LKPDPertemuan 2Bab 8Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Praktik Aturan di Lingkungan Sekolah dalam Pergaulan yang Harmonis

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Praktik Aturan di Lingkungan Sekolah dalam Pergaulan yang Harmonis".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Praktik Aturan di Lingkungan Sekolah dalam Pergaulan yang Harmonis

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 8 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Praktik Aturan di Lingkungan Sekolah dalam Pergaulan yang Harmonis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikPraktik Aturan di Lingkungan Sekolah dalam Pergaulan yang Harmonis
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Memadukan praktik aturan di lingkungan sekolah dengan prinsip-prinsip pergaulan yang harmonis

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan belajarmu dengan duduk tenang dan bernapas perlahan.
  • Perhatikan setiap cerita bergambar dan petunjuk yang dibacakan oleh Bapak/Ibu Guru.
  • Gunakan pensil warna atau krayon kesukaanmu untuk menghubungkan dan menandai jawaban.
  • Bekerjasamalah dengan temanmu dengan penuh rasa persahabatan dan keceriaan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghubungkan Aturan Sekolah dengan Suasana Rukun

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau krayon warna
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan pembacaan teks singkat oleh guru mengenai aturan di sekolah.
  2. Amati 3 kotak tindakan aturan sekolah di sebelah kiri.
  3. Amati 3 kotak akibat pergaulan yang harmonis di sebelah kanan.
  4. Tariklah garis lurus untuk memadukan tindakan aturan sekolah dengan akibat pergaulan rukun yang sesuai.

Pertanyaan:

1. Pasangkan praktik aturan di sekolah berikut dengan hasil pergaulan rukun yang tercipta:

  1. Berbaris rapi dan bergantian saat mencuci tangan atau masuk kelas.
  2. Berbicara dengan suara lembut dan sopan saat meminjam pensil teman.
  3. Mengembalikan mainan atau buku ke tempatnya setelah dipakai bersama.
Ruang tabel jawaban

Format lembar pasangkan garis (2 kolom):
Kolom Kiri (Praktik Aturan):
[A] Berbaris rapi dan bergantian saat mencuci tangan/masuk kelas
[B] Berbicara lembut dan sopan saat meminjam pensil teman
[C] Mengembalikan mainan/buku bersama ke tempat semula

Kolom Kanan (Hasil Pergaulan Harmonis):
[1] Teman merasa dihargai dan senang meminjamkan barang
[2] Semua teman belajar dengan tenang, nyaman, dan lingkungan kelas rapi
[3] Suasana antre tertib, teman merasa aman tanpa ada yang terdorong

Kegiatan 2: Memilah Perilaku Aturan yang Membawa Keharmonisan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna merah dan hijau

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 3 gambar situasi di sekolah yang dibacakan guru.
  2. Beri tanda centang (✓) pada lingkaran hijau jika tindakan aturan tersebut memadukan pergaulan harmonis (membuat teman senang, aman, atau rukun).
  3. Beri tanda silang (✗) pada lingkaran merah jika tindakan melanggar aturan dan merusak kerukunan teman.

Pertanyaan:

1. Situasi 1: Menyapa teman dan guru dengan merangkapkan tangan di dada (anjali) sambil tersenyum ramah saat tiba di sekolah. Apakah ini memadukan aturan dengan keharmonisan? Beri tanda (✓ / ✗).

2. Situasi 2: Membuang bungkus bekal makanan di kolong meja teman sebangku saat jam istirahat. Apakah ini memadukan aturan dengan keharmonisan? Beri tanda (✓ / ✗).

3. Situasi 3: Mendengarkan teman yang sedang berbicara saat berdiskusi kelompok tanpa memotong bicaranya. Apakah ini memadukan aturan dengan keharmonisan? Beri tanda (✓ / ✗).

Tabel ceklis 3 baris:
- Baris 1: Gambar menyapa dengan anjali [Lingkaran Ceklis]
- Baris 2: Gambar membuang sampah di kolong meja [Lingkaran Ceklis]
- Baris 3: Gambar mendengarkan teman bicara di kelompok [Lingkaran Ceklis]

Kegiatan 3: Merangkai Cerita: Praktik Disiplin Pembawa Kedamaian

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku lembar kerja murid
  • Pensil tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah berpasangan bersama teman sebangkumu.
  2. Amati cerita bergambar dua sekawan: Wirya yang selalu menaati aturan di kelas.
  3. Lengkapi kalimat rumpang di bawah gambar dengan memilih kata yang tersedia di dalam 'Kotak Pilihan' bersama teman sebangkumu.
  4. Lakukan kegiatan refleksi dan penutup bersama guru.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah kalimat berikut menggunakan kata dari Kotak Pilihan:
'Saat bel sekolah berbunyi, Wirya segera masuk kelas dengan .... (1). Wirya tidak berteriak-teriak agar suasana belajar tetap .... (2). Wirya dan teman-teman saling .... (3) sehingga kelas menjadi tempat yang damai.'

Kotak Pilihan Kata:
[ harmonis / tenang / tertib ]

2. Ceritakan secara lisan kepada teman sebangkumu: Mengapa menaati aturan di kelas membuat kita memiliki banyak teman dan tidak bertengkar?

Format isian rumpang bertitik-titik dan kotak dialog berbicara berpasangan (Ayo Berdiskusi). Estimasi waktu mencakup pengerjaan tugas berpasangan (20 menit), berbagi cerita lisan (10 menit), dan refleksi bersama penutup kelas (10 menit).

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaan hatimu ketika kamu dan teman sekelas sama-sama tertib mematuhi aturan sekolah?

2. Aturan sekolah apa yang paling kamu sukai agar bisa bermain dan belajar dengan rukun bersama teman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.