya.
  5. Jawab pertanyaan diskusi di bawah ini bersama satu teman.

Pertanyaan:

1. Di kotak kartu yang tersedia, tulis satu kalimat ucapan baik yang ingin kamu sampaikan kepada seseorang (contoh: orang tua, guru, atau teman). Hiasi kartumu dengan gambar sederhana!

Ruang gambar

2. Diskusikan bersama temanmu: Mengapa ucapan yang baik itu penting? Apa yang terjadi jika kita sering mengucapkan kata-kata yang tidak baik kepada orang lain? Tuliskan hasil diskusi kalian!

3. Tuliskan satu janji yang ingin kamu lakukan mulai hari ini untuk menjaga ucapanmu di rumah atau di sekolah!

Kotak kosong berukuran 10x8 cm untuk menggambar dan menulis Kartu Ucapan Baik. Untuk pertanyaan diskusi dan janji, tulis pada garis yang tersedia di bawah kotak.

REFLEKSI

1. Hari ini aku belajar tentang ucapan benar. Apakah ada ucapan yang pernah aku katakan dan membuat orang lain merasa sedih? Apa yang ingin aku lakukan agar tidak terulang lagi?

2. Dari kisah Dhammapada yang aku simak tadi, satu hal yang ingin aku ingat dan terapkan dalam hidupku adalah...

3. Siapa satu orang di rumah atau di sekolah yang akan aku sampaikan ucapan baik hari ini? Kalimat apa yang akan aku ucapkan kepadanya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.