LKPDPertemuan 4Bab 9Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Menunjukkan Perilaku Berdasarkan Nilai-Nilai Empat Sifat Luhur yang Mendukung Kehidupan Bersama

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Menunjukkan Perilaku Berdasarkan Nilai-Nilai Empat Sifat Luhur yang Mendukung Kehidupan Bersama".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Menunjukkan Perilaku Berdasarkan Nilai-Nilai Empat Sifat Luhur yang Mendukung Kehidupan Bersama

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 9 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menunjukkan Perilaku Berdasarkan Nilai-Nilai Empat Sifat Luhur yang Mendukung Kehidupan Bersama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenunjukkan Perilaku Berdasarkan Nilai-Nilai Empat Sifat Luhur yang Mendukung Kehidupan Bersama
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menunjukkan perilaku berdasarkan nilai-nilai empat sifat luhur yang mendukung kehidupan bersama teman

PETUNJUK UMUM

  • Dengarkan petunjuk dan contoh dari Bapak/Ibu Guru dengan penuh perhatian.
  • Bekerjalah dengan gembira, jujur, dan penuh kasih kepada teman sekelas.
  • Gunakan pensil atau pensil warna untuk memberi tanda, menarik garis, atau mewarnai gambar.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menunjukkan Perilaku Cinta Kasih dan Kasih Sayang kepada Teman

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku LKPD bergambar
  • Pensil penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati 4 kotak gambar perilaku bersama teman berikut ini bersama gurumu.
  2. Dengarkan penjelasan guru mengenai perilaku yang mencerminkan cinta kasih (metta) dan kasih sayang (karuna).
  3. Beri tanda centang (✓) pada kotak perilaku yang menunjukkan sifat luhur bersama teman, atau beri tanda silang (✗) jika bukan.

Pertanyaan:

1. Gambar A: Budi menyapa teman baru dan mengajak bermain bersama saat istirahat. Gambar B: Rani merebut mainan teman sampai menangis. Manakah yang menunjukkan perilaku cinta kasih (metta)? Berikan tanda (✓) pada gambar yang tepat dan (✗) pada gambar yang keliru.

Ruang tabel jawaban

2. Gambar C: Wayan menolong teman yang jatuh dari sepeda dan mengantarnya ke UKS. Gambar D: Edo menertawakan teman yang pensilnya jatuh berserakan. Manakah yang menunjukkan perilaku kasih sayang/menolong (karuna)? Berikan tanda (✓) pada gambar yang tepat dan (✗) pada gambar yang keliru.

Ruang tabel jawaban

Disediakan tabel 4 baris: Baris 1 (Gambar A: Menyapa dan mengajak bermain), Baris 2 (Gambar B: Merebut mainan kawan), Baris 3 (Gambar C: Menolong kawan terjatuh), Baris 4 (Gambar D: Menertawakan kawan yang jatuh). Murid membubuhkan tanda centang (✓) atau silang (✗) pada kolom 'Tanda Pilihan'.

Kegiatan 2: Menunjukkan Sikap Turut Bergembira dan Tenang Bersama Teman

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penggaris
  • Pensil warna/krayon

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan dua kelompok lingkaran pernyataan di lembar kerjamu: Lingkaran 'Turut Bergembira (Mudita)' dan Lingkaran 'Hati Tenang/Adil (Upekkha)'.
  2. Tariklah garis lurus dari kotak perilaku anak ke nama sifat luhur yang sesuai.
  3. Warnai bintang senyum di samping tindakan yang paling ingin kamu tunjukkan hari ini di sekolah.

Pertanyaan:

1. Pasangkan perilaku berikut ke lingkaran sifat luhur yang sesuai dengan menarik garis:

  1. Mengucapkan 'Selamat ya!' sambil bertepuk tangan gembira saat teman menang lomba mewarnai;
  2. Tetap tenang, tersenyum, dan tidak membalas marah saat teman tidak sengaja menyenggol meja belajarmu.

2. Tunjukkan satu contoh perilaku turut bergembira atas keberhasilan teman dengan memilih salah satu kalimat langsung: A. 'Kamu hebat, aku ikut senang!' atau B. 'Ah, cuma begitu saja bangga!'. Lingkari huruf pilihan yang tepat.

Format mencocokkan garis (menjodohkan) antara 2 kotak pernyataan perilaku di sisi kiri dengan 2 lingkaran nama sifat luhur di sisi kanan, serta 1 butir pilihan melingkari huruf A atau B.

Kegiatan 3: Menunjukkan Praktik Perilaku Luhur dalam Lingkaran Sahabat

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu situasi bergambar dari guru
  • Pensil warna merah/merah muda

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah berpasangan dengan teman di sebelahmu.
  2. Pilih 2 kartu situasi perilaku nyata bersama teman yang disiapkan guru (kartu berbagi bekal/mainan, kartu menyemangati kawan yang sedih, kartu mengucapkan maaf dan memaafkan).
  3. Tunjukkan langsung perilaku baik tersebut di depan pasangan belajarmu sesuai panduan guru.
  4. Warnai gambar hati jika kamu berhasil menunjukkan perilaku luhur tersebut bersama temanmu.

Pertanyaan:

1. Situasi Kartu 1: Teman sebangkumu lupa membawa pensil warna. Tunjukkan tindakan nyata yang kamu lakukan kepadanya berdasarkan sifat cinta kasih dan saling menolong!

2. Situasi Kartu 2: Saat bermain bersama, temanmu tidak sengaja menjatuhkan botol minummu sampai tumpah sedikit. Temanmu meminta maaf. Tunjukkan sikap tenang dan pemaafmu (upekkha) di depan teman!

Lembar ceklis observasi berpasangan: terdapat 2 gambar hati untuk diwarnai setelah murid menunjukkan perilaku secara nyata pada Kartu 1 dan Kartu 2, disertai 1 baris catatan singkat tanda paraf guru.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaan hatimu saat bersikap ramah dan menolong teman hari ini? Beri tanda senyum pada emotikon yang paling sesuai.

2. Dari empat sifat luhur (menyayangi, menolong, ikut gembira, dan tenang), perilaku mana yang paling sering kamu tunjukkan kepada teman di kelas?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.