LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Menunjukkan Apresiasi terhadap Keragaman Identitas dan Mempraktikkan Sopan Santun dalam Pergaulan Harmonis
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Menunjukkan Apresiasi terhadap Keragaman Identitas dan Mempraktikkan Sopan Santun dalam Pergaulan Harmonis".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Menunjukkan Apresiasi terhadap Keragaman Identitas dan Mempraktikkan Sopan Santun dalam Pergaulan Harmonis
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1
Bab 2 Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Menunjukkan Apresiasi terhadap Keragaman Identitas dan Mempraktikkan Sopan Santun dalam Pergaulan Harmonis INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal dan Menghargai Keragaman TemanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan data identitas 2 orang temanmu (Nama, Agama/Tempat Ibadah, Asal Suku/Daerah) pada tabel yang tersedia! Ruang tabel jawaban 2. Bagaimana caramu menunjukkan sikap menghargai kepada teman yang berbeda agama saat mereka akan beribadah? Tabel 4 kolom (Kolom 1: Nama Teman, Kolom 2: Agama/Rumah Ibadah, Kolom 3: Asal Suku/Daerah, Kolom 4: Tanda Menghargai [Lingkaran Simbol Senyum]) dengan 2 baris isian; dan 2 baris bergaris untuk jawaban nomor 2. Kegiatan 2: Mempraktikkan Sopan Santun Pergaulan HarmonisEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi 1: Kamu tidak sengaja menyenggol meja teman hingga pensilnya jatuh. Praktikkan dan pilih ucapan sopan yang kamu sampaikan: [ ] 'Maaf ya, ini kuambilkan pensilmu.' atau [ ] 'Salahmu sendiri menaruh pensil di pinggir.' 2. Situasi 2: Teman meminjamkan penghapus kepadamu saat belajar bersama. Praktikkan dan pilih ucapan sopan yang kamu katakan: [ ] 'Terima kasih sudah meminjamkan.' atau [ ] Diam saja langsung mengambilnya. 3. Situasi 3: Kamu ingin meminjam krayon milik teman yang berbeda suku. Praktikkan dan pilih ucapan sopan santun yang kamu sampaikan: [ ] 'Bolehkah saya meminjam krayon warnamu sebentar?' atau [ ] 'Beri aku krayon itu sekarang!' Kotak centang [ ] di samping pilihan kalimat untuk masing-masing situasi 1, 2, dan 3 beserta kolom tanda tangan/paraf guru pengamat praktik. Kegiatan 3: Menampilkan Perilaku Rukun dalam KeberagamanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perilaku A: Mengajak teman yang berbeda suku untuk bermain bersama di halaman sekolah. Apakah perilaku ini menunjukkan apresiasi keragaman dan pergaulan harmonis? (Warnai Bintang: Ya / Tidak) Ruang gambar 2. Perilaku B: Mengejek teman yang memiliki logat daerah berbeda saat berbicara di kelas. Apakah perilaku ini mencerminkan sopan santun? (Warnai Bintang: Ya / Tidak) Ruang gambar 3. Perilaku C: Mengucapkan salam dan tersenyum ramah saat berpapasan dengan teman di koridor sekolah. Apakah perilaku ini mencerminkan sopan santun pergaulan harmonis? (Warnai Bintang: Ya / Tidak) Ruang gambar Tiga kotak gambar ilustrasi perilaku (A, B, C) dengan lambang bintang di sudut kanan bawah untuk diwarnai (jika sopan/rukun) atau disilang (jika tidak sopan). REFLEKSI1. Bagaimana perasaanmu setelah mengenal identitas temanmu yang berbeda hari ini? 2. Kata sopan apa yang paling sering kamu ucapkan kepada temanmu di sekolah (maaf, tolong, terima kasih)? 3. Maukah kamu terus berteman rukun dengan semua teman tanpa membeda-bedakan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.