LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Menemukan Budaya Komunikasi yang Hormat Berdasarkan Kisah Jataka
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Menemukan Budaya Komunikasi yang Hormat Berdasarkan Kisah Jataka".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Menemukan Budaya Komunikasi yang Hormat Berdasarkan Kisah Jataka
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 2
Bab 3 Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Menemukan Budaya Komunikasi yang Hormat Berdasarkan Kisah Jataka INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menemukan Ucapan Hormat dalam Cerita Sapi NandivisalaEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan cerita Nandivisala di atas, manakah ucapan yang menunjukkan budaya komunikasi yang hormat dan mana yang tidak hormat? (Pilihan kalimat: A. 'Hai sapi pemalas dan jelek!', B. 'Ayo sapi yang baik dan rupawan, tolong tariklah beban ini.') Ruang tabel jawaban Tabel 2 baris dengan kolom: [Kalimat Ucapan] dan [Tanda (V untuk hormat / X untuk tidak hormat)]. Baris 1: 'Hai sapi pemalas dan jelek!' [ ... ]. Baris 2: 'Ayo sapi yang baik dan rupawan, tolong tariklah beban ini.' [ ... ]. Kegiatan 2: Menemukan Cara Berbicara yang Hormat di Lingkungan SekitarEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi 1: Di rumah, kamu ingin meminta bantuan ibu mengambilkan air minum di meja. Manakah kalimat komunikasi yang hormat berdasarkan nilai kelembutan kisah Jataka? Pilihan: (A) 'Ibu, cepat ambilkan air itu!' atau (B) 'Ibu, tolong bantu ambilkan air minum, terima kasih.' 2. Situasi 2: Di sekolah, kamu tidak sengaja menyenggol tempat pensil teman hingga jatuh. Manakah ucapan hormat dan santun yang kamu temukan? Pilihan: (A) 'Maaf ya, aku tidak sengaja, biar aku bantu rapikan.' atau (B) 'Salah sendiri ditaruh di pinggir meja!' 3. Situasi 3: Di vihara atau sekolah, kamu berpapasan dengan guru atau pandita. Manakah sapaan hormat yang tepat? Pilihan: (A) 'Namaste/Namo Buddhaya, selamat pagi Guru.' atau (B) 'Hei, mau ke mana?' Tuliskan huruf jawaban pilihan (A atau B) beserta satu alasan singkat yang merujuk pada kata sopan yang digunakan (misal: ada kata tolong/maaf/salam). Kotak isian: 1. [ ... ], 2. [ ... ], 3. [ ... ]. Kegiatan 3: Menemukan Kata Ajaib Komunikasi Hormat di LingkungankuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebutkan 3 kata ajaib yang menunjukkan budaya komunikasi yang hormat di lingkungan rumah atau sekolah berdasarkan daftar kata yang disediakan! 2. Diskusikan dengan teman sebangkumu: Di manakah kamu pernah mendengar atau menemukan kata 'Terima Kasih' diucapkan dengan hormat di lingkunganmu? 1. Tiga kotak/lingkaran untuk menuliskan 3 kata pilihan: [Kata 1], [Kata 2], [Kata 3]. REFLEKSI1. Bagaimana perasaanmu setelah belajar tentang ucapan hormat dari kisah sapi Nandivisala? 2. Kata hormat apa yang paling sering kamu temukan dan gunakan saat berbicara dengan orang tua di rumah? 3. Apakah kamu sudah membiasakan berbicara santun dan hormat kepada teman saat di kelas? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.