LKPDPertemuan 3Bab 1Fase ASemester 1

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Menunjukkan Perilaku Menyayangi Diri Sendiri melalui Pemeliharaan Kesehatan Batin serta Menyimpulkan Identitas Agama Buddha dalam Konteks Kelompok Sosialnya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Menunjukkan Perilaku Menyayangi Diri Sendiri melalui Pemeliharaan Kesehatan Batin serta Menyimpulkan Identitas Agama Buddha dalam Konteks Kelompok Sosialnya".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas 1: Menunjukkan Perilaku Menyayangi Diri Sendiri melalui Pemeliharaan Kesehatan Batin serta Menyimpulkan Identitas Agama Buddha dalam Konteks Kelompok Sosialnya

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 1 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menunjukkan Perilaku Menyayangi Diri Sendiri melalui Pemeliharaan Kesehatan Batin serta Menyimpulkan Identitas Agama Buddha dalam Konteks Kelompok Sosialnya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenunjukkan Perilaku Menyayangi Diri Sendiri melalui Pemeliharaan Kesehatan Batin serta Menyimpulkan Identitas Agama Buddha dalam Konteks Kelompok Sosialnya
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menunjukkan perilaku dalam menyayangi diri sendiri melalui pemeliharaan kesehatan batin
  2. Menyimpulkan identitas agama Buddha dalam konteks kelompok sosialnya

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan belajar dengan bersikap tenang dan berdoa bersama.
  • Dengarkan dan ikuti petunjuk yang dibacakan oleh Bapak/Ibu Guru.
  • Kerjakan lembar kerja secara mandiri atau bersama teman sesuai arahan.
  • Tanyakan kepada guru apabila ada gambar atau simbol yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menunjukkan Perilaku Menyayangi Diri melalui Kesehatan Batin

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 4 gambar aktivitas yang disediakan di lembar kerja.
  2. Pilihlah gambar yang menunjukkan perilaku menyayangi diri sendiri dengan merawat batin agar tenang, damai, dan bahagia.
  3. Beri tanda centang (V) pada kotak di bawah gambar perilaku yang memelihara kesehatan batin, atau beri tanda silang (X) jika bukan perilaku menyehatkan batin.

Pertanyaan:

1. Gambar 1: Duduk hening/bermeditasi menenangkan pikiran sambil bernapas perlahan. Tunjukkan apakah ini perilaku memelihara kesehatan batin? (Beri tanda V atau X)

2. Gambar 2: Marah-marah sambil melempar mainan saat bermain bersama teman. Tunjukkan apakah ini perilaku memelihara kesehatan batin? (Beri tanda V atau X)

3. Gambar 3: Mengucapkan doa dengan pikiran yang tulus dan penuh kasih. Tunjukkan apakah ini perilaku memelihara kesehatan batin? (Beri tanda V atau X)

4. Gambar 4: Merenungkan pesan kebaikan Sang Buddha sebelum tidur dengan tersenyum gembira. Tunjukkan apakah ini perilaku memelihara kesehatan batin? (Beri tanda V atau X)

Kotak pilihan tanda (V / X) di bawah masing-masing 4 gambar aktivitas pada lembar kerja murid.

Kegiatan 2: Mengenali dan Menunjukkan Ciri Identitas Agama Buddha

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati kartu-kartu identitas keagamaan yang ditunjukkan oleh guru (tempat ibadah, salam, dan penghormatan).
  2. Tunjukkan ciri identitas diri sebagai umat Buddha dengan menghubungkan garis dari gambar anak beragama Buddha ke ciri identitas yang tepat.

Pertanyaan:

1. Tariklah garis dari gambar murid buddhis ke gambar tempat ibadah umat Buddha yang tepat (Pilihan: Wihara, Masjid, Gereja).

Ruang gambar

2. Tariklah garis dari gambar murid buddhis ke ucapan salam khas umat Buddha yang tepat (Pilihan: 'Namo Buddhaya', 'Selamat Pagi', 'Assalamu'alaikum').

Ruang gambar

3. Tariklah garis dari gambar murid buddhis ke sikap tangan saat bersujud/berdoa menghormati Buddha (Pilihan: Merangkapkan kedua telapak tangan di depan dada / Anjali, Melipat tangan di dada).

Ruang gambar

Lembar menjodohkan dengan garis hubung antara gambar anak buddhis di tengah dengan 3 kelompok kartu pilihan identitas di sebelah kanan dan kiri.

Kegiatan 3: Menyimpulkan Identitas Agama Buddha di Lingkungan Temanku

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan cerita singkat guru tentang kelompok anak yang bermain bersama di taman: Wirya beragama Buddha beribadah di Wihara, Siti beragama Islam beribadah di Masjid, dan Edo beragama Kristen beribadah di Gereja.
  2. Lengkapilah kalimat kesimpulan bersama teman sebangkumu berdasarkan cerita tersebut.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah kesimpulan berikut: 'Meskipun Siti beribadah di Masjid dan Edo beribadah di Gereja, identitas tempat ibadahku sebagai anak beragama Buddha adalah di ...'

2. Lengkapilah kesimpulan berikut: 'Ketika menyapa sesama teman beragama Buddha di lingkungan sekolah, salam khas yang kuucapkan adalah ...'

3. Berdasarkan keberagaman teman-teman di sekitarmu, simpulkan sikap yang tepat terhadap teman yang berbeda agama dengan memilih satu kata: [menghormati / memusuhi]. 'Aku beragama Buddha, terhadap teman yang berbeda agama aku bersikap ...'

Kolom isian rumpang kalimat pendek pada lembar kerja murid.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaan batinmu setelah mempraktikkan sikap hening dan tenang hari ini?

2. Apakah kamu bangga mengenal identitas dirimu sebagai anak yang beragama Buddha saat bermain bersama teman-temanmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.