LKPDPertemuan 7Bab 9Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Bersikap Bijak: Pilihan Sikap dalam Pergaulan Sesuai Nilai Luhur

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Bersikap Bijak: Pilihan Sikap dalam Pergaulan Sesuai Nilai Luhur". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Bersikap Bijak: Pilihan Sikap dalam Pergaulan Sesuai Nilai Luhur

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 9 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bersikap Bijak: Pilihan Sikap dalam Pergaulan Sesuai Nilai Luhur

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBersikap Bijak: Pilihan Sikap dalam Pergaulan Sesuai Nilai Luhur
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memilih sikap yang tepat untuk menghadapi masalah dalam pergaulan dengan teman sebaya sesuai dengan nilai-nilai kediaman luhur.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap serta perilaku bijak dalam berteman yang mencerminkan nilai-nilai kediaman luhur dan sifat-sifat luhur tokoh Buddhis inspiratif.
  3. Murid dapat memahami musyawarah sederhana untuk mufakat di lingkungan sekolah berlandaskan empat sifat luhur dalam menyelesaikan masalah pertemanan.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan sabar dan penuh kesadaran.
  • Kerjakan bersama teman atau sendiri sesuai arahan guru.
  • Jika ada yang kurang jelas, bertanyalah kepada guru dengan sopan.
  • Gunakan pensil atau pensil warna untuk mengerjakan dan mewarnai gambar.
  • Ingatlah selalu nilai-nilai kediaman luhur: cinta kasih, welas asih, simpati, dan keseimbangan batin.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memilih Sikap Bijak

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Pensil warna
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar cerita di bawah tentang masalah yang sering terjadi saat berteman.
  2. Bacakan ceritanya bersama guru.
  3. Pilih sikap yang paling bijak untuk setiap masalah.
  4. Warnai gambar pilihan sikapmu dengan pensil warna.

Pertanyaan:

1. Ani kehilangan pensilnya. Ani curiga temannya yang mengambil. Apa yang sebaiknya dilakukan Ani?

  1. Langsung marah dan berteriak
    1. Bertanya dengan baik kepada teman-teman
    2. Menangis dan melapor guru tanpa tanya dulu

Pilihan bijak: ... (tulis A, B, atau C)

2. Budi melihat temannya, Sari, jatuh saat berlari. Apa yang sebaiknya dilakukan Budi?

  1. Tertawa melihat Sari jatuh
    1. Membantu Sari berdiri dan menanyakan keadaannya
    2. Pura-pura tidak melihat dan pergi

Pilihan bijak: ... (tulis A, B, atau C)

3. Tono ingin main sepak bola, tetapi temannya ingin main petak umpet. Apa yang sebaiknya dilakukan?

  1. Memaksa semua teman ikut mainnya
    1. Bertengkar dan marah-marah
    2. Berbicara baik-baik dan mencari jalan tengah

Pilihan bijak: ... (tulis A, B, atau C)

4. Dari ketiga cerita di atas, nilai kediaman luhur apa yang kamu lihat? (lingkari yang sesuai)

  • Cinta kasih
  • Welas asih
  • Simpati
  • Keseimbangan batin

Tulis huruf pilihan (A/B/C) pada kolom yang disediakan. Lingkari nilai kediaman luhur yang sesuai.

Kegiatan 2: Musyawarah Teman Bijak

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu masalah dari guru
  • Pensil
  • Pensil warna
  • Kertas LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok 4-5 orang bersama temanmu.
  2. Guru akan memberikan satu masalah pertemanan untuk kelompokmu.
  3. Diskusikan bersama: apa solusinya? Ingat, gunakan empat sifat luhur: cinta kasih, welas asih, simpati, dan keseimbangan batin.
  4. Tulis hasil musyawarah kelompokmu di tabel yang tersedia.
  5. Siapkan satu teman untuk menceritakan hasilnya di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Masalah yang dibahas kelompok kami:
(Guru akan memberikan kartu masalah, contoh: 'Dua teman berebut mainan', 'Ada teman yang tidak diajak main', 'Teman tidak mau berbagi bekal')

Tulis masalahnya: ...

2. Solusi hasil musyawarah kami (isi tabel):

SolusiSifat Luhur yang Dipakai
1. ......
2. ......

3. Gambarkan satu solusi yang kalian pilih! (gambar sederhana)

Ruang gambar

Tulis masalah pada kolom yang disediakan. Isi tabel dengan minimal 2 solusi. Gambar di kotak kosong yang tersedia (ukuran 10x10 cm).

Kegiatan 3: Aku Teman Bijak

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Pensil warna
  • Stiker (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu merefleksikan dirimu sendiri.
  2. Pikirkan: apakah kamu sudah menjadi teman yang bijak?
  3. Jawab pertanyaan dengan jujur. Tidak ada jawaban salah.
  4. Kamu boleh menghias lembar ini dengan gambar atau stiker.

Pertanyaan:

1. Ceritakan satu pengalaman saat kamu berbuat baik kepada teman (pernah membantu, memaafkan, atau berbagi):

...

2. Jika ada teman yang berbuat tidak baik kepadamu, apa yang akan kamu lakukan sekarang setelah belajar tentang sikap bijak?

...

3. Lingkari gambar hati untuk menunjukkan perasaanmu:

😊 Aku senang belajar menjadi teman bijak
😐 Aku biasa saja
😔 Aku masih bingung

(Jika bingung, ceritakan kepada guru ya!)

4. Gambar dirimu sedang menjadi teman bijak! (gambar bebas)

Ruang gambar

Tulis cerita pada garis yang tersedia (3-5 kalimat). Lingkari emoji perasaan. Gambar di kotak yang tersedia.

REFLEKSI

1. Apa yang paling kamu ingat dari pelajaran hari ini tentang sikap bijak?

2. Siapa teman yang menurutmu sudah bersikap bijak hari ini? Apa yang dia lakukan?

3. Apa yang akan kamu lakukan besok agar menjadi teman yang lebih baik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.