LKPDPertemuan 2Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Aku dan Temanku Berbeda

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Aku dan Temanku Berbeda". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Aku dan Temanku Berbeda

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Aku dan Temanku Berbeda

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikAku dan Temanku Berbeda
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyajikan dengan kata-kata sendiri perbedaan identitas diri dengan identitas teman-temannya (nama, agama, suku, kebiasaan) di lingkungan sekolah.
  2. Murid dapat menerima perbedaan identitas diri dengan identitas teman-temannya sebagai hal yang wajar berdasarkan nilai keterbukaan sesuai ajaran Buddha.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini dengan hati yang senang dan penuh semangat!
  • Dengarkan petunjuk guru sebelum memulai setiap kegiatan.
  • Kerjakan secara jujur — tidak ada jawaban yang salah selama kamu menjawab dengan sungguh-sungguh.
  • Jika ada yang belum dipahami, angkat tangan dan tanyakan kepada guru.
  • Jaga kebersihan LKPD-mu agar tetap rapi dan enak dibaca.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku Mengenal Diriku dan Temanku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau krayon
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah dengan tenang. Tarik napas pelan-pelan, lalu hembuskan. Rasakan ketenangan itu.
  2. Ingat-ingat siapa nama teman sebangkumu dan teman di sebelahmu.
  3. Perhatikan gambar dua anak yang berbeda yang ada di bawah ini.
  4. Isi kolom tentang dirimu sendiri terlebih dahulu.
  5. Kemudian tanyakan dengan sopan kepada teman sebangkumu untuk mengisi kolom tentang temanmu.
  6. Tuliskan atau gambarlah jawabanmu di tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut tentang dirimu dan temanmu! (Nama, Agama, Suku, Kebiasaan baik sehari-hari)

Ruang tabel jawaban

2. Setelah mengisi tabel, tuliskan satu hal yang SAMA dan satu hal yang BERBEDA antara kamu dan temanmu!

Tabel 3 baris x 3 kolom: kolom 1 = Identitas (Nama / Agama / Suku / Kebiasaan baik), kolom 2 = Aku, kolom 3 = Temanku. Di bawah tabel, sediakan dua kotak isian: 'Yang Sama: ___' dan 'Yang Berbeda: ___'.

Kegiatan 2: Cerita Singkatku tentang Perbedaan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Krayon atau pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar empat anak yang berasal dari suku berbeda di bawah ini.
  2. Bayangkan kamu sedang duduk bersama mereka di taman sekolah.
  3. Pikirkan: apa yang akan kamu katakan kepada mereka?
  4. Gambar wajahmu dan satu temanmu di kotak yang tersedia.
  5. Tuliskan dengan kata-katamu sendiri: siapa temanmu dan apa perbedaan kalian.
  6. Gunakan kalimat yang singkat dan jelas — tidak perlu panjang-panjang!

Pertanyaan:

1. Gambarlah wajahmu dan wajah satu temanmu di kotak yang tersedia. Beri nama di bawah gambar masing-masing.

Ruang gambar

2. Ceritakan dengan kata-katamu sendiri: apa saja perbedaan antara kamu dan temanmu yang sudah kamu gambar? Tuliskan 2-3 kalimat.

3. Menurut kamu, apakah perbedaan itu membuat kalian tidak bisa berteman? Lingkari jawabanmu: BISA BERTEMAN / TIDAK BISA BERTEMAN. Lalu jelaskan alasanmu dengan 1 kalimat.

Dua kotak gambar berdampingan (ukuran 6x6 cm masing-masing) dengan garis nama di bawahnya. Di bawah kotak gambar, tersedia 4 baris garis untuk menulis cerita. Di bawahnya, pilihan lingkaran: O BISA BERTEMAN / O TIDAK BISA BERTEMAN, dan 2 baris garis untuk alasan.

Kegiatan 3: Belajar dari Sabda Buddha: Hidup Rukun itu Indah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan guru membacakan sabda Buddha berikut dengan pelan dan jelas.
  2. Ikuti membaca bersama-sama satu kali lagi.
  3. Renungkan sejenak: apa pesan Buddha dalam sabda tersebut?
  4. Diskusikan bersama teman sebangkumu pertanyaan yang diberikan.
  5. Tuliskan hasil diskusimu di tempat yang disediakan.
  6. Bersiaplah untuk berbagi jawabanmu kepada teman-teman di kelas!

Pertanyaan:

1. Baca sabda Buddha ini bersama gurumu: 'Kita harus hidup rukun. Kita hormati perbedaan. Hidup harmonis.' (Anguttara Nikaya III). Apa artinya menurutmu? Tuliskan dengan kata-katamu sendiri.

2. Diskusikan dengan teman sebangkumu: apa yang terjadi jika kita TIDAK mau menerima perbedaan teman kita? Tuliskan 1 akibatnya.

3. Tuliskan SATU hal baik yang akan kamu lakukan kepada temanmu yang berbeda agama atau suku denganmu, mulai hari ini!

Kotak teks sabda Buddha dicetak tebal di tengah halaman (dengan border sederhana berbentuk daun bodhi). Di bawahnya, 3 baris garis untuk pertanyaan 1. Kotak 'Hasil Diskusi Kami' dengan 2 baris garis untuk pertanyaan 2. Kotak bintang dengan tulisan 'Janjiku Hari Ini:' dan 2 baris garis untuk pertanyaan 3.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang teman-temanmu?

2. Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa kamu dan temanmu berbeda? Apakah kamu senang bisa berteman meski berbeda?

3. Apa yang akan kamu lakukan supaya kelas kita menjadi tempat yang nyaman untuk semua teman, meskipun kita berbeda-beda?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.