LKPDPertemuan 6Bab 6Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Asesmen Sumatif Bab 6: Kita adalah Saudara

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 6: Kita adalah Saudara". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Asesmen Sumatif Bab 6: Kita adalah Saudara

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 6 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 6: Kita adalah Saudara

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikAsesmen Sumatif Bab 6: Kita adalah Saudara
Alokasi Waktu3 x 35 menit (105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendemonstrasikan sikap menghargai sesama teman yang berbeda agama dan budaya melalui kegiatan bermain peran atau presentasi sederhana sesuai teladan Bodhisattva.
  2. Murid dapat menjawab pertanyaan tentang simbol keagamaan, sopan santun, dan sikap hidup bersaudara dalam keberagaman sebagai bukti pemahaman keseluruhan Bab 6.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan dengan jujur dan mandiri.
  • Tulislah jawaban dengan rapi dan jelas.
  • Jika ada gambar, warnailah dengan indah.
  • Tanyakan kepada guru jika ada yang kurang jelas.
  • Kerjakan dengan hati yang tenang dan penuh kesadaran.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Simbol Keagamaan di Sekitarku

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Krayon atau pensil warna
  • Penggaris (untuk menarik garis)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar-gambar tempat ibadah dan simbol keagamaan yang ditampilkan guru.
  2. Amati dengan saksama setiap gambar.
  3. Jawab pertanyaan dengan menuliskan atau menghubungkan gambar dengan kata yang tepat.
  4. Warnai simbol keagamaan Buddha yang kamu kenal.

Pertanyaan:

1. Tempat ibadah umat Buddha disebut ...

2. Sebutkan 2 simbol keagamaan Buddha yang kamu ketahui!

3. Tariklah garis untuk mencocokkan agama dengan tempat ibadahnya:

  • Islam : ...
  • Kristen : ...
  • Hindu : ...
  • Buddha : ...
  • Katolik : ...

(Pilihan: Wihara, Masjid, Gereja, Pura, Gereja Katolik)

Ruang tabel jawaban

4. Gambarlah atau warnai satu simbol agama Buddha yang paling kamu suka!

Ruang gambar

Kotak jawaban disediakan di bawah setiap pertanyaan. Untuk nomor 3 gunakan garis penghubung. Untuk nomor 4 gunakan kotak gambar ukuran 10x10 cm.

Kegiatan 2: Bermain Peran: Menghargai Teman yang Berbeda

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Naskah situasi bermain peran (disediakan guru)
  • Properti sederhana jika diperlukan (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Guru akan membagi kalian dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Setiap kelompok akan mendapat satu situasi untuk diperagakan.
  3. Bacakan situasi bersama teman kelompok.
  4. Tentukan siapa yang berperan sebagai siapa.
  5. Berlatihlah sebentar bagaimana kalian akan bermain peran.
  6. Tampilkan bermain peran di depan kelas dengan percaya diri.
  7. Setelah selesai, jawab pertanyaan tentang bermain peran kalian.

Pertanyaan:

1. Situasi bermain peran kelompokku adalah: (pilih salah satu)

  1. Temanku sedang berdoa di masjid, aku menunggu dengan tenang.
    1. Temanku beragama Kristen merayakan Natal, aku ikut mengucapkan selamat.
    2. Temanku beragama Hindu sedang sembahyang, aku tidak mengganggunya.
    3. Aku mengajak semua teman bermain tanpa membedakan agama mereka.

2. Apa yang kamu lakukan dalam peran untuk menghargai temanmu yang berbeda agama?

3. Mengapa kita harus menghargai teman yang berbeda agama? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri!

4. Ceritakan satu pengalaman nyata saat kamu menghargai temanmu yang berbeda!

Tulis jawaban di kolom yang disediakan dengan 5-7 baris untuk pertanyaan uraian. Nomor 1 cukup tulis huruf pilihan dan situasinya.

Kegiatan 3: Sikap Sopan Santun dan Hidup Bersaudara

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap pertanyaan dengan teliti.
  2. Tandai pernyataan yang benar dan salah.
  3. Lengkapi tabel tentang sikap baik dan tidak baik.
  4. Tuliskan renunganmu tentang hidup bersaudara.
  5. Kerjakan dengan jujur sesuai pemahamanmu.

Pertanyaan:

1. Tulislah B jika pernyataan benar dan S jika salah!

  1. Kita harus berteman hanya dengan orang yang seagama. (...)
    1. Berbeda-beda tetapi tetap satu jua artinya Bhinneka Tunggal Ika. (...)
    2. Kita boleh mengejek teman yang berbeda agama. (...)
    3. Tempat ibadah semua agama harus kita hormati. (...)
    4. Bodhisattva menyayangi semua makhluk tanpa membeda-bedakan. (...)

2. Lengkapi tabel berikut dengan memberi tanda centang (✓) pada kolom yang tepat!

Sikap | Baik | Tidak Baik
--- | --- | ---
Membantu teman yang kesulitan
Mengejek cara ibadah teman
Berbagi makanan dengan semua teman
Memilih-milih teman berdasarkan agama
Menghormati hari raya teman yang berbeda agama

Ruang tabel jawaban

3. Apa arti semboyan Bhinneka Tunggal Ika?

4. Sebutkan 3 cara menghargai perbedaan di sekolahmu!

5. Tuliskan doa sederhana untuk kebahagiaan semua temanmu!

Nomor 1: tulis B atau S dalam kurung. Nomor 2: beri tanda centang pada tabel. Nomor 3-5: tulis jawaban di baris yang disediakan (3-5 baris per pertanyaan).

REFLEKSI

1. Apa yang paling berkesan bagimu dari pembelajaran Bab 6 tentang Kita adalah Saudara?

2. Bagaimana perasaanmu setelah belajar menghargai teman yang berbeda agama dan budaya?

3. Apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk menjadi saudara yang baik bagi semua temanmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.