LKPDPertemuan 4Bab 7Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Menemukan Budaya Komunikasi yang Hormat dan Bijaksana dari Kisah Jataka

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Menemukan Budaya Komunikasi yang Hormat dan Bijaksana dari Kisah Jataka".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Menemukan Budaya Komunikasi yang Hormat dan Bijaksana dari Kisah Jataka

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 7 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menemukan Budaya Komunikasi yang Hormat dan Bijaksana dari Kisah Jataka

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenemukan Budaya Komunikasi yang Hormat dan Bijaksana dari Kisah Jataka
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menemukan budaya komunikasi yang hormat dan bijaksana di lingkungannya berdasarkan kebijaksanaan dari kisah jataka

PETUNJUK UMUM

  • Dengarkan guru membacakan cerita dan petunjuk lembar kerja dengan cermat.
  • Gunakan pensil atau pensil warna untuk menandai jawaban.
  • Tanyakan kepada bapak/ibu guru jika ada petunjuk yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Ucapan Hormat dan Kasar pada Kisah Jataka

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Simak cuplikan kisah Jataka 'Sapi Nandivisala' yang dibacakan oleh gurumu: Ketika pemiliknya memanggil Nandivisala dengan sebutan kasar 'Sapi Bodoh', Nandivisala merasa sedih dan tidak mau menarik gerobak. Namun, ketika pemiliknya memanggil dengan sebutan hormat dan bijaksana 'Sapi Sahabatku yang Baik', Nandivisala merasa senang dan menarik gerobak dengan gembira.
  2. Temukan mana ucapan yang hormat/bijaksana dan mana ucapan yang kasar dengan memberi tanda centang (V) pada kotak yang tepat.

Pertanyaan:

1. Manakah ucapan yang hormat dan bijaksana dalam kisah Jataka di atas? Beri tanda centang (V) pada pilihan yang benar:
[ ] 'Hai sapi bodoh, cepat jalan!'
[ ] 'Ayo, Sapi Sahabatku yang Baik, tolong bantu aku!'

2. Berdasarkan kisah tersebut, bagaimana perasaan tokoh saat mendengar ucapan yang hormat dan ramah? Lingkari satu kata: [ Sedih / Senang ]

Kotak centang [ ] di samping dua kalimat pilihan ucapan pada lembar kerja, serta pilihan dua kata emosi yang dapat dilingkari.

Kegiatan 2: Menemukan Kata-Kata Komunikasi Bijaksana di Lingkungan Sekitar

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna/krayon
  • Pensil tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kebijaksanaan dari kisah Jataka mengajarkan kita untuk selalu berkata hormat.
  2. Perhatikan daftar kata di bawah ini.
  3. Temukan kata-kata komunikasi yang hormat dan santun yang biasa kita ucapkan di rumah dan sekolah dengan mewarnai bintang di sampingnya menggunakan pensil warna.

Pertanyaan:

1. Temukan kata komunikasi santun dan hormat di bawah ini dengan mewarnai gambar bintangnya:

  1. [☆] Tolong
  2. [☆] Bodoh
  3. [☆] Terima Kasih
  4. [☆] Permisi
  5. [☆] Sana pergi!
Ruang tabel jawaban

Daftar 5 baris kata dengan simbol bintang [☆] di depannya untuk diwarnai oleh murid.

Kegiatan 3: Menemukan Pasangan Ucapan Hormat Sesuai Situasi Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Mari hubungkan situasi sehari-hari di sekolah dan rumah dengan kata komunikasi yang hormat dan bijaksana seperti pesan kisah Jataka.
  2. Tariklah garis lurus dari kotak situasi di sebelah kiri ke kotak ucapan hormat yang tepat di sebelah kanan.

Pertanyaan:

1. Pasangkan situasi berikut dengan ucapan komunikasi yang hormat:
(A) Meminta bantuan teman mengambil buku ---> [Pilihan: 'Terima kasih, Ibu' / 'Tolong ambilkan bukuku, kawan' / 'Permisi, Bu Guru']
(B) Diberi bekal makanan oleh Ibu ---> [Pilihan: 'Terima kasih, Ibu' / 'Tolong ambilkan bukuku, kawan' / 'Permisi, Bu Guru']
(C) Lewat di depan Bu Guru yang sedang berdiri ---> [Pilihan: 'Terima kasih, Ibu' / 'Tolong ambilkan bukuku, kawan' / 'Permisi, Bu Guru']

Ruang tabel jawaban

Dua kolom menjodohkan (kolom situasi di kiri dan kolom ucapan di kanan) untuk ditarik garis penghubung.

REFLEKSI

1. Kata sopan apa yang paling sering kamu temukan dan ucapkan di rumah atau sekolah hari ini?

2. Bagaimana perasaanmu setelah belajar menemukan ucapan yang hormat dan ramah dari cerita tadi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.