LKPDPertemuan 1Bab 3Fase ASemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Diriku yang Berharga: Mengenal dan Menerima Diri Sendiri

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Diriku yang Berharga: Mengenal dan Menerima Diri Sendiri". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Diriku yang Berharga: Mengenal dan Menerima Diri Sendiri

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Diriku yang Berharga: Mengenal dan Menerima Diri Sendiri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikDiriku yang Berharga: Mengenal dan Menerima Diri Sendiri
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi identitas diri sebagai manusia yang berharga dalam pandangan agama Buddha.
  2. Murid dapat menerima diri sendiri sebagai manusia dan bersyukur dapat lahir sebagai manusia.

PETUNJUK UMUM

  • Sebelum mulai, duduk dengan nyaman. Pejamkan mata sebentar, tarik napas panjang, dan embuskan perlahan. Lakukan 3 kali. Kamu sudah siap belajar!
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan urut dari Kegiatan 1, 2, lalu 3.
  • Tuliskan jawabanmu dengan huruf yang rapi dan jelas.
  • Boleh bertanya kepada guru jika ada petunjuk yang belum kamu mengerti.
  • LKPD ini milikmu. Jaga dan rawat ya, seperti kamu merawat dirimu sendiri!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Siapa Aku? Ayo Kenalkan Dirimu!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau krayon
  • Pensil atau bolpoin

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lihatlah gambar wajah kosong di bawah ini.
  2. Gambarlah wajahmu sendiri di dalam lingkaran yang sudah tersedia. Boleh gambar rambut, mata, hidung, mulut, dan telingamu!
  3. Setelah menggambar, tuliskan identitasmu di kotak-kotak yang sudah ada.
  4. Bacakan identitasmu kepada teman sebangkumu dengan suara lantang dan percaya diri!

Pertanyaan:

1. Namaku adalah ...

2. Aku adalah anak laki-laki / anak perempuan. (Lingkari salah satu!)

3. Aku duduk di kelas ..., di sekolah ...

4. Satu hal yang aku suka dari diriku adalah ...

5. Tubuhku memiliki pancaindra. Ayo lengkapi tabel di bawah ini! Tuliskan nama indra dan kegunaannya.

Ruang tabel jawaban

Satu lingkaran kosong ukuran besar untuk menggambar wajah. Di bawahnya tiga kotak isian untuk nama, jenis kelamin, dan kelas/sekolah. Satu baris uraian pendek untuk hal yang disukai dari diri sendiri. Tabel dua kolom (Nama Indra | Kegunaannya) dengan lima baris untuk pancaindra.

Kegiatan 2: Aku Manusia yang Berharga!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau bolpoin
  • Pensil warna (opsional untuk mewarnai gambar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan guru membacakan pesan dari kitab suci: 'Sungguh sulit terlahir sebagai manusia.' (Dhammapada, 182).
  2. Renungkan sebentar: apa artinya kalimat itu bagimu?
  3. Perhatikan gambar dua anak (laki-laki dan perempuan) yang ada di bawah ini. Amati dengan seksama.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan penuh semangat!
  5. Setelah selesai, ceritakan jawabanmu kepada temanmu. Dengarkan juga cerita temanmu dengan sabar.

Pertanyaan:

1. Menurut ajaran Buddha, terlahir sebagai manusia itu mudah atau sulit? Mengapa?

2. Sebagai manusia, kamu punya tubuh yang istimewa. Gambarlah tubuh manusia secara sederhana, lalu tunjukkan letak kelima pancaindranya dengan memberi label (nama indra) pada gambarmu!

Ruang gambar

3. Apa yang membuat dirimu sebagai manusia terasa berharga? Tuliskan 2 hal!

4. Diskusikan bersama temanmu: Bagaimana cara kita menunjukkan bahwa kita menghargai diri sendiri? Tuliskan 2 cara yang kamu dan temanmu sepakati!

Dua baris uraian untuk pertanyaan 1 dan 3. Kotak gambar ukuran sedang (10x12 cm) untuk menggambar tubuh manusia dengan ruang label di sisi kiri dan kanan. Dua baris untuk mencatat hasil diskusi pertanyaan 4.

Kegiatan 3: Aku Bersyukur Menjadi Manusia!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau krayon
  • Pensil atau bolpoin

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu sudah tahu bahwa menjadi manusia itu istimewa dan berharga.
  2. Sekarang saatnya kamu mengungkapkan rasa syukurmu dengan cara yang menyenangkan!
  3. Perhatikan 'Pohon Syukurku' di bawah ini. Pohon itu sudah ada batang dan dahannya, tapi belum ada buahnya.
  4. Di setiap buah yang kosong, tuliskan atau gambarlah satu hal yang kamu syukuri sebagai manusia.
  5. Warnai pohonmu dengan warna-warna indah kesukaanmu!
  6. Ceritakan 1 buah syukurmu kepada seluruh kelas dengan suara yang percaya diri!

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 hal yang kamu syukuri karena kamu terlahir sebagai manusia. Tulis di dalam gambar buah pada Pohon Syukurmu! (Contoh: aku bisa tertawa, aku bisa bermain, aku punya keluarga)

Ruang gambar

2. Lengkapi kalimat ini: Aku bersyukur terlahir sebagai manusia karena ...

3. Apa yang akan kamu lakukan untuk merawat dirimu yang berharga ini? Ceritakan kepada temanmu dan tuliskan jawabannya di bawah ini!

Gambar pohon besar dengan 3 buah berbentuk lingkaran kosong di dahan-dahannya untuk diisi tulisan atau gambar syukur. Di bawah pohon tersedia satu baris kalimat rumpang untuk dilengkapi. Dua baris kosong untuk mencatat hasil diskusi tentang cara merawat diri.

REFLEKSI

1. Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru yang kamu tahu tentang dirimu sendiri?

2. Bagaimana perasaanmu mengetahui bahwa terlahir sebagai manusia itu sangat istimewa menurut ajaran Buddha?

3. Mulai hari ini, satu hal kecil apa yang akan kamu lakukan setiap hari untuk menunjukkan rasa syukurmu karena menjadi manusia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.