LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Laki-laki dan Perempuan Sama Baiknya
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Laki-laki dan Perempuan Sama Baiknya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 2: Laki-laki dan Perempuan Sama Baiknya
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 2
Bab 2 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Laki-laki dan Perempuan Sama Baiknya INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aku Unik, Kamu Juga Unik! 🌟Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut! Tuliskan keunikan laki-laki dan perempuan yang kamu ketahui di rumah dan di sekolah. Ruang tabel jawaban 2. Menurutmu, apakah keunikan laki-laki dan perempuan itu membuat mereka berbeda atau justru saling melengkapi? Jelaskan dengan 1-2 kalimat! 3. Gambarkan satu kegiatan di rumah atau sekolah di mana laki-laki dan perempuan bekerja sama! Beri judul gambarmu. Ruang gambar Tabel 3 kolom: (1) Keunikan Laki-laki, (2) Keunikan Perempuan, (3) Tempat (Rumah/Sekolah) — isi minimal 3 baris. Di bawah tabel tersedia kotak kosong untuk menggambar beserta baris judul gambar. Kegiatan 2: Pilih Sikapku! Baik atau Tidak Baik? 💛Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Cerita 1: Budi tidak mau bermain bersama Sari karena katanya 'permainan anak perempuan itu membosankan.' Apakah sikap Budi baik atau tidak baik? Mengapa? Jika tidak baik, sikap apa yang sebaiknya dilakukan Budi? 2. Cerita 2: Ketika ember air tumpah di kelas, Maya langsung mengambil kain pel dan membantu teman laki-lakinya membersihkan tanpa disuruh. Apakah sikap Maya baik atau tidak baik? Mengapa? 3. Cerita 3: Roni selalu meminjamkan penghapusnya kepada Lina ketika Lina lupa membawa. Roni melakukannya dengan ikhlas dan dengan senyuman. Apakah sikap Roni baik atau tidak baik? Mengapa? 4. Diskusi bersama teman sebangkumu: Dari empat sifat luhur (metta/cinta kasih, karuna/belas kasih, mudita/simpati, upekkha/keseimbangan batin), sifat mana yang paling terlihat dalam cerita-cerita di atas? Tuliskan jawabanmu! Untuk setiap cerita: kotak centang (✅/❌), lalu baris 'Alasanku: ___' dan baris 'Sikap yang lebih baik: ___' (khusus cerita tidak baik). Pertanyaan diskusi memiliki kotak uraian bersama ukuran sedang. Kegiatan 3: Aku Bisa Membangun Harmoni! 🤝🌈Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan 3 Janji Harmoni kelompokmu! Janji ini adalah perilaku positif yang akan kalian lakukan agar laki-laki dan perempuan hidup rukun di kelas. 2. Dari janji yang kalian buat, sifat luhur mana yang paling ingin kalian tunjukkan? Beri alasannya! 3. Di rumahmu, siapa saja yang laki-laki dan perempuan? Tuliskan satu hal yang bisa kamu lakukan untuk membangun harmoni bersama mereka di rumah! Bingkai 'Janji Harmoni Kelasku' bergambar tangan berjabat atau pelangi untuk menuliskan 3 janji bernomor. Di bawahnya terdapat baris uraian untuk pertanyaan sifat luhur, dan kotak isian kecil untuk pertanyaan tentang rumah. REFLEKSI1. Hari ini aku belajar bahwa laki-laki dan perempuan punya keunikan masing-masing. Keunikan apa yang paling membuatmu kagum dari teman yang berbeda jenis kelamin denganmu? 2. Apakah kamu pernah bersikap kurang baik kepada teman yang berbeda jenis kelamin? Apa yang ingin kamu ubah mulai sekarang? 3. Bayangkan jika semua orang di dunia ini sama persis — tidak ada perbedaan sama sekali. Apakah dunia akan lebih menyenangkan atau kurang menyenangkan? Mengapa? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.